My Hero My Love

My Hero My Love
Berdua di apartement



Shane tidak mengatakan bahwa dirinya sudah memesan apartement di sebelahnya. Dan dia tak berencana bilang pada Stella. Dengan senang hati dia menerima ajakan Stella. 😅😅


Mereka membawa mobilnya sendiri-sendiri. Sesampainya di basement Stella langsung menarik tangan Shane. Shane pasrah saja dengan apa yang di lakukan Stella padanya.


Dari arah yang berlawanan terlihat ada Edy yang mendekat padanya.


"Tuan Edy juga ada di sini?" tanya Stella yang bingung kenapa asistennya bisa ada di apartementnya.


"Iya nona. Saya dan tuan ting...." Shane cepat-cepat memberikan isyarat pada Edy agar cepat pergi.


"Tadi aku yang menyuruhnya ke sini untuk mencarimu." Jawab Shane agar Edy tak melanjutkan penjelasannya.


"Saya permisi kalau begitu tuan, nona." Edy menundukkan kepalanya dan berlalu pergi.


"Kau sudah tau di mana aku tinggal Tuan handsome?" senyum Stella yang tak bisa di artikan oleh Shane.


"Ah sudahlah kita masuk saja yuk." Stella membawa Shane masuk dan mendudukannya di sofa.


Shane melihat isi apartement Stella yang tak terlalu banyak barang. tapi karena tertata rapi dan terlihat minimalis.


"Tuan handsome selama di sini kau tinggalbdi sini aja yah? Tapi aku hanya ada satu kamar. Tapi kau bisa tidur di sofa ini. Sofa ini cukup besar menurutku." Ucap Stella yang sambil memperhatikan sofanya sendiri.


"Aku tak ingin merepotkanmu, aku akan memerintahkan Edy untuk check in di hotel dekat perusahaan saja." Shane hanya tidak ingin terlihat murahan di depan Stella. Nyatanya dirinya bahagia sekali bisa tinggal bersama Stella.


"Tinggal di sini saja yah tuan handsome. Aku sangat senang jika kau mau tinghal di sini." mohon Stella dengan memegang lengan Shane. Jedag jedug dong Shane.. 😂


"Aahhh senengnya," Stella teriak dan mencium reflek mencium pipi Shane. Shane terkejut dan memegang pipinya, detak jantungnya semakin cepat saja. Sedangkan Stella berlari ke kamar untuk berganti pakaian.


Shane masih mengontrol jantungnya yang sudah mau lepas dari tempatnya. Stella yang dulu pernah tinggal di penthousenya berbeda dengan yang di sini. Dia lebih liar ternyata.


Tak lama Stella keluar dari kamarnya. Dan yang ada di luar nalar Shane sekarang adalah baju tidur Stella. Hanya kaos oblong tipis yang menerawang di atas lutut. Kalau seperti ini ceritanya bagaimana dia tak tergoda? Harus benar-benar di tahan si jonny agar tidak bangun. Pusing sudah kepalanya.


Shane akan ke kamar mandi dekat dapur untuk membersihkan dirinya. Edy sudah membawakan pakaian ganti yang di ambilnya dari apartement yang di sewanya untuk Shane. Tapi sebelum masuk Stella memanggilnya.


"Tunggu, kamar mandi itu pintunya belum aku perbaiki tuan handsome. Kau mandi di kamar mandi kamarku saja." Shane langsung berbalik arah ke kamar Stella.


Tak sampai di situ Shane di buat takjub dengan Stella. Saat dia masuk dia melihat foto Stella berukuran jumbo di atas tempat tidurnya. Dia berpose sexy dengan gaun panjang menjuntai dengan belahan dada yang agak terbuka. Sehingga dadanya yang besar tampak menyembul keluar. Kali ini Shane benar-benar akan bermain solo di kamar mandi. Jonnynya sudah menegang sempurna saat ini.


Stella yang menunggu Shane mandi sampai ketiduran karena terlalu lama. Hingga tak lama Shane keluar, dia hanya menggunakan kaos dan celana pendek. Rambutnya yang basah tampak terlihat lebih tampan. Kalau saja Stella bangun dan melihatnya pasti habis sudah Shane.


Shane melihat Stella sudah tidur di sofa. Kakinya yang di tekuk ke atas membuat kaosnya tersingkap sehingga memperlihatkan pakaian dalamnya yang berwarna hitam. Baru saja Shane menyelesaikan ritualnya, masak iya dia akan melakukannya lagi?


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lula follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE