
Esok paginya seperti biasa Killa sudah siap untuk berkerja. Dia turun ke bawah untuk sarapan dan menyapa kedua orang tuanya. Dia terkejut ternyata di bawa ada tamu dan ternyata tamunya itu adalah Harry. Harry adalah teman kuliahnya dulu. Dan Killa tak terlalu suka dengan Harry, karena Harry pernah menghamili teman satu angkatannya dan lari dari tanggung jawab.
Harry memang dekat dengan Killa karena Harry memang suka dengan Killa. Dan tak jarang dia sering mengantar Killa pulang. Jadi sedikit banyak mommy dan daddynya mengenal Harry. Tapi yang herannya sedang apa dia ke sini.
"Hai Killa," sapa Harry saat Killa baru turun dari tangga.
"Hai," ucap Killa singkat. Di sana sudah ada daddynya yang menemani Harry sedang El sedang menyiapkan sarapan pagi di dapur. Killa mencium daddynya dan ikut duduk di sofa. Karena sudah ada Killa Jake pergi untuk menemani El di dapur.
"Kebetulan lewat sini, jadi sekalian mampir. Kau semakin cantik saja Killa." ucap Harry basa basi. Killa semakin cantik? Jelas saja. Semakin hari harus semakin cantik.
"Terima kasih. Sebentar lagi aku akan berangkat kerja. Apa kau tak bekerja Harry?" sindir Killa halus.
"Of course, kalau begitu sekalian aku akan antar kau bekerja kalau boleh." jawab Harry yang tak tahu malu. Masalahnya Killa itu mengusir Harry dengan kata-kata halusnya, tapi ini malah tak peka sama sekali. Kesal kan Killa.
"Killa akan berangkat bersamaku. Hai honey.." ucap Alex yang tiba-tiba datang dan langsung mengecup singkat bibir Killa. Harry yang melihatnya sedikit kesal. Siapa pria ini tiba-tiba datang dan mencium Killa pikirnya.
"Hai Lex.." sapa Killa yang senang akhirnya ada yang menolongnya dari Harry.
"Kenalkan, aku calon suami Killa." ucap Alex tegas dan memberikan tangannya pada Harry.
"Hai aku Harry teman Killa." ucap Harry dengan senyum kecut.
"Hai Lex kau sudah datang sayang?" sapa El yang baru dari dapur.
"Yes mom." jawab Alex yang memeluk El dan Jake singkat.
"Harry, ayo ikut sarapan dengan kami." ucap El lembut.
Mereka menikmati sarapan paginya. Tak sedikit Alex mengumbar kemesraannya bersama Killa di depan Harry. Mommy dan daddynya tersenyum saja dengan tingkah bucin Alex pada anaknya. Setelah menyelesaikan sarapannya, Harry pamit pulang sedang Alex pamit untuk mengantar Killa dan dirinya kerja.
Saat di perjalanan ke kantor Alex mengintrogasi Killa kembali tentang Harry.
"Kau jangan dekat-dekat Harry honey, Aku tak suka. Dan lagi dia menyukaimu lihatlah tatapan matanya setiap kali melihatmu. Dan tatapan mata kesalnya saat aku merangkulmu tadi." jelas sekali kalau Alex cemburu. Dan itu membuat Killa tertawa pelan dengan kelakuan bucin Alex padanya.
"Yang penting aku tak menyukainya Lex. Just friend" jawab Killa masih menahan tawanya.
"Dan lagi untuk apa dia datang ke rumah daddy pagi-pagi sekali. Tak ada kerjaan sekali dia itu." kesal Alex. Apalagi tadi mommy menawarkan sarapan juga untuk Harry. Tentu saja Alex semakin kesal.
Killa menjadi pendengar setia Alex mengomel pagi ini. Killa memandangi Alex yang mengomel tanpa henti pada Harry. Lucu sekali kekasihnya itu.
"Apa aku salah menilaimu Lex? Kau terlihat tulus denganku, Apa aku harus menerimamu kali ini? Aku juga tak munafik kalau aku juga menyukaimu Lex. Lihatlah, jika sedang marah seperti ini kau cute sekali. Dan ternyata kau sangat tampan sekali. Kenapa aku baru menyadarinya?" batin Killa.
"Hey honey, hey.. Kau kenapa tak mendengar ak..." belum sempat Alex meneruskan kalimatnya Killa sudah memotongnya.
"I love you Lex."
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE