
Usai acara, di manssion hanya terlihat keluarga inti dan 2 sahabat Jake. Mereka akan menikmati makan malam bersama. Rencananya Jake akan memberitahukan keluarganya sekarang atas kehamilan El dengan bayi-bayi kembarnya.
Saat makan malam berlangsung Jake memberitahukan perihal itu dan di sambut bahagia oleh keluarganya. Apalagi ketika Jake mengatakan bayinya kembar tiga, Rose tak kuasa menahan tangisnya. Dia membayangkan betapa ramainya keluarganya nanti.
Setelah tangis haru keluarga mereka berkumpul di ruang tengah dan sedikit obrolan ringan. Tak lama semuanya masuk kamar masing-masing.
Jake masuk kamar dan melihat istrinya yang sudah masuk terlebih dulu ternyata sudah tidur dengan kaki menggantung dan masih menggunakan gaun dan sepatunya. Jake yang melihatnya tersenyum dan mencium bibir dan kening istrinya. Lalu membenarkan posisi tidurnya. Jake juga melepas sepatu dan Gaun yang dikenakan El, hingga hanya menggunakan pakaian dalamnya saja, dan menyelimuti tubuh istrinya.
Jake sendiri langsung ke kamar mandi dan tak lama ikut bergabung dengan istrinya di ranjang dan tidur karena lelah seharian.
Pagi harinya El terbangun lebih dulu.
"Sayang.." ucap El yang membangunkan suaminya dengan menciumi wajah Jake. Jake yang merasa geli terbangun.
"Kau sudah bangun honey?" tanya Jake dengan suara serak khas orang bangun tidur.
"Hmm, Aku mau honey.." ucap El yang membuat suaminya bingung. El mencium lehernya dan turun ke dada Jake. Jake mengerti isyarat istrinya dan otaknya on 90%.
"Dengan senang hati honey." jawab Jake dan langsung mengambil posisi di atas El. Namun El menahannya.
"Stop. Aku ingin di atas sayang. Please?" mohon El. Jake tertawa pelan dan mengikuti kemauan istrinya.
Jake memegangi tangan El, namun El dengan cepat mengunci tangan Jake keatas. Dan dia mulai turun ke pusar dan bermain-main di pusar Jake. Jake kembali mendesah dan tubuhnya semakin bergelinjang. Dia ingin mengambil alih permainan tapi di tahan kembali oleh El.
"Belum saatnya sayang. Aku masih ingin bermain." ucap El dan mengerlingkan matanya.
"Kau benar-benar mempermainkanku honey. Cepat masukkan honey aku sudah tidak tahan." teriak Jake dan membuat El tertawa.
Cukup lama El mempermainkan suaminya. Dan akhirnya dia sendiri tak tahan dan masuk ke permainan inti. Dia mulai menaik turunkan pinggulnya dengan pelan, tangannya kini tertahan di dada Jake. Jake mendesah kembali. Jake sudah tidak tahan kali ini, karena permainan El yang lambat semakin membuatnya tidak tahan menahan gairahnya yang sudah di ubun-ubun. Akhirnya dia memutar posisi dan sekarang dirinya berada di atas tubuh El.
El yang melihatnya hanya tertawa. Jake memasukkan kembali miliknya dan menaik turunkan pinggulnya, semakin lama goyangannya semakin cepat. Dan saat mencapai puncak mereka berteriak bersama. Jake mengakhiri permainannya dengan mencium kening dan Bibir El.
"Aku lapar sayang." ucap El dengan manja. Jelas saja perutnya lapar. Masih pagi dia sudah meminta permainan ranjang dari suaminya dan itu berlangsung hingga hampir dua jam. Sedangkan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi.
"Baiklah kita akan makan. Kita ke kamar madi dulu." jawab Jake dan menggendong istrinya masuk kamar mandi.
Rose memang sengaja menyuruh keluarganya untuk tidak membangunkan Jake dan El untuk ikut sarapan, karena dia mengerti kebutuhan pengantin baru.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK, TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE