My Hero My Love

My Hero My Love
Terluka



Shane, Edy dan 2 anak buahnya sudah berhasil masuk. Asisten Robert juga sudah berhasil di tangkap oleh anak buah Shane, yang akan di serahkan pada Shane. Karena Shane sendiri yang akan membunuhnya. Saat Shane akan menembak asisten Robert, terdengar suara teriakan wanita dari dalam kamar yang berada di lantai dua. Sontak Shane langsung berlari ke atas dan mendobrak pintu dengan sekali tendangan.


"No Robert nooo..." Stella teriak saat Robert berhasil mencium bibirnya. Robert mencium paksa Stella. Dia pegang kedua tangan Stella ke atas dan kakinya dia jepit dengan kakinya yang sekarang posisi Robert sudah berada di atas Stella.


Ketika Stella berteriak pas sekali dengan Shane yang mendobrak pintu. Hingga Robert berdiri dan langsung mengambil pistol yang memang dia simpan di balik tubuhnya, dan sekali lagi dia arahkan ke kepala Stella.


"Aakkkh Shane. Help me..." teriak Stella. Tubuhnya kembali bergetar. Darahnya naik seketika saat Robert menarik pelatuk senjatanya dan di arahkan ke kepalanya.


"Lepaskan Stella Robert biarkan akubyang menggantikannya." ucap Shane. Shane tau Robert orang seperti apa. Dia sudah mencari tau tentang Robert bahkan Robert tega membunuh pacarnya sendiri. Shane akan bermain cantik kali ini.


"Come on Shane. Dia istriku sekarang. Kau kira aku bodoh? Jika aku mau aku akan membunuhnya agar kita sama-sama tidak bisa memilikinya." ucap Robert dengan senyum smriknya. Dan jawabannya itu membuat Stella semakin menangis. Dia tak lagi berani bicara. Dia takut salah bicara dan Robert menembak kepalanya ketika itu juga.


"Kumpulkan semua anak buahmu kemari. dan letakkan senjata kalian di bawah." perintah Robert.


"Baik, aku akan melakukan apa yang kau lakukan." Shane meletakkan senjatanya pelan tapi masih dengan mengarah ke Robert.


Dan saat Itu juga Shane menembak lutut Robert. Stella yang kaget reflek mendorong tubuh Robert dan berlari ke arah Shane tapi Robert terlanjur melihat kecurangan Stella dan..


Dorr.. dorr....


Saat Stella berhasil lari Robert mengarahkan pistolnya mengenai tubuh belakang Stella, dan tembakan kedua Shane berhasil mengahadangnya tembakan kedua mengenai punggung Shane.


Robert tergeletak dengan bersimbah darah yang keluar dari kepalanya. Seketika itu pula Robert meninggal. Sedang Shane dengan sisa-sisa tenaganya, melihat Stella dan mencium kening Stella hingga akhirnya Shane ikut pingsan.


Edy segera menghubungi ambulans. Dan akan membereskan semuanya bersama anak buahnya. Edy akan memberitahukan pada keluarga Shane saat mereka sudah berada di rumaah sakit saja.


Tak lama dua ambulans tiba, dan segera membopong Shane dan Stella. Mereka di larikan langsung ke rumah sakit yang ada di kota, karena peralatan di sana jelas jauh lebih lengkap.


Edy mengurus segalanya yang bisa dia lakukan. Ada rasa sedih di hati Edy melihat bossnya terkapar seperti itu.


Para asisten dan anak buah Shane memang memiliki loyalitas yang tinggi pada tuannya. Mereka semua terlatih dan lisensi yang mereka punya tidak main-main. Mereka rela mati untuk majikan yang mereka ikuti.


Setibanya di rumah sakit Stella dan Shane di bawa ke ruang ICU. Dokter meminta ijin keluarga untuk tindakan operasi. Dan Edy yang mewakilkan. Setelah selesai dengan penandatanganan surat ijinnya, Edy langsung mencari ponselnya dan menghubungi boss besarnya.


"Selamat malam tuan, bisa Anda ke rumah sakit sekarang?" ucap Edy pada Jake.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE