
Tak terasa usia kandungan Killa sudah menginjak 33 minggu. Itu artinya satu bulan lagi dia akan melahirkan. Sudah hampir sebulan ini Killa tinggal di mansion Jake. Karena Alex takut sesuatu terjadi pada Killa. Apalagi mengingat tingkah Killa yang makin aktif.
"Sayang aku gendutan yah? Pasti setelah lahiran aku makin jelek." ucap Killa. Mereka sedang menikmati suasana romantis di dekat pantai. Duduk di pasir sembari menunggu matahari terbenam. Karena weekend, Alex mengajak Killa jalan-jalan.
"Kau selamanya selalu cantik honey." jawab Alex dan mencuil hidung mancung istrinya itu.
"Pasti bohong. Mulut lelaki semua sama." sindir Killa pada Alex. Karena Killa pernah menemukan Alex sedang makan siang berdua dengan rekan bisnisnya yang perempuan.
Padahal saat itu Alex bertiga dengan asistennya. Hanya kebetulan Killa memergokinya saat asisten Alex sedang ke kamar mandi. Sejak saat itu Killa terus saja membahas masalah itu dengan sindiran-sindirannya.
"Oh God honey, berapa kali aku katakan padamu. Aku bertiga saat itu dengan Clark juga. Kenapa masih juga tak percaya padaku?" kesal Alex. Padahal ke sini niatnya untuk membahagiakan istri. Tapi Killa terus saja menyalahkannya.
"Aku bertiga saat itu honey. Aku, Clark dan juga nona Rachel. Kau ingat sekali lagi kata-kataku. Aku tak akan pernah lagi suka dengan wanita. Karena wanita yang menjadi istriku adalah wanita sempurna." jelas Alex. Killa kembali tersenyum dan memeluk hangat tangan Alex yang sedari tadi melingkar di pinggangnya. Di puji seperti itu saja marahnya sudah hilang. Tapi nanti kalau Alex melakukan kesalahan sedikit saja pasti kembali di sindir. Pusing kepalanya.
"Kau itu sama seperti dengan matahari yang akan terbenam." ucap Alex menambahkan.
"Maksudnya apa?" tanya Killa yang tak mengerti.
"Saat terbenam, kau akan menyinari hari-hariku di sepanjang hidupku honey." jawab Alex dan mengecup rambut Killa lama.
Kembali Killa tersenyum malu-malu mendengar kata-kata Alex. lucu sekali istrinya itu Sebentar merajuk, sebentar tertawa, sebentar menangis, sebentar tersenyum. Seperti itu saja terus.
Karena itu juga Alex menyuruh Killa tinggal di mansion Jake. Dia tak ingin mood Killa buruk saat sendirian di rumahnya. Jika begitu pasti ada saja hal yang di tuduhkan Killa pada Alex saat pulang kerja jika jam pulangnya tak sesuai keinginannya. Jika seperti itu pasti Alex tak mendapat jatahnya.
Bahkan Killa sudah tak di perbolehkan Alex untuk datang ke butiknya jika tak bersama dirinya atau keluarganya yang lain. Alex memang sangat protektif sekali dengan Killa.
"Sayang kau ingin punya anak berapa?" tanya Killa
"Aku ingin anak laki-laki dan perempuan saja. Cukup 2 atau 3 sudah cukup untukku." jawab Alex yang tangannya sedang bermain-main di rambut Killa.
"Kenapa tak ingin punya anak banyak sayang?" sedangkan Killa ingin punya anak lima. Dia ingin rumahnya ramai dengan suara anak-anak kecil.
"Honey kita masuk saja yah, karena kau membahas itu. Punyaku sudah mulai terbangun. Aku takut dia menangis nanti jika tak segera di siram." ucap Alex yang sudah gatal ingin menikmati tubuh istrinya. Killa terus saja tertawa sambil menutup mulutnya. Bisa gitu ya, jika punya suami seperti suaminya ini.
PENGUMUMAN
Hai kakak..
Jangan pernah bosan sama novel othor ya kak.
Ceritanya selalu aku buat latar kehidupan luar negeri,
Jalan ceritanya juga gag terlalu ribet kayak sinetron.
Konfliknya ngalir aja waktu othor nulis dan itu sesuai imajinasi othor aja.
Dan jangan lupa juga mampir ke Novel yang lain yah kak. 🥰
● My Hero My Love (Jake dan El)
● Daniella (Ella dan Victor)
● I can't stop thingking about you (Anak ke dua Jake dan El ~ Ariel dan Cyntia)
Maaf ya kalau ada yang tidak sesuai. Karena othor masih baru di sini.
Terima kasih 🙏🙏
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤