My Hero My Love

My Hero My Love
Agnes



Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam. Jake dan El sudah terlihat di lift. Mereka akan mampir sebentar untuk makan di restorant. Setelah keluar dari lift Jake menarik tangan El untuk memegang lengannya dan mereka berjalan menuju mobil Jake.


Lobby kantor sudah tampak sepi, hanya ada beberapa pegawai yang masih setia di kantor. Saat mereka keluar dari pintu masuk kantor terdengar suara teriakkan wanita memanggil nama Jake dan keduanya menoleh.


Jake yang sudah tau siapa yang memanggilnya langsung menuntut El untuk masuk mobilnya. Namun saat pintu mobil di buka tangan Jake sudah di pegang wanita itu. Ya benar dia adalah Agnes. Dia tak putus asa untuk mendapatkan Jake kembali. Agnes yang tak tau El adalah istri Jake menatap sinis padanya.


El ingat bahwa Wanita ini yang dulu pernah mencium suaminya. Tapi Jake pernah menceritakan tentang Agnes saat El tersadar dulu bahwa Agnes adalah mantan tunangannya yang dulu pergi meninggalkannya. Sudah tidak ada rahasia lagi di antara keduanya. Bukankah itu sudah cukup untuk membuat hubungan mereka semakin kuat.


"Jake aku mohon dengarkan penjelasanku dulu. Aku tau aku salah tapi aku mohon maafkan aku Jake. Aku masih sangat mencintaimu baby" ucap Agnes yang masih memegang tangan Jake kuat dan menariknya hingga dirinya bisa memeluk Jake.


Jake dengan cepat melepas dan mendorong Agnes hingga jatuh. Lalu Jake menarik El dan merangkulnya.


"Aku sudah menikah Agnes dan ini istriku. Dia wanita yang saat ini sangat aku cintai yang akan menemaniku seumur hidupku. Jadi menjauhlah dari hidupku dan carilah kebahagiaanmu sendiri." ucap Jake tegas. El yang mendengar ucapan Jake langsung memandangnya dengan rasa penuh cinta.


"See? Menjauhlah darinya. Dia adalah milikku nona." ucap El yang membuat Jake terkejut.


Jake suka sikap dewasa El kali ini. Di mencium puncak kepalanya dan masuk mobil tanpa memperdulikan Agnes yang masih jatuh di tempatnya tadi. Dia kaget akan kenyataan Jake yang sudah menikah. Tapi dia tak akan patah arang untuk mendapatkan Jake kembali.


Jake memberhentikan mobilnya di depan restoran dan keduanya makan malam di sana. Sejam mereka menghabiskan waktu makannya dan langsung pulang menuju manssion Jake. Manssion tampak sepi karena Rose sudah pulang ke manssionnya, jadi hanya ada mereka berdua. Sedangkan pelayan setiap usai makan malam mereka akan kembali ke paviliun di belakang manssion.


Keduanya langsung masuk kamar dan bergantian untuk membersihkan diri. Jake melihat istrinya sudah berbaring di atas ranjangnya. Jake yang lelah langsung ikut bergabung dan membuang bathrobenya yang tanpa menggunakan apa-apa lagi ke sofa dekat ranjangnya dan masuk ke dalam selimut yang sama.


Jake memeluk istrinya yang ternyata juga polos tak menggunakan apapun hingga tubuh mereka menempel sempurna. Jake merasa istrinya sedang menggoda dirinya. Sehingga Jake mencium bibir El yang masih terpejam dan tangannya sudah mulai menggerayangi tubuh El di dalam selimut.


El yang merasa geli membuka matanya dan langsung membalas ciuman suaminya dengan senang hati.


"Kau selalu memancingku honey," ucap Jake yang sudah berada di atas El.


"Aku ingin di atas sayang." ucap El memohon dengan mata kucingnya.


"No honey kau masih perlu belajar, dan aku gurumu sekarang. Jadi pelajari hingga kau bisa menjadi liar di atasku." jawab Jake yang mulai dengan adegan panasnya.


Permainan ini berlangsung hingga semalaman. Mereka tak pernah puas melakukannya. Hingga Jake melihat wajah istrinya yang mulai kelelahan, akhirnya dia menghentikan aksinya dan mengakhiri dengan mencium bibir El dan puncak kepalanya. Lalu mereka tidur bersama hingga menjelang siang. Kalau masalahranjang mah tak mengenal lelah lagi ya bun.