
"Maaf tuan kami belum bisa menemukan keberadaan nona Stella. Karena sepertinya nona Stella di culik seseorang." ucap salah satu anak buah Shane.
"Apa maksud kalian?" ucap Shane ang sudah berteriak. Edy yang ada di sebelahnya sampai terkejut.
"Kami mencari nona Stella lewat CCTV kantor, nona terlihat berjalan mengarah ke arah taman kota. Jadi kami telusuri nona lewat CCTV sepanjang jalan menuju taman. Ternyata benar nona menuju taman dan duduk di sana. Dan ada dua orang pria yang tiba-tiba membungkam mulut nona dan membawa nona pergi tuan. Dan kami sampai sekarang belum lagi menemukan siapa dan di mana jejak mereka. Karena semua CCTV telah di hapus tuan." jelasnya hati-hati.
"BRENGSEK!!! Cepat selidiki di mana Stella. Dan segera beri kabar padaku." teriak Shane. Siapa lagi ini pikir Shane. Apa ini perbuatan Ernest atau musuh bisnisnya?
Edy yang tak mengerti segera meminta penjelasan anak buahnya itu apa yang terjadi pada Stella. Dan tak butuh lama mereka memberitahukan Edy lewat pesan singkat.
"Saya akan segera mencari nona tuan. Saya permisi." setelah tau apa yang terjadi Edy langsung berbicara seperti itu dan undur diri untuk segera membantu kedua anak buahnya mencari Stella.
"Jangan biarkan siapapun menyakitinya Edy. Bawa hidup-hidup orang yang menculiknya." geram sudah Shane. Kenapa kejadian seperti ini berulang.
"Apa Robert yang membawa Stella?" gumam Shane.
Saat mengingat kejadian penculikan Stella bersama Robert, membuat Shane mencurigai Robert di balik ini semua. Segera Shane menghubungi asistennya yang berada di Swiss.
"Cepat cari keberadaan Robert." ucap Shane pada asistennya lewat panggilan telponnya. Dan langsung menutup telponnya tanpa mendengar jawaban dari asisten.
Malam hari di Yarmouth, Nova Scotiva....
Stella mulai tersadar. Dia mengerjapkan matanya pelan. Dia tajamkan penglihatannya setelah sadar sepenuhnya. Dimana dia berada sekarang?
"Tunggu, bukankah kemarin aku berada di taman.. Laluuu.. Aku di culik lagi? Oh ya Tuhan.." ucap Stella yang sudah menyadari kalau dirinya sudah di culik.
"Siapa lagi yang menculikku? Apa yang menculikku juga terobsesi padaku seperti Robert?" kata Stella. Dalam kondisinya yang seperti ini masih saja Stella membanggakan kecantikan dirinya. Oh Tuhan..
Semalaman Stella berpikir bagaimana caranya bisa kabur dari rumah itu. Tapi tak ada hasil. Bahkan sama sekali tak ada orang yang masuk ke dalam kamar Stella. Di kamar itu hanya di sediakan makanan dan minuman untuk Stella. Hanya itu saja.
Waktu berlalu dengan cepat. Sudah sehari Shane masih belum menemukan Stella. Dia hanya menemukan mobil yang di pakai si penculik namun yang ada mobil itu sudah di buang ke jurang untuk menghilangkan jejak si penculik. Shane semakin gusar, dia takut terjadi apa-apa dengan Stella.
"Tuan sepertinya ini perbuatan Robert. Kami menemukan kepergian Robert ke Canada. Meski kemungkinannya kecil tapi kami yakin itu perbuatan Robert." ucap Edy yang melaporkan hasil penemuannya pada Shane.
"Jika memang Robert yang melakukannya aku tak akan membiarkannya hidup kali ini. Cari terus sebelum Robert melakukan hal buruk pada Stella." Shane mulai frustasi membayangkan apa yang akan dilakukan Robert pada Stella.
Tapi tiba-tiba...
"Boss kami melihat asisten Robert di sekitaran Nova Scotia." ucap anak buah Shane yang tiba-tiba masuk masih dengan nafas yang ngos-ngosan karena berlari untuk segera memberi kabar pada Shane.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE