My Hero My Love

My Hero My Love
Mencari keberadaan Stella



Swiss....


Pagi hari Stella sudah bangun, dia siap untuk melakukan aktivitasnya kembali. Dia berangkat dengan membawa mibilnya sendiri menuju perusahaan Aleron. Sampainya di tempat parkiran dia melihat ada kejanggalan di mobil seberang yang sedikit memojok ke dalam. Terlihat mobil bossnya sedang berhoyang. Ternyata oh ternyata bossnya sedang main celap celup dengan wanita bayarannya.


Itu yang paling Stella tidak suka dari bossnya, kebiasaan main wanita telah menempel kuat di jiwanya. Dan terkadang tak memandang waktu dan tempat. Ya seperti sekarang ini. Padahal Stella sangat menyayangkan hal itu karena Robert adalah pria yang cukup tampan. Jika dulu dia tak bersama Alfred mungkin dia terlena dengan Robert. Bagaimana tidak, jika setiap ada waktu Robert selalu saja memepet Stella di kantor.


Tapi Stella tak pernah ambil pusing dengan hobi bossnya itu. Karena dia memang tidak memilik hubungan apapun dengannya.


Setibanya di ruangan Stella sudah di sambut dengan tumpukkan file-file yang sudah menunggunya. Seminggu lamanya dia meninggalkan kantor. Tentu saja kerjaannya banyakbyang dia tinggalkan. Tapi dia senang karena bisa membuat dirinya sibuk dari masalahnya. Dia memang sudah tak peduli dengan Alfred tapi rasa pengkhianatan itu masih terasa nyata.


Shane yang selalu membantunya untuk bangkit dan tak lagi memikirkan hal yang tak akan berguna untuk masa depannya itu. Karena jelas masa depannya masih sangat panjang.


Seharian itu dia sibuk dengan kerjaannya sampai melewatkan makan siangnya. Dan sekarang sudah hampir menjelang malam tapi dirinya masih saja berada di ruang kantornya. Dia tak memeriksa ponselnya. Apalagi ponselnya dalam mode getar.


Padahal ada seseorang di luar sana yang sedang mencarinya. Ya, Shane sudah sampai Swiss sejam yang lalu. dan dia akan langsung menuju apartement Stella. Tentu saja Edy yang mencari alamat di mana Stella tinggal. Dia akan menempuh waktu satu setengah jam menuju apartement Stella.


Saat sudah berada di apartement Stella, Shane langsung mengetuk pintu apartement Stella tapi tak ada sahutan dari dalam. Lalu Shane mengambil ponselnya untuk menghubungi Stella. Stella juga tak mengangkatnya. Sampai beberapa kali Shane menelpon tapi masih tak ada respon. Kemana Stella pergi?


Edy sudah menyiapkan apartement di sebelah kamar Stella untuk Shane. Padahal dia ada Penthouse di Swiss. Dia selalu punya tempat singgah di setiap negara di mana perusahaannya berdiri.


"Edy cari Stella di kantornya," perintahnya tegas..


"Baiklah tuan." baru saja Edy ingin beristirahat tapi bossnya sudah memberinya tugas. Nasib jadi asisten.


Shane langsung menaiki mobil yang sudah di sewa Edy untuk perjalanan bossnya selama di Swiss. Edy sudah mengabarkan pada Shane bahwa Stella masih bekerja di kantornya. .


Shane mengemudikan mebilnya dengan cepat, dia ingin segera bertemu Stella. Sampai di kantor Ternyata Stella sudah pulang.


"SHIIITTT..." umpatnya dengan memukul setir kemudinya. saat Shane menjalankan mobilnya keluar perusahaan dia melihat Stella ada di restoran seberang kantor. Yang tadinya kesal, kini wajahnya sumringah seperti ada hujan setelah panas.


Dia memarkirkan mobilnya di restoran itu dan masuk menghampiri Stella.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lula follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE