My Hero My Love

My Hero My Love
Kau boleh memakanku



Shane pulang ke negaranya menggunakan pesawat komersil, Dia tak ingin lagi menyia-nyiakan waktu yang ada bersama Stella. Dia akan segera memperkenalkan Stella pada orang tuanya. Di dalam pesawat Stella masih tetap diam, tapi tangannya terus saja bergelayut di lengan Shane.


Mereka menikmati perjalanannya yang akan menghabiskan waktu sekitar delapan jam perjalanan. Shane hanya memeluk Stella dan terkadang mencium puncak kepalanya.


Tak terasa mereka akan segera tiba. Edy sudah menyiapkan mobil di bandara untuk membawa boss dan nonanya ke penthouse. Terlalu lelah hari ini buat mereka. Shane baru akan membawa Stella ke rumah orang tuanya besok. Dia ingin membuat Stella terlihat sempurna di depan orang tuanya.


Sesampainya di penthouse Stella langsung membersihkan dirinya begitu juga dengan Shane. Shane sudah menyiapkan baju Stella di walk in closetnya. Kali ini Stella akan tidur di kamar Shane. Beda dengan pertama kali dia tinggal di sini. Dulu dia tinggal di kamar yang biasa di pakai Killa jika menginap di penthouse Shane. Karena rasa lelah dan masih jet lag mereka langsung tertidur, dengan Shane yang memeluk Stella dari belakang.


Shane belum memberitahukan Stella kalau hari ini dirinya akan membawa Stella ke manssion orang tuanya. Dia akan memberi Stella kejutan. Shane sudah siap dengan kemeja hitamnya dan terlihat tampan seperti biasanya. Begitu pula dengan Stella yang tampak cantik dengan pakaian yang di siapkan Shane, dia hanya mengepang rambutnya sehingga leher putihnya terekspos. Dan itu sungguh membangunkan gairah Shane. Shane yang tidak tahan melihatnya langsung mendekat dan menciumi leher Stella yang wangi itu.


"Handsome stop it," ucap Stella yang sudah sangat geli dengan apa yang di lakukan Shane di lehernya.


"Aku suka wanginya honey. Kau sangat menggodaku." Stella tersenyum mendengarnya.


"Kau akan lebih tergoda jika menikah denganku handsome." Stella mngerlingkan matanya dan menggigit bibirnya dengan pose sexynya. Shane yang melihatnya gemas dan mencium bibir Stella hingga lipstik yang di pakai Stella agak berantakan.


"Shane kau sudah merusak riasanku. Nanti saja saat pulang dari makan malam baru kau boleh memakanku. Okey." Stella tersenyum nakal dan kembali masuk ke ruang riasnya untuk memoles kembali bibirnya dengan lipstik.


"Aku akan menagihnya honey." jawab Shane dengan senyum jahatnya. Entah apa yang ada di pikiran Shane nanti




"Kau akan segera tau honey." jawab Shane sambil mencium tangan Stella.


Mereka saat ini sudah dalam perjalanan. Shane sudah menceritakan semua pada orang tuanya. Dan El menyambut bahagia kabar itu. El sudah sibuk mulai pagi menyiapkan kedatangan sang calon mantu. Jake sampai ikut sibuk dengan ulah istrinya itu. Pasalnya sudah ada pembantu yang menyiapkan semuanya, tapi El tetap saja sibuk melakukan ini itu. Pusing Jake.


"Honey berhentilah, mereka semua sudah menyiapkan persiapannya dengan baik. Kau duduk saja di sini bersamaku." El hanya ingin terlihat sempurna untuk menyambut calon mantu pertamanya. Apa salah?


"Kalau seperti ini kau akan kelelahan honey." ucap Jake yang sudah memeluk istrinya dari belakang dan bertengger di ceruk leher El.


"Aku gugup sayang melihat calon mantuku. Akhirnya Shane-ku sudah akan menikah." El bahagia sekali hingga membuat Jake gemas.


"Shane kita. Dan jangan seperti ini honey, saat wajahmu menggemaskan seperti ini kau akan membangunkan jonny." goda Jake dan membuat El memukul lengan suaminya itu.


"Kau ini selalu saja nakal." jawab El dan membalikkan tubuhnya menghadap Jake lalu mengecup sebentar bibirnya. Jake tentu saja menyambut ciuman istrinya itu.


Sedangkan Killa yang baru datang dar lantai dua tersenyum dengan tingkah kedua orang tuanya itu. Dia bersyukur karea memiliki keluarga yang lengkap. Bahkan orang tuanya masih saja seperti pengantin baru.


**JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤ **


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE