
"Aku tidak tau pada siapa lagi harus aku mintai tolong, kebetulan tadi kau muncul. Temanku pernah menjadi klien perusahaanmu ini, makanya itu aku tau kalau ini adalah kantor milikmu. Aku sudah sangat lelah dua tahun ini." jelas Xena pada Alex.
"Kau tinggal di mana sekarang?" tanya Alex.
"Aku masih tinggal bersama suamiku Lex." jawab Xena menunduk.
"Kau tak ada rumah atau apartemen untuk sementara selama proses perceraianmu?" tanya Alex kembali. Dan Xena menjawabnya hanya dengan menggelengkan kepalanya.
"Kau tinggallah di apartemenku dulu saja. Nanti biar asistenku yang memberimu untuk akses masuk ke sana." jawab Alex. Alex hanya ingin membantu Xena saja.
"Terima kasih Lex telah membantuku. Aku tak tau harus membayarmu dengan apa." ucap Xena masih dengan isak tangisnya.
"No problem." jawab Alex dan dia kembali ke kursi kebesarannya.
"Kalau begitu aku pergi dulu, sekali lagi terima kasih Lex." ucap Xena dan berlalu pergi.
"Aku akan mengatakannya pada Killa nanti, aku tak ingin dia salah paham nantinya." gumam Alex dalam hatinya.
Alex menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. Dia tak bisa lama-lama meninggalkan Killa. Lebah saja tak bisa lepas dari madu, apalagi dia pikirnya.
Karena memang terlalu banyak pekerjaan Alex di kantor sehingga dia lupa waktu tak menghubungi Killa. Padahal sedari tadi Killa sudah menghubunginya. Hingga pukul delapan Alex tak menjemputnya. Akhirnya Killa pulang dengan menggunakan taxi online.
Sekitar jam 10 malam baru Alex ingat dengan Killa. Dan dia melihat ponselnya yang sudah banyak panggilan dari Killa.
Dia segera menghubungi Killa dan langsung pergi dari ruangannya. Sayangnya Killa tak mengangkat panggilan telponnya. Alex dengan cepat melajukan mobilnya. Sekarang Killa sudah tinggal di mansion Alex sejak sebulan lalu. Meski demikian Killa setiap weekend selalu menginap di mansion Jake. Dia tak tega meninggalkan orang tuanya. Sayang sekali Killa dengan kedua orang tuanya itu.
Sesampainya Alex di mansion, dia langsung masuk menuju kamarnya yang ternyata Killanya sudah terlelap. Alex dengan cepat membersihkan dirinya ke kamar mandi kemudian mendekati Killa dan duduk di pinggir ranjang. Dia mengelus pipinya dan mengecup bibirnya pelan.
"Maaf honey, pekerjaanku tadi terlalu banyak hingga aku harus melupakan tugasku untuk menjemputmu dan mengabarimu. Maafkan aku honey." jelas Alex yang masih memandangi istrinya yang tertidur.
Killa terbangun dan melihat Alex di depannya. Dia tersenyum samar pada Alex. Dan Alex kembali mengecupnya singkat.
"Masih ingat pulang sayang?" tanya Killa lembut tapi terasa menusuk hati.
"Maafkan aku honey, aku benar-benar larut dalam pekerjaanku tadi. Karena banyak sekali yang harus aku selesaikan hari ini. Aku janji tak lagi seperti ini." jelas Alex dan mencium punggung tangan Killa.
"Hmm, tidurlah sini peluk aku." ucap Killa yang menepuk-nepuk tempat tidur di sampingnya.
Alex menurut saja, dia melepas bathrobenya dan menyisakan celana speedonya saja. Dia naik ke ranjangnya dan membawa Killa dalam pelukannya. Dia salah kali ini, selama ini Alex sama sekali tak pernah melupakan Killa. Apalagi sebulan ini Killanya sangat sensitif. Karena itu juga dia tak meminta jatahnya malam ini, dia cukup memeluk Killa dalam tidurnya. Padahal selama ini tak pernah satu hari pun dia lewatkan tanpa berhubungan badan dengan Killa.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE