
Hari ini Killa hanya ingin di rumah saja. Karena masih jetlag demgan perjalannan kemarin dan pertempuran sengit di atas ranjang bersama Alex. Killa hanya bersantai dan berenang saja bersama Alex.
Saat mengingat dirinya yang menghajar Killa di tengah laut kemarin, Alex jadi ingin melakukannya bersama Killa di kolam renang. Hanya saja ini mansion mertuanya. Alex tak bisa seenaknya sendiri karena dia masih paham tata krama yang diajarkan keluarganya. Tapi mungkin jika di mansionnya dia akan mencoba hal-hal baru dengan Killa. Harus extra sabar jika seperti ini.
"Sayang apa yang kau pikirkan?" tanya Killa yang membuyarkan lamunan Alex.
"Aku hanya menanti saat-saat kita akan tinggal di mansionku saja." jawab Alex. Killa hanya mengangguk-anggukkan kepalanya saja, karena dia memang tak mengerti maksud suaminya itu.
"Aku besok harus ke butik sayang. Aku harus bertemu dengan klien dan Viliz akan mampir ke butik juga." ucap Killa yang masih ada di pinggiran kolam.
"Siapa Viliz?" tanya Alex.
"Dia sahabatku sejak sekolah. Ada acara di kantornya jadi dia ingin tampil cantik dengan memakai gaun pilihanku." jawab Killa sembari bermain air dengan tangannya. Karena gemas Alex mendekat pada Killa. Dia lompat dari dalam air dan mengecup bibir Killa.
"Aku akan menemanimu kemana pun kau pergi honey." ucap Alex setelahnya.
Mereka mengakhiri acara berenangnya. Karena Killa ingin main ke mansion Shane. Dia merindukan baby Arthur. Namun saat di perjalanan tiba-tiba Alex mendapat telpon dari kantornya. Akhirnya Alex hanya mengantar Killa saja kemudian dia meluncur ke kantor.
Sedang Killa menikmati berkumpul bersama keluarganya. Dia juga memberikan oleh-oleh yang dia bawa pada Shane dan Stella. Ternyata di sana juga ada Cyntia. Sehingga Killa tak perlu lagi ke mansion Ariel untuk memberikan oleh-oleh padanya.
Cyntia dan Stella menodong Killa dengan pertanyaan-pertanyaan absurd mereka seperti biasa. Selalu saja Killa berhasil mereka goda hingga Killa tak bisa melawan.
"Iya apa yang dia katakan setelah melakukannya padamu? Apa dia menyukainya Killa?" tanya Cyntia lagi. Kedua wanita itu sudah seperti anak kucing yang meminta makanan pada induknya. Bedanya ini mereka sedang meminta jawaban untuk semua pertanyaan konyol mereka pada Killa.
"Apa yang kalian tanyakan?" kilah Killa yang malu dengan pertanyaan wanita-wanita itu.
"Hai-hai kalian berdua, jangan menggoda gadis kecilku. Dia masih polos dan harus banyak belajar dari kalian." celutakan El dari jauh yang membuat Stella dan Cyntia tertawa.
"Mom.. Dad help me.!" teriak Killa pada mommynya. Dan dia berlari mencari perlindungan daddynya.
"Hai sudahlah, jangan mengganggu Killa lagi. honey.." bela Jake dan dia tersenyum memohon pada El untuk tak lagi mempermainkan Killa.
Mereka menikmati kebersamaan keluarga. Cyntia dan Killa bahagia menjadi salah satu keluarga mereka. Sebelumnya bahkan mereka hanya hidup berdua tanpa ada keluarga yang menemani hari-hari mereka. Tapi penantian mereka akhirnya berbuah manis. Sekarang mereka bisa tertawa sombong dengan masa lalunya.
Selesai mengurus pekerjaannya Alex akan langsung pulang. Tapi sebelum pulang dia ingin membelikan cake untuk keluarga besarnya. Dia berhenti di toko kue kesukaannya. Dia memesan banyak jenis cake dan special untuk istrinya rasa strawberry korea. Suka sekali Killa rasa strawberry. Saat sedang memilih cakenya, tiba-tiba saja dia melihat Xena sedang di tampar pipinya oleh seorang pria di luar toko kue itu.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE