My Hero My Love

My Hero My Love
Di dalam mobil



Tak terasa kehamilan Stella sudah masuk minggu ke 37. Itu berarti sebentar lagi dia akan melahirkan. Semakin hari Stella semakin aktif. Karena kata mommynya jika semakin banyak bergerak maka persalinannya akan semakin mudah. Stella sekarang sudah tinggal di mansionnya sendiri yang Shane beli. Dan jaraknya hanya sepuluh menit dari mansion Jake.


Selama kehamilan tua Stella, mommy El tinggal bersamanya. Semua kebutuhan Stella El yang menyiapkannya. Hari ini rencananya Stella ingin memberikan makan siang untuk suaminya. Padahal El dan Shane tak memperbolehkan Stella keluar pada kehamilanya yang semakin besar ini.


Stella di temani El berangkat menggunakan Sopir untuk ke perusahaan. Dirinya belum memberitahukannya pada Shane. Tiba-tiba saat di perjalanan menuju perusahaan, perut Stella merasakan mulas yang luar biasa. Rasanya sudah ingin keluar.


"Mom perutku..perutku sakit sekali.." ucap Stella meringis dan sudah berkeringat dingin. Dia mencengkram jok mobil dengan kuat.


"Sayang sepertinya kau akan melahirkan. Pak tolong ke rumah sakit segera." jawab El yang sedikit mengeraskan suaranya.


"Baik nyonya." jawab pak sopir.


"Mom aku tak kuat mom,, Anakku sudah mau keluar mom." teriak Stella yang sudah menyandarkan tubuhnya. Dan El membantu Stella untuk tidur terlentang di jok mobilnya.


"Tahan sayang sebentar lagi kita akan segera sampai rumah sakit." El juga bingung harus berbuat apa kalau sudah seperti ini. Bahkan tangan El juga kena sasaran cengkraman Stella.


"Mom aaaagggrrrhhhh....eeegghhh...eegghhh..." teriak Stella yang sudah tak kuat menahan sakitnya.


"Sabar sayang tahan yah, seben..." sebelum El meneruskan perkataannya Stella kembali berteriak.


"Aaaagggrrrhhhhhhhhhh..." teriak El dengan kerasnya dan tekanan teriakkan Stella itu membuat anaknya langsung keluar. Untung saja El sudah membuat tubuh Stella tertidur, sehingga bayinya yang sudah lahir itu tak jatuh kebawah. Si kecil sudah meluncur aja.


Owekk...owekkk..owekkk..


"Sayang...sayang.. bangunlah." sungguh El bingung sekali dengan kondisinya saat ini. Masih dengan tangannya yang penuh darah dan air ketuban Stella dia menghubungi Shane.


"Shane cepatlah kerumah sakit sekarang. Stella sudah melahirkan di dalam mobil." ucap El dan langsung mematikan panggilannya.


"WHAT..?" teriak Shane kaget dan langsung berlari keluar ruang kerjanya.


Apa maksud mommy, Stella melahirkan di dalam mobil? Oh God... What happened? Itulah yang ada dipikiran Shane. Shane membawa mobilnya dengan kecepatan penuh. Untung saja siang itu kondisi jalan tak terlalu ramai. Sehingga Shane bisa meluncur dengan bebas menuju Rumah sakit.


Sampainya di rumah sakit El di bantu sopir untuk memanggil perawat dan Stella segera di larikan ke UGD. Tubuh El yang penuh darah menjadi sorotan para pengunjung rumah sakit. El menghubungi Jake dan Killa untuk segera datang. Sedangkan Ariel belum El beritahu, biarkan Killa saja yang akan menghubunginya nanti.


Shane tiba di rumah sakit dia langsung menghubungi El. Shane berlari ke ruang  UGD tempat Stella dan mommynya berada. Dari jauh Shane melihat mommynya dan dia syok dengan darah yang sudah menempel seperti sablon di pakaian dan tangan mommynya itu.


PENGUMUMAN


Hay kakak, Othor mau kasih info sebentar lagi kisah Shane mau tamat. Other rencananya mau bikin lanjutan kisahnya Killa sama Ariel. Tapi enaknya di novel baru atau lanjut di sini aja ya? 🥰🥰


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE