
Ariel sudah di kabarkan perihal kecelakaan yang membuat saudara kembarnya masuk rumah sakit. Dia sudah dalam perjalanan, atau mungkin saja pesawatnya sudah sampai Canada.
Saat ini dokter sedang memeriksa Stella. Stella juga sudah di bantu perawat melepas ventilator yang sebelumnya dia pakai. Meski demikian Stella masih lemah dia masih butuh perawatan intensif.
"Nona Stella sudah melewati masa kritisnya, tapi kita masih harus menunggu lagi hingga 24 jam untuk melihat perkembangan kondisi nona Stella. Nona Stella juga tidak boleh terlalu banyak bicara dulu. Istirahatkan betul tubuh nona agar cepat kembali pulih. Perawat akan mengecheck nona setiap satu jam sekali." jelas dokter.
"Terima kasih dok." bukannya Shane yang menjawab tapi Jake yang menjawab penjelasan dokter.
"Syukurlah kau sudah sadar sayang. Terima kasih karena mau berjuang untuk hidupmu sayang." ucap El menangis dan memeluk Stella.
"Kakak ipar, kau membuat semua takut. Terutama kakak dia sampai menangis. Aku jadi nggak rela jauh dari kakak." ucap Killa yang menangis sambil memeluk Shane dan berlanjut memeluk kakak iparnya.
"Terima kasih sayang. Cepatlah sembuh ya. Karena Daddy akan segera menikahkan kau dan Shane. Kami tak ingin kehilanganmu lagi." terang Jake yang membuat Stella mengukir senyum di wajahnya.
"Ah senangnya. Sebentar lagi aku akan punya kakak ipar beneran." ucap Killa yang kini memeluk daddynya.
"Bolehkah aku bergabung untuk kabar bahagia ini?" suara bariton Ariel yang mengagetkan semuanya.
"Kakaakkk..." teriak Killa dan berhambur ke pelukan Ariel. Ariel mencium kening Killa dan merangkulnya mendekat ke arah mommynya.
"Kau sudah datang son?" tanya Jake dan di jawab Ariel dengan anggukan kepalanya.
"I'am good mom. Diakah Stella Shane? Bisakah dia menjadi milikku saja?" tanya Ariel saat matanya melihat ke arah Stella. Stella meski pucat tetap saja terlihat cantik. Ariel akui bahwa Stella sangat cantik. Dia jelas tau wanita cantik dan tidak, karena dia memang seorang badboy. Sedang Shane yang menanggapi saudaranya itu menatap Ariel dengan tatapan menghunus.
"Just kidding brother. Hhahaha. Hai Stella." tawa Ariel dan dia menyapa Stella yang terlihat cantik dengan senyumnya.
"Bagaimana kondisimu Shane?" tanya Ariel yang sekarang mendekat dan melihat perban Shane yang mengelilingi punggung Shane. Dan dia memeluk Shane singkat.
"Konsdisiku sudah jauh lebih baik." jawab Shane dan membalas pelukan Ariel.
Kedatangan Ariel membuat keluarga Jake semakin lengkap. Hanya kurang pasangan dari Ariel dan Killa saja yang belum. Hari itu Stella baru menyadari kalau ternyata masih banyak yang mengharapkan kehadirannya, dan itu dia dapat dari shane.
Tubuh Stella masih sangat lemah. Pengaruh obabt bius masih kuat dan itu membuat Stella tertidur kembali. Jake, El, Ariel dan Killa sudah kembali ke manssion. Ariel hanya bisa berlibur selama seminggu saja di Canada. Jadi dia masih sempat hadir dalam acara pesta pernikahan Shane. Dan Shane masih dengan setia menemani Stella di rumah sakit. Sedang Edy selalu siap siaga untuk menjaga Shane dan Stella jika memerlukan bantuannya.
Malam harinya dokter kembali mengecheck keadaan Stella. Dan hasil pemeriksaan dokter, Stella sudah jauh lebih baik dari tadi pagi. Shane bahagia mendengarnya.
LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE