
Keluarga Graham sudah siap untuk menyambut kedatangan calon keluarga barunya. Hanya tinggal Ariel saja yang tidak bisa hadir di acara pertemuan ini. Pekerjaannya sungguh sangat membuatnya sibuk.
Dalam perjalanan Shane terus saja menciumi tangan kekasihnya itu. Hingga Shane memasuki gerbang tinggi dan saat pintu itu dibuka, mulut Stella ternganga melihatnya. Sungguh luar biasa sekali manssion ini. Siapa pemiliknya? Dan kenapa Shane membawanya ke sini? Bukankah mereka akan makan malam? Banyak sekali pertanyaan yang ada di otak Stella saat ini.
Saat memasuki rumah utama Stella semakin di buat takjub dengan arsitektur rumah yang begitu indah menurutnya. Siapa yang mempunyai rumah seperti ini? Atau ini bukan rumah pikir Stella. Bergidik ngeri Stella memikirkan seperti apa kekayaan yang orang ini miliki. Banyak sekali rumah-rumah di mansion ini. Apa rumah-rumah ini punya satu orang? Ahh entahlah, Stella tak ingin ambil pusing. Tapi jika ini rumah utama lalu rumah-rumah yang ada di dalam mansion ini rumah siapa? Teriak Stella dalam hatinya, betapa kecil dirinya jika melihat mansion ini.
"Oh God... Sebenarnya dengan siapa aku berhubungan?" teriak batin Stella.
"Hy sayang, bagaimana kabarmu?" ucap El yang baru turun dari lantai atas dan memeluk Stella. Stella bingung siapa nyonya cantik yang ada di depannya ini? Sungguh angun sekali.
"Iya hy.. nyonya." jawab Stella yang sedikit terbata menjawab nyonya cantik yang ada di depannya itu.
"Panggil aku mommy sayang, sebentar lagi kau akan menjadi anakku juga. Aaahhh cantik sekali sih mantu mommy ini." El terlihat bahagia sekali melihat Stella yang cantik. Sedangkan Stella yang bingung hanya diam saja.
"Anak? Mantu? Maksudnya apa Nyonya, saya tak mengerti." batin Stella.
"Ini mommy ku honey, kita sekarang berada di mansion daddy. Kita akan makan malam di sini. Aku ingin mengenalkanmu pada keluargaku, dan ingin segera meresmikan hubungan lebih jauh." jelas Shane yang membuat kaki Stella tiba-tiba lemas. Siapa sebenarnya Shane ini. Jadi pemilik mansion yang membuatnya speechless itu milik calon mertuanya? Upss. 🤭
"Kau tidak membicarakan ini padaku Handsome. Dan siapa kau sebenarnya?" tanya Stella yang memicingkan matanya tajam dengan suara pelan. Jelas saja Shane tertawa mendengarnya. El yang juga mendengar pertanyaan itu juga tersenyum dan mendekati Stella.
"Kau lucu sekali sayang, kau jangan takut kita tidak akan menyakitimu. Dan ini daddy Shane suami mommy. Apa kau tau sayang kalau Shane mempunyai saudara kembar?" El memperkenalkan Jake pada Stella, dan Jake menyambut Stella dengan pelukan dan mengacak pelan rambut Stella.
"Kau milikku ingat." tegas Shane dengan melihat Stella dengan mata tajamnya. Dan Stella ikut tertawa dengan Shane yang sudah mengeluarkan sikap posesifnya.
"Dan ingat jangan panggil nyonya, tapi mommy. Okey sayang?" El mengingatkan Stella agar dia terbiasa memanggilnya mommy.
"Kakak.." Teriak Killa dari tangga. Apa Shane memiliki adik pikir Stella.
"Kau kakak iparku? Cantik sekali, aku Killa." ucap Killa yang langsung memeluk Stella. Shane langsung terlupakan sepertinya.
"Terima kasih." jawab Stella yang membalas pelukan Killa. Kenapa keluarga ini punya wajah yang tampan-tampan dan cantik sih. Jadi iri kan Stella. Tapi gadis cantik ini wajahnya mirip sekali dengan Shane.
"Aku kembaran kakak Shane kakak ipar, kita kembar tiga. Dan aku yang paling cantik dan paling muda." lembut sekali gadis ini berucap. Stella suka sekali melihat Killa. Dan tunggu dia bilang apa tadi, kembar tiga? Stella melihat ke arah Shane.
"Iya kami tiga bersaudara, dua laki-laki satu perempuan." Shane seolah mengerti isyarat mata Stella.
"Really? Oh God.. It's amazing. I want." teriakan Stella membuat seluruh isi rumah tertawa mendengar jawaban Stella. Shane yang mendengarnya terlihat paling bahagia.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE