My Hero My Love

My Hero My Love
Alt Sankt Johann, Swiss



Cyntia juga menceritakan saat dirinya tadi malam akan menjemput Stella.


Setelah Stella mematikan telponnya Cyntia langsung menuju tempat yang Stella beritahukan. Sesampainya di sana Cyntia tidak di perbolehkan masuk. Akhirnya Cyntia hanya bisa menunggu di luar gerbang. Dia melihat mobil Tony yang masuk ke manssion dan kurang dari sejam mobil itu keluar lagi. Karena ngantuk, Cyntia tertidur. Paginya Cyntia terbangun dan tak bisa lagi menghubungi ponsel Stella. Alhasil dia ke kantor Stella untuk menanyakan keberadaannya.


Tak lama mereka tiba di manssion Robert. Mobil mereka pun di tahan tak boleh masuk, dengan alasan tuan rumah sedang tidak ada.


"Maaf pak, kita harus masuk untuk mencari teman kami." teriak Cyntia pada security.


"Jika kalian tidak membuka gerbangnya aku akan tabrakan mobil ini." ucap Shane.


"Maafkan kami tuan, tapi tuan rumah memang sedang tidak ada." security mulai panik saat Edy mengeluarkan pistol yang dia bawa di dalam tas kerjanya.


"Edy tabrakan mobilnya." Shane semakin tak sabar dan menyuruh Edy menerobos pagar.


Tanpa menjawab Edy langsung menabrakan mobilnya hingga pagar berhasil terbuka. Edy melajukan mobilnya hingga rumah utama dalam manssion. Edy dan Shane turun dan membawa pistol mereka masing-masing. Sedangkan Cyntia masih shock dengan apa yang baru terjadi. Serasa di film-film action pikirnya.


Edy dan Shane berkeliling mencari Stella, tapi mereka tak menemukan tanda-tanda Stella di rumah itu. Shane mengumpat keras.


"SHHIIITTTTT, ke mana dia membawa Stella." teriak Shane keras.


"Edy cepat cari Stella berada, dan hubungi anak buah kita untuk berjaga di sini dan sebagian ikut kita mencari Stella. CEPAT!!" Shane sangat marah saat ini. Ini pertama kalinya Edy melihat Shane melakukan hal seperti ini hanya demi wanita.


"Baik tuan." Edy langsung menghubungi anak buahnya dan mereka pergi dari sana.


Semalam saat di manssion Robert mendapat kabar dari pelayannya bahwa security bilang ada seorang wanita yang mencari Stella dan hingga pagi menjelang mobil itu tak kunjung pergi. Robert tau ada yang menghubungi wanita itu untuk menjemput Stella. Pasti ponsel Stella ada bersamanya. Dan benar, Robert menemukan ponsel Stella berada di saku celananya.


Pagi harinya Stella masih belum sadarkan diri. Robert memandang Stella lama dan dia mengecup bibir Stella. Sangat nikmat rasanya bibir itu. Tak lama pelayannya memberi kabar bahwa mobil yang di depan massionnya sudah tidak ada. Dengan segera Robert membawa Stella keluar dari kota.


*Alt Sankt Johann, Swiss... *


Robert membawa Stella ke villa yang berada di Alt Sankt Johann, Swiss. Sebuah pedesaan kecil yang menyuguhkan pemandangan gunung yang sangat luar biasa indah. Itu villa miliknya jika Robert berlibur bersama teman-temannya.


Robert menggendong Stella masuk ke kamarnya. Stella mulai mengerjapkan matanya dan terkejut karena dirinya berada di dalam gendongan Robert. Stella langsung mengedarkan pandangannya dan berhenti ke arah jendela. Dia tau dirinya sedang jauh dari kota saat ini.


"Apa sebenarnya maumu Robert. Biarkan aku pulang." Stella sedikit memberontak di gendongan Robert. Tenaganya belum pulih dengan benar.


"Aku akan menikahimu di sini, dan kita akan tinggal di sini baby." ucap Robert santai.


"Kau gila Robert kau gila." teriak Stella yang sudah meneteskan air matanya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE