
Dua bulan sudah berlalu, Baby Arthur sudah semakin besar. Shane menyiapkan satu baby sister untuk membantu keperluan Stella. Sebenarnya Stella tak ingin ada baby sister dia ingin mengurus semua keperluan anaknya sendiri. Sebulan kemarin El juga membantu Stella mengurus baby Arthur dengan menginap di mansion Shane.
Baby Arthur juga semakin gembul dan berisi. Stella selalu memakan makanan yang bergizi untuk menjaga ASInya. Stella sayang sekali dengan Arthur. Arthur tak pernah lepas dari pengawasannya. Di mana ada Stella di situ Arthur harus ada. Lucu sekali Stella sudah seperti lem saja dia dengan Arthur. Bahkan Shane sampai terlupakan.
Hari ini El dan Jake menginap di mansion Shane karena El memaksa ingin menginap di sana, jadi terpaksa Jake mengikuti kemauan istrinya itu. Bahkan malam ini El memaksa ingin tidur dengan baby Arthur. Baby Arthur sungguh telah membuat keluarga Shane tergila-gila padanya.
Stella melihat suaminya baru pulang dari kantornya. Kasian sekali suaminya itu tak dia perhatikan dengan baik dua bulan ini. Mungkin hari ini Stella akan melayani suaminya, sudah dua bulan suaminya tak di belai juga. Pasti kering si jonny pikir Stella.
"Lelah sekali ya sayang?" tanya Stella yang mengambil tas Shane dan membantu Shane membukakan sepatunya.
"Hmm,, banyak sekali pekerjaan hari ini. Baby Arthur sudah tidur honey? Aku belum melihatnya." Shane menyandarkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya karena lelah.
"Hem, Arthur tidur dengan mommy and daddy." jawab Stella singkat. Dia mulai membuka jas dan kemeja Shane dan membiarkan Shane mandi.
Saat Shane mandi, Stella menyiapkan dirinya untuk melayani Shane. Dia akan membuat Shane bahagia malam ini. Dia mengganti pakaiannya dengan pakaian saringan kelapa berwarna merah kesukaan suaminya. Tak lupa juga menyemprotkan wewanginan di tubuhnya.
Dia mematikan lampu kamar dan hanya menghidupkan lilin saja yang dia siapkan di atas nakas. Tirai dia biarkan terbuka agar suasana lebih romantis. Sudah siap sekali Stella hari ini untuk melayani suaminya itu. Dia akan tidur di tempat tidur dan menutup tubuhnya dengan selimut agar Shanenya tak bisa melihatnya.
Shane langsung tidur dan masuk selimutnya. Saat dia membuka selimut, tiba-tiba Stella menaikinya dan dia duduk di roti sobek milik suaminya. Shane yang mengerti tersenyum. Kode nih pikirnya.
"Kau siap aku layani sayang?" tanya Stella yang meniup dada Shane dengan penuh gairah.
"I'am ready honey, always." ucap Shane yang sudah siap di tempur oleh Stella.
"Okay. Aku akan memuaskanmu sayang. Bersiaplah." ucap Stella dengan mengedipkan matanya.
Shane yang memang hanya menggunakan celana speedo memudahkan Stella untuk melakukan aksinya. Dia ciumi seluruh wajah suaminya dan berlama-lama di bibir suaminya yang selalu membuatnya rindu. Dia bermain-main di dalam rongga mulut Shane. Dan turun di leher suaminya dia memberi kissmark di seluruh leher suaminya. Bahkan telinga Shane tak luput dari sentuhan bibirnya. Shane sampai menggeliat saat Stella bermain di belakang telinga Shane.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka
IG_SHAKILABLUE