My Hero My Love

My Hero My Love
Dokter Obgyn



"Bawa istrimu ke dokter obgyn sayang. Sepertinya dia sedang hamil." ucap El yang baru saja memasuki rumah. Jake dan Shane yang mendengarnya sontak terkejut dengan perkataan El.


"What mom?"tanya Shane. Kedua pria itu menatap manik El dalam.


"Iya sepertinya istrimu sedang hamil sayang." jawab El lembut dan berjalan ke arah Jake dan memeluk pinggang suaminya itu. Shane yang mendengar itu justru semakin merasa bersalah dengan Stella. Tapi ada senyum juga yang terukir di bibirnya mengingat ada bayi mereka di dalam perut Stella.


Shane duduk di lantai sambil memandangi wajah teduh istrinya. Dia mengelus pipi Stella. Dan itu membuat Stellanya terbangun. Saat bangun tidur melihat wajah suamimya tentu saja Stella bahagia. Tapi ada segurat ingatan yang juga menyakitkan di sana.


Stella hanya tersenyum saja melihat suaminya sedang memanjakannya.


"I love you." ucap Shane yang bicara tanpa suara. Stella membalasnya dengan senyuman.


"Kita pulang yah?" tanya Shane masih dengan tangan yang mengelus pipi Stella. Dan sekali lagi Stella hanya membalasnya dengang anggukan kepalanya.


Shane tidak membawa Stella pulang, tapi dia mengikuti saran mommynya untuk memeriksa Stella ke dokter obgyn. Stella tak banyak bertanya dia hanya ikut saja ke mana Shane membawanya.


Saat ada plang dokter obgyn, Stella melihat ke arah Shane dan tak bertanya lagi dia ikut masuk ke ruangan.


"Selamat tuan, nyonya sedang hamil dan usia kandungannya sudah memasuki minggu ke-9." Stella yang mendengar perkataan dokter barusan terdiam dan tiba-tiba air matanya menetes. Dia bahagia sekali ada bayi di perutnya.


Mommynya benar Stellanya hamil. Betapa bahagianya Shane saat ini. Dia mengecupi wajah Stella di depan dokter. Dan langsung membawa Stella ke dalam pelukannya.


Shane dan Stella kembali ke penthousenya. Stella tertidur di dalam karena terlalu banyak menangis. Shane dengan sabar menggendong Stella dan menidurkannya di kamarnya.


Setelah ini Shane akan membeli mansion saja. Dia akan memeritahkan Edi agar mencari mansion yang dekat kantornya dan dekat mansion daddynya saja, agar lebih mudah jika Stella ingin ke rumah mommynya.


Keesokan harinya, Shane membawa Stella ke mansion El seperti biasa dan dia akan berangkat bekerja. Stella sudah mulai bicara sejak tadi malam. Dan itu membuat Shane bahagia. Mungkin kehadiran bayi kecilnya ini akan memghilangkan sedikit demi sedikit luka dalam hatinya.


Sebelum ke kantor Shane akan ke rumah lamanya dulu. Edy sudah memberitahukannya bahwa Ernest sudah semakin membaik dan sepertinya saat ini Shane akan memberikan dia balasan untuk istrinya.


Shane tiba di rumah lama dan dia langsung masuk kamar Ernest untuk melihat kondisinya apakah sudah siap atau belum menerima balasan dari Shane.


Saat membuka pintu kamar ternyata Ernest sudah duduk menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur.


"Shane? Shane tolong maafkan aku Shane. Aku tak sadar dengan apa yang aku lakukan Shane, please i'm sorry." mohon Ernest yang bangun dari tempatnya duduk dan berdiri menuju Shane berada.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤ 


 Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE