
Shane dan Stella sudah kembali ke penthousenya. Begitu juga dengan Cyntia dan Ariel mereka sudah kembali ke New York. Ariel yang mengetahui bahwa Cyntia juga tinggal di New York sangat bahagia. Bahkan saat pulang Cyntia ikut dengan Ariel menggunakan pesawat pribadinya.
Mereka berdua mendapat kado dari mommy and daddynya untuk honeymoon di Northern light resort. Mereka akan berada di sana selama satu minggu. Pekerjaan di kantor sudah ada dua asisten yang mengurusnya. Jadi boss bebas untuk pergi honeymoon.
Perjalanan yang mereka tempuh akan memakan waktu 6 jam perjalanan. Mereka hanya berangkat berdua saja. Shane ingin moment ini dia gunakan dengan baik untuk membuat anak sebanyak-banyaknya dengan Stella. Mungkin setelah sampai resort, mereka tak butuh keluar kamar. Itulah pikiran Shane.
Mereka sampai resort sore harinya. Stella menikmati pemandangan yang begitu indahnya di resort itu. Matanya menerawang jauh entah apa yang sedang di pikirkannya. Jika dulu untuk menginap di tempat seperti ini saja dia tak pernah membayangkan. Tapi semuanya sekarang seperti air yang mengalir tanpa ada hambatan. Entah di kehidupan sebelumnya perbuatan baik apa yang sudah Stella lakukan.
Shane selesai memasukkan koper mereka, dia melihat Stella yang berdiri di dekat jendela. Dia peluk Stella dari belakang dan wajahnya dia tenggelamkan di ceruk leher Stella. Dia ciumi lehernya yang wangi. Stella hanya tertawa geli melihat tingkah suami handsomenya itu.
Stella membalikkan badannya dan memeluk pinggang suaminya. Dia daratkan kecupan bibirnya sebentar dan dia kecup lagi hingga membuat Shane gemas dan akhirnya dia menahan leher Stella agar dia bisa mencium Stella lebih dalam. Mereka berciuman cukup lama sampai membuat nafas Stella tak beraturan.
Shane melihat wajah istrinya sebentar dan lanjut mencium leher jenjang stella. Dia beri kissmark di setiap sudut leher Stella. Dan tangannya di gunakan untuk melepas pakaian Stella satu persatu hingga polos.
Dia membawa Stella ke ranjang untuk melakukan hal yang lebih jauh. Dia nikmati tubuh istrinya tanpa terkecuali. Sejam sudah Shane melakukan foreplay di tubuh Stella. Dan berakhir dengan penyatuan diri. Dia benar-benar menikmati tubuh istrinya yang masih sempit itu. Hingga mencapai titik kepuasan, Shane semburkan benih premiumnya didalam rahim Stella.
Mereka melakukan sampai dini hari. Entah berapa kali Shane menyemburkan benih premiumnya di dinding rahim Stella. Bayangkan saja betapa lelahnya Stella melakukan itu sejak mereka tiba sore hari hingga dini hari menjelang subuh. mereka hanya berhenti saat makan malam untuk makan saja. Apa Shane meminum obat kuat ya? Itu saja yang ada di kepala Stella saat ini.
Sudah empat hari mereka berada di resort. Dan benar saja selama di resort tak ada sama sekali kegiatan jalan-jalan di luar. Shane benar-benar tak membiarkan Stella menganggur. Mereka keluar hanya pada waktu makan saja. Setelahnya langsung kembali ke kamar dan Shane terus mengeksplor tubuh istrinya tanpa henti. Keturunan Graham memang super yah. 🤭
Bagaimana caranya Stella tidak cepat hamil kalau seperti ini cara Shane memanjakan istrinya? Sudah berapa kali benih premiumnya menerobos dinding rahimnya? Super sekali.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE