My Hero My Love

My Hero My Love
Pengganggu



Satu setengah jam sebelum Stella berangkat...


Setelah menutup panggilan telpon dari Stella, Edy langsung menghubungi anak buahnya untuk menjemput Stella. Tak main-main Edy mengirim 10 anak buah untuk melindungi Stella. Karena lawan yang di hadapi memiliki koneksi yang cukup baik di sini.


Edy mengingat saat Stella berkata bekerja di resort. Dengan cepat dia mencari tau apa saja yang di kerjakan Stella selama 2 minggu terakhir ini. Tak butuh lama Edy langsung mendapat semua informasi tentang Stella.


Dari kejauhan Edy melihat Bossnya sudah turun dari podium, Edy berlari menghampiri Shane dan menceritakan semuanya tentang Stella. Shane langsung mengumpat dan mengutuk dirinya.


"Argghh SHITTTT..!!" umpat Shane keras.


"Siapkan mobil. Kita berangkat sekarang. CEPAT." bentak Shane pada Edy.


Shane bergegas menuju resort tempat Stella berada. Betapa bodoh dirinya. Dia baru sadar selama ini sudah sangat mengacuhkan Stella. Padahal mereka baru saja menjalin hubungan. Jelas Stella marah padanya. Bahkan saat Stella sudah mendapat pekerjaan pun Shane tidak tau. Shane terus saja mengumpat dirinya.


Selama ini Shane berpikir dia harus cepat menyelesaikan pekerjaannya itu, karena dia akan membawa Stella ikut bersamanya ke Canada untuk dia perkenalkan kepada orang tuanya. Tapi tak di sangka dia malah terlalu asyik dengan kerjaannya dan tak mempedulikan Stella sama sekali. Lucu sekali dirinya itu. Dulu dia yang meminta Stella untuk bersamanya hingga Stella mau menerimanya. Setelah Stella mau bersamanya, justru dia yang menyakitinya.


Sesampainya di resort Shane langsung mencari keberadaan Stella. Saat akan masuk lobby dia menabrak Denize, Danize yang melihatnya memandang ke arah Shane tajam. Bukankah ini pria yang tadi dia liat di tv bersama model itu? Model yang Stella benci itu? Benarkah?


Shane tak mempedulikan Denize yang terjatuh dia hanya ingin cepat bertemu kekasihnya. Dia bertanya pada resepsionis di mana Stella berada. Denize yang tidak terlalu jauh, mendengar ucapan pria itu yang menanyakan keberadaan Stella.


"Kau mencari Stella tuan?" ucap Denize yang agak meninggikan suaranya.


"Kau mengenalnya? Di mana dia?" tanya Shane yang melihat ke arah Denize.


"Aku kekasihnya. Di mana Stella nona?" tegas Shane mengatakan hal itu pada Denize.


"Lalu model yang bersama anda tadi siapa?" sedikitnya Denize sudah memahami kenapa tadi Stella menangis dan berkata membenci wanita itu.


"Maksudnya? Saya hanya bertanya di mana Stella, bukan menanyakan hal lain." Danize membuat Shane bingung, masalahnya dia menanyakan di mana keberadaan Stella bukan yang lain.


"Karena Stella menangis saat melihat berita anda di tv bersama model itu." jelas Denize yang membuat Shane kaget.


"Dia menangis sambil menunjuk model itu dan berkata dia membencinya." kalimat terakhir Denize membuat Shane semakin geram mengingat kejadian tadi.


Sebenarnya saat di podium tadi Shane sudah akan turun, namun pihak perusahaan ingin Shane berfoto di depan awak media untuk di jadikan foto profile di surat kabar yang akan membahas proyeknya itu. Tapi tiba-tiba Sherli yang selama dua minggu ini mendekatinya datang dan menggandeng tangannya. Shane bukannya tidak menolak, tapi saat Shane akan di ambil foto tiba-tiba Sherli naik dan menggandeng tangannya saat awak media sedang merekamnya, pas sekali moment itu. Jadi terlihat seperti dia bahagia bersama Sherli.


Sherli ternyata wanita yang mencium leher Shane saat di club. Dia di bawa Michael untuk menemani mereka di club, dan ternyata Sherli yang melihat Shane langsung terpesona dan dalam dua minggu ini gencar sekali mendapatkan Shane. Shane sampai jijik melihatnya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤ 


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE