My Hero My Love

My Hero My Love
Pertemuan Shakilla



Paginya, Shane sudah bangun terlebih dulu. Dia akan berangkat ke kantor dari mansion. Stella akan di tinggal di mansion sampai Shane pulang. Rencananya Killa akan mengajak Shane ke butiknya. Senang sekali Killa punya saudara perempuan, dia bisa berbagi. Seperti sekarang ini. Stella menggunakan baju milik Killa. Dia menggunakan kemeja putih dengan celana Jeans berwarna navy.



Sebelum berangkat Shane mencium bibir Stella dulu, agar semangat bekerjanya. Stella nurut aja. Asal tidak seperti semalam. Itu sungguh membuat Shane pusing karena hasratnya terhenti di tengah jalan. Untung saja bukan Stella yang nakal, kalau aja Stella yang nakal, sudah Shane bobol itu gawang.


Setelah Shane berangkat, Killa dan Stella juga siap untuk berangkat ke butik Killa. Killa juga berencana akan membawa Stella shopping untuk membeli kebutuhan Stella, meski Shane sudah menyiapkannya di penthousenya. Mereka akan berangkat menggunakan sopir dan asisten Killa.


"Hati-hati ya sayang, kalau butuh apa-apa bilang mommy." ucap El dan mencium pipi kedua putrinya itu. El bahagia sekali, karena keluarganya akan segera bertambah.


"Gunakan kartu daddy untuk berbelanja sayang." ucap Jake dan memberi kartu black cardnya pada Killa. Jake tidak terlalu khawatir jika anak perempuannya itu bepergian, karena Jake selalu mengirim anak buahnya untuk menjaga Kila. Anak buah Jake selalu mengikuti Killa kemanapun Killa pergi, dan itu tanpa sepengetahuan El dan Killa tentunya. Mereka akan memberi jarak, supaya Killa tak merasa terganggu. Mereka hanya akan mendekat kalau Killa benar-benar membutuhkan bantuan.


"Thank you dad," jawab Killa dan Jake mengacak rambut Killa singkat.


"Thanks dad, tentu aku tidak akan menyia-nyiakan kartu ini." jawab Stella dengan tawanya dan mereka yang di sana ikut tertawa dengan kejujuran Stella.


Mereka berangkat dan langsung menuju butik. Mereka memasuki gerbang dan dari kejauhan Stella melihat bangunan minimalis modern yang tampak unik. Indah sekali bangunan ini. Arsitekturnya pasti sungguh luar biasa. Stella sungguh di buat takjub untuk kedua kalinya oleh keluarga Graham. Dan lagi butik Killa ini sudah seperti rumah pribadi saja. Karena ada kolam renang dengan ukuran yang lumayan besar di sana. Orang kaya memang berbeda.



Killa akan mengecheck sebentar pekerjaannya dan menyelesaikan sejenak. Sembari menunggu Killa, Stella berkeliling butik, dia ingin melihat setiap detail bangunan ini. Tak ada celah untuk berkata buruk pada bangunan ini. Bahkan Killa menata perabotannya dengan sangat sempurna.


Tak lama Killa keluar dari ruangannya dan akan langsung mengajak Stella ke mall dekat kantor Shane. Mungkin kalau mereka pulang lebih awal Killa akan mengajak Stella ke kantor Shane.


Di dalam mall Killa mengajak Stella berkeliling untuk mencari pakaian untuk Stella dari toko ke toko. Stella suka style Killa, jadi dia menyerahkan pada Killa baju apa yang cocok dengannya. Saat akan memasuki toko underwear, Killa terjatuh karena pria di depannya yang tiba-tiba muncul menabraknya.


"Wow, beautiful..." batin pria itu.



"Are you okay miss?" tanya pria itu yang matanya tak berkedip sama sekali.


"Ya, i'm okey. Thanks." jawab Killa yang di bantu berdiri oleh pria itu. Stella yang melihat adegan ini tersenyum memperhatikan pria yang dari tadi matanya sama sekali tak berkedip.


"Aku Alex." ucap pria itu yang bernama Alex.


"Aku Stella." tiba-tiba Stella maju dan mengulurkan tangannya. Stella menahan tawa melihat perkenalan Alex pada Killa gagal.


"Oh hy, aku Alex." jakpot. Keduanya cantik. Tapi Jake masih melihat ke arah Killa si gadis bermata biru itu. Seperti boneka pikirnya.


"Maaf kita buru-buru, permisi." ucap Stella yang sudah mengeluarkan jurus tarik ulurnya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤ 


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE