
Stella melihat jam dan ternyata sudah pukul 8 malam. Dia sudah melewatkan makan siang dan makan malamnya, tentu saja itu membuat perutnya bernyanyi indah di dalam sana.
Stella membereskan mejanya dan segera mampir ke restoran depan perusahaannya. Perutnya sudah tidak bisa di tahan lagi. Kantor sudah terlihat sepi, hanya ada beberapa karyawan saja. Dia menaiki mobilnya dan langsung meluncur ke Restoran.
Di restoran Stella langsung memesan banyak menu, karena perutnya butuh asupan yang banyak. Sambil menunggu makanannya datang dia mengecheck ponselnya yang ternyata banyak sekali panggilan dari tuan handsomenya.
"Ah tuan handsome menghubungiku." teriaknya senang. Diabtak menyadari ada orang di belakangnya yang sedang tersenyum bahagia melihat Stella yang kegirangan.
"Aku telpon tian handsome saja. Mungkin dia merindukanku. ucapnya ngasal. Stella langsung menekan mode panggilan video pada Shane. Dan Shane dengan senang hati mengangkatnya.
"Halo tuan handsome.. Aku merindukanmu..." teriaknya yang membuat pengunjung restoran melihat ke arahnya. Dia masih tidak menyadari bahwa Shan berada di restoran.
"Kau sedang apa? Aku menelponmu dari tadi." Shane membuat suaranya sedatar mungkin.
"Banyak sekali pekerjaan yang harus aku selesaikan, Dan aku memode getar ponselku. Jadi aku tidak tau kalau tuan handsome sedang mencariku, Sekarang aku akan makan di restoran.". jawab Stella sambil memanyunkan bibirnya. Shane bahagia melihat senyum itu. Dia sangat merindukannya.
"Kau sedang apa tuan handsome?" tanyanya kembali.
"Aku sedang melihatmu menunggu makanan datang." sontak membuat Stella langsung mengedarkan pandangannya. Saat dia menoleh ke belakang. Dia melihat Shane duduk di meja pas di belakangnya.
Stella maaih terdiam dan memastikan apakah benar itu adalah tuan handsomenya.
"Tuan handsome?" gumamnya pelan.
"Iya bener tuan handsome. Aahhhhhh aku merindukanmu tuan." Stella berlari dan memeluk Shane. Kaget sekali Shane dengan reaksi Stella yang memeluknya. Tapi dia senang dan tidak menolak pelukan Stella. Sedangkan pengunjung sudah menoleh ke arahnya yang menurut mereka mengganggu acara makannya.
Shane membalas pelukan Stella dan menggosok pelan kepalas Stella.
"SHIITTT.. Apa yang dia lakukan?" batin Shane.
Shane sudah salah tingkah, karena takut ada orang yang melihat kalau si jonnynya sudah bangun. Untuk menghilangkan rasa malunya Shane mengajak Stella untuk duduk kembali.
"Hufffttg hampir saja, Dan kau, bagaimana bisa hanya dengan hal macam itu kau terbangun hah?" batin Shane yang kesal dengan si jonny.
Setelah mereka duduk, makanan pesanan Stella pun datang. Shane sudah tak kaget lagi dengan selera makan Stella yang terbilang banyak bagibseorang wanita. Seperti saat ini, sepertinya Stella sedang kelaparan. Karena satu meja sudah sangat penuh dengan makanan.
"Kita makan dulu ya tuan handsome, kau paati juga lapar bukan? Setelah itu aku akan kangen-kangenan lagi dengan tuan handsome." ucapnya dengan mengedipkan matanya.
"Terserah kau saja." Shane hanya menjawabnya dengan senyumam. Padahal dalam hatinya dia tersenyum lebar mendengar ucapan Stella.
Tak lama keduanya sudah menghabiskan makanannya.
"Aku lelah, aku ingin istirahat saja." ucap Shane yang memang dia kelelahan dengan perjalanannya, dan belum lagi dia mencarinya dengan membawa mobil sendiri.
"Baiklah kau tidur di apartementku saja yah tuan handsome." Stella berdiri dan menarik tangan Shane.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lula follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE