MY IDOl Is MY HUSBAND

MY IDOl Is MY HUSBAND
Bab 69 Sunset



Angin pantai berhembus pelan menerbangkan layangan yang benangnya kini di kendalikan oleh Bintang.


"Ulur benagnya sayang....agar layangannya terbang lebih tinggi ulur perlahan agar layangannya bisa di kendalikan terbangnya"Hana memberi tahu Bintang,dan Bintang pun menuruti perkataan istrinya.


"Wah....iya sayang dia makin tinggi..."Bintang takjub.


"Sini berikan benangnya sebentar"Hana meminta benang layangan yang di pegang Bintang.


Hana menarik-narik layangan yang sudah terbang agar layangan itu tidak oleng di atas angin.


Dia masih saja tomboy seperti dulu.


Fikir Bintang saat melihat istrinya memainkan layangan,tapi dia tersenyum bahagia.


Mereka berdua tak menyadari kalau para karyawan restorannya sedang asik menonton kemesraan mereka berdua.


"Ya...ampun romantisnya bermain layangan dipantai, bersama pasangan kita di temani derunya ombak dan semilir angin pantai kalian memang benar-benar pasangan yang membuat iri hati para jomblo seperti aku"Nina meronta di bangku depan resto menyaksikan Hana dan Bintang yang bermain layangan di tepi pantai.


Mereka sesekali bergantian memegang benang layangan dan terkadang Bintang merangkul Hana saat Hana yang memegang benang layangan dan bila Bintang yang memegang benang Hana merangkul lengan suaminya agar dia tetap bisa berdiri seimbang,karena Bintang masih belum bisa berdiri dan berjalan terlalu lama.


"Sayang apa kamu lelah?"tanya Hana karena merasa sudah cukup lama suaminya bermain layangan sambil berdiri.


"Tidak sayang aku tidak lelah"Bintang menatap Hana sambil memegang benang layangan.


"Kalau lelah bilang ya kita istirahat dulu"Hana menghawatirkan suaminya.


Bintang tersenyum menatap istrinya ia lalu merangkul istrinya dan mencium kepala istrinya.


"Jangan khawatir aku tahu kondisi ku sayang"bisiknya,Hana pun memeluk pinggang Bintang dan tersenyum padanya.


Adegan itu membuat para jomblo di depan resto semakin histeris melihatnya.


Aaaaaa mereka romantis sekali ( Nina).


Dunia hanya serasa milik mereka berdua,mereka tidak merasa banyak pasang mata memperhatikan mereka (Lucas menggelengkan kepalanya).


Aku jadi rindu istri ku dirumah,saat kami menjadi pengantin baru kami tidak bisa seromantis itu hiks...(geral).


"Nona kita dan suaminya benar-benar menebar virus cinta di pantai ini,semua yang menyaksikan kebersamaan mereka terhanyut kedalam suasana"komentar seorang greeter wanita ,yang ikut terbawa suasana.


Saat semuanya memperhatikan mereka berdua,mereka berdua akhirnya mengakhiri permainan layang-layang.


"Sepertinya Bintang sudah kelelahan"tebak Lucas.


Hana dan Bintang menghampiri mereka di depan resto.


"Sayang istirahatlah disini,aku akan menaruh layangan ini di mobil dulu"


"Tidak usah Nona biar saya saja yang menaruhnya di mobil"Nina langsung menghampiri Hana yang akan menaruh layangan di mobil.


"Ooo terima kasih Nina maaf merepotkan mu".


"Ya...Nona istirahatlah bersama Tuan"Nina lalu mengambil layangan di tangan Hana dan menaruhnya di dalam bagasi mobil.


"Geral tolong ambilkan minum untuk kedua pasang merpati ini"Lucas bergurau.


Semua yang mendengar hal itu menahan tawa,tapi Bintang dan Hana tersenyum lebar mendengar hal itu,mereka sangat senang mendengar ucapan Lucas.


"Sayang kamu ingin minum apa?"tanya Hana.


"Jus jeruk saja"


"Tuan geral tolong buatkan jus jeruk dua ya?"Hana tersenyum manis pada Geral.


"Baik Nona"Geral mengangguk dan langsung pergi kedalam resto untuk memesankan jus jeruk pesanan Hana pada karyawan yang di bagian dapur.


"Jangan tersenyum semanis itu pada pria lain"Bintang cemburu.


Lucas hampir jatuh terpeleset dari kursinya saat mendengar dan melihat adegan di depannya.


Astaga dia cemburu....(Lucas gereget sendirian melihat tingkah laku Bintang).


Sedangkan Nina menahan tawanya karena melihat tingkah Lucas,yang jadi serba salah di hadapan dua pasang merpati yang di landa cinta.


...***...


Matahari mulai menyembunyikan cahayanya,senja telah tiba terlihat sunset yang indah berwarna jingga ke emasan mewarnai langit pantai,Hana dan Bintang mengabadikan momen tersebut dengan berfoto dan meminta bantuan pada Lucas.


Lucas membidik kamera ke arah mereka berdua yang di latar belakangi pemandangan sunset di pantai.


"Semoga cinta kalian selamanya sob"doa Lucas saat membidik dua merpati yang sedang di landa cinta itu.


Hana memeluk pinggang Bintang dan mereka saling pandang dan cekrek Lucas mengabadikan momen itu dengan layar ponsel hana.


"Coba aku lihat hasilnya Lu..."Hana berjalan ke arah Lucas dan mengambil ponsel yang ada di tangan Lucas.


"Iiiihhh bagus banget sayang hasilnya Lucas pandai membidik gambarnya"Hana lalu berlari ke arah Bintang dia menunjukan pada suaminya hasil gambar yang di ambil oleh Lucas.


Bintang terlihat takjub melihat hasil bidikan Lucas.


"Wah...iya benar Lucas ternyata kamu berbakat menjadi fotografer seperti Lucky".


"Hehe sudah...sudah sekarang sudah mau malam apa kalian tidak lapar sebaiknya kita makan dulu sebelum kembali kerumah"Lucas mengajak Hana dan Bintang makan.


Mereka pun makan malam terlebih dahulu sebelum kembali kerumah.


...***...


Malam pun tiba rembulan mulai menampakan sinarnya,hingga menyinari sebuah ruangan di sebuah rumah yang di tempati oleh dua anak manusia yang baru di beri julukan oleh sahabatnya tadi sore menjadi dua merpati.


Hana dan Bintang sedang menyaksikan video mereka berdua saat bermain layangan di pantai,video di rekam oleh Lucas tadi saat dirinya merasa perlu mengabadikan hal tersebut.


"Ya...ampun ternyata kita tadi seperti ini?"Bintang tidak percaya dengan apa yang di lihatnya,dia seperti sedang menonton filim drama romantis dan dirinya beserta istrinya lah yang menjadi peran utama di film tersebut.


"Hehe sayang...kenapa kamu malu dengan tingkah mu sendiri?"Hana mencoba menggoda suaminya yang terlihat malu melihat videonya sendiri.


"Tidak bukan begitu,hanya aku...."muka Bintang makin merah.


"Hanya apa???"Hana terus meledek.


"Kamu tidak malu waktu mencium ku di depan teman dan coach yoga tempo hari kenapa sekarang malu-malu begitu"Hana terus meledek suaminya.


"Bukan begitu sayang aku meraaa seperti aktor di layar drama saja jadinya bila melihat kejadian seperti ini"Bintang menatap Hana.


Hana tersenyum manis padanya senyum yang sangat di sukai Bintang.Bintang membelai wajah istrinya.


"Kawan mu pintar sekali mengabadikan momen manis ini,sebuah momen yang akan aku kenang seumur hidup ku"


Hana memeluk tubuh suaminya.


"Aku mencintai mu sayang"


"Aku juga mencintai mu Hana ku sayang"Bintang membelai rambut istrinya.


Keduanya larut dalam pelukan hingga mereka tertidur karena rasa lelah dan kantuk mengalahkan mereka.


Hari ini sungguh hari yang cukup melelahkan bagi mereka berdua dan tentu juga Lhcas dan Nina pun ikut kebagian rasa lelah itu karena harus menemani mereka seharian mulai dari terapi sampai menghabiskan waktu bermain lauanga-Layang di pantai,dan di tutup dengan berfoto dilatar belakangi sunset.


...***...