My Hero My Love

My Hero My Love
Hanya make out



Shane mengantar Killa ke mansion, dan dia bersama Stella akan kembali ke penthouse. Sesampainya di penthouse, Shane dan Stella langsung membersihkan diri mereka masing-masing. Stella menggunakan baju tidur yang dia beli bersama Killa tadi. Karena baju tidur yang Shane siapkan untuknya begitu membuat panas dingin. Terlalu sexy. 



Shane keluar dari kamar mandi dan mencari Stella. Dia keluar kamarnya dan menemukan Stella sedang menyiapkan makan malam untuk mereka. Shane menghampiri Stella dan memeluk Stella dari Belakang.


"Kenapa kau menggunakan baju ini honey? Bukankah aku menyiapkanmu baju tidur di kamar?" tanya Shane yang sudah bertengger di leher Stella. Wangi sekali tubuh kekasihnya itu.


"Baju tidur yang kau siapkan kekurangan bahan handsome. Aku tidak ingin kau tergoda melihat tubuh sexyku." goda Stella dan sukses membuat Shane meraba pakaian luar Stella yang ternyata tak menggunakan pakaian dalamnya. Panas sudah Shane kalau sudah seperti ini.


Shane membalikkan tubuh Stella untuk menghadapnya. Dan benar saja Stella tak memakai pakaian dalamnya. Terlihat jelas ujung puncak gunung Stella yang menjiplak di baju tidurnya yang tipis. Tiba-tiba di bagian bawah Shane terasa mengeras.


"Kau bilang pakaian tidur yang aku siapkan kekurangan bahan honey, tapi kenapa kau malah tidak menggunakan pakaian dalammu sekarang?" tanya Shane yang tangannya sudah berada dalam baju tidur Stella bagian belakang. Dia menyentuh punggung mulus Stella dan...


'Oh SHIITTTT. Lihatlah dia, sudah berdiri sempurna." umpat Shane dalam hatinya karena hasratnya benar-benar tidak bisa di Kontrol. Sebenarnya yang tidak bisa di kontrol itu tanganmu Shane.'


"Shane apa yang kau lakukan?" tanya Stella dan memegang tangan Shane agar tidak masuk lebih jauh. Nakal sekali tangannya.


"Kau benar-benar menggodaku honey. Apakah boleh?" Kepala Shane pusing karena tingkahnya sendiri. Sedangkan Stella tertawa melihat muka Shane yang sudah menginginkan dirinya.


"Oh God... Apa yang kau lakukan Stella. Ijinkan aku yah? Atau kita hanya make out saja. Please?" Stella semakin tertawa, wajah Shane sudah seperti orang menahan buang air kecil dan itu sungguh membuat Stella tek berhenti tertawa.


Karena sudah tak tahan Shane menarik Stella dan menidurkan Stellanya di sofa. Suara tawa Stella dia sumpal dengan menggunakan mulutnya. Shane mencium bibir Stella dengan ganas. Seperti orang yang sudah sangat kepanasan karena terik matahari. Dia eksplor wajah Stella dan sangat menikmati permainannya itu


Kucing di beri daging! Seperti itulah perumpamaan untuk Shane dan Stella. Shane yang di suguhkan makanan fresh oleh Stella tentu saja ingin melahapnya. Shane tersenyum ketika melihat Stella ternyata menikmati permainannya.


"Shane hentikan Shane, kau benar-benar membuatku bergairah. Stop handsome." ucap Stella yang masih ngos-ngosan akibat perlakuan Shane. Sedangkan Shane tak menghiraukan racauan Stella.


"Aaahhhh.... Stop handsome jangan lakukan." ucap Stella memohon. Tapi otak dan mulut Stella menanggapinya berbeda. Desahannya menunjukkan kalau Stella ingin mendapatkan yang lebih dari itu.


"Aku tidak akan lebih dari ini honey aku berjanji." janji Shane pada Stella yang membuat Stella menutup matanya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤ 


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE