
Pagi harinya Jake sudah bersiap memandikan El. Jake menyiapkan waslap dan baskom berisi air hangat. Dan memakaikan pakaian pada El. Kali ini Jake memakaikan Dress peach motif bunga-bunga selutut dengan tangan puff dan memasang topi rajut berwarna senada yang membuat El semakin cute.
Sebelum berdiri Jake memandangi El dengan hasil karyanya yang membuat El semakin terlihat muda di usianya yang ke 23 tahun.
"Kau tau honey apa yang membuatku menyukaimu?" tanya Jake.
"Kau adalah gadis cantik dengan senyum yang paling indah. Lesung pipimu ketika tersenyum membuatku ingin sekali mengurungmu di kamar saja. Aku tak ingin senyummu di lihat orang lain." jawab Jake dengan senyum tampannya.
"Cepatlah sembuh Honey. I love you." ucap Jake sembari mencium bibir istrinya.
Jake langsung menuju kamar mandi. Setengah jam di kamar mandi Jake menuju walk in closet dan memilih kaos polos berwarna brown yang di pakaikan dengan jas dan celana jeans. Dan itu membuat Jake semakin tampan dan terlihat maskulin. Tato yang terlihat di lehernya membuat kesan macco pada dirinya semakin dominan.
Tok....tok....
"Sayang, apakah kau sudah siap?" teriak Rose dari depan pintu.
"Masuk mom." jawab Jake yang masih menyiapkan peralatan-peralatan El.
"Anak mommy tampan sekali. Dan waahhh bidadari mommy cantik sekali Tuhan.. Uh betapa beruntungnya mommy punya anak menantu secantik kamu sayang.." Rose memeluk Jake dan juga menciumi wajah El berkali-kali.
"Mommy pasti akan sangat merindukanmu sayang." ucap Rose sedih.
"Kakak... Kakak ipar..." teriak Louise dari luar.
Louise datang dengan Alvin yang akan mengantar keberangkatan Jake dan El ke Bandara.
"Kak bisakah kakak ipar di sini saja? Aku pasti sangat merindukannya." tanya Louise pada sang kakak.
"Kami akan bulan madu Louise, jadi bagaimana bisa kakak tidak membawa El." goda Jake sembari melihat ke arah Louise dan Alvin.
"Kapan kau melamar adikku Vin?" tanya Jake yang membuat pipi Louise nge-blush seketika dan hanya di jawab senyum malu-malu oleh Alvin.
Mommynya hanya bisa tersenyum melihat tingkah anak-anaknya.
Jake menggendong El ke bawah dan mendudukkan El di kursi rodanya. 2 sahabat Jake tampak berpamitan pada Rose dan Louise sembari memeluk mereka secara bergantian.
Sekitar 7 jam lebih perjalanan akhirnya mereka sampai di New Jersey. Reno dan Marcel langsung pulang ke manssion mereka masing-masing. Sedangkan Jake menuju Penthousenya yang mewah di sana. Sesampainya di Penthouse Jake langsung membaringkan El di ranjang. Jake dengan cepat membersihkan tubuh istrinya kemudian dia sendiri membersihkan tubuhnya dan langsung tidur tanpa menggunakan busana dan memeluk El yang juga polos di bawah selimutnya.
Jake tertidur badannya lelah setelah perjalanan panjangnya menuju New Jersey. Pukul 7 malam Jake terbangun melihat istri cantiknya dan mengecup lembut bibirnya.
"Honey aku tergoda melihatmu seperti ini. Apa yang harus aku lakukan sekarang?" goda Jake bermonolog pada El.
"Cepat sembuh ya, I love you Honey." Jake berdiri dan mengambil bathrobenya keluar menuju dapur karena perutnya sudah kelaparan. Dia memesan makanan online. Tak lama belnya berbunyi dan dia bawa masuk makanan yang dia pesan.
Jake membawa makanannya ke kamar dan memakannya di kursi yang dia letakkan di sebelah ranjang. Dia makan sambil memegang tangan istrinya.
"Honey, aku ingin masakan buatanmu." ucap Jake sambil menggigit burger yang dia pesan.
"Apa kau mencintaiku honey? Aku belum pernah mendengarmu mengucapkan kata itu padaku." tanya Jake.
Jake mencium tangan El dan menyelesaikan makanannya. Lalu dia minum dan akan mengechek kerjaannya di ponselnya dengan tangan masih memegang tangan El.
Jake mendapat pesan dari Alvin dan membacanya.
"Tuan tadi siang nona Agnes pergi ke perusahaan dan mencari anda." ucap Alvin dalam pesannya.
"Apa yang dia lakukan?" tanya Jake.
"Dia mencari anda tuan, tapi saya dan para pegawai lain tak memberitahukan kemana anda pergi." jawab Alvin.
"Bagus, awasi apa yang dia lakukan." ucap Jake
"Baik Tuan." Alvin mengakhiri pesannya pada Jake.
Jake meletakkan ponselnya di atas nakas dan kembali masuk kedalam selimut dan membuka bathrobenya untuk bergabung dengan sang istri di tempat tidur.
"Cepatlah sembuh honey. Mommy dan Louise sangat menyayangimu. I love you." ucap Jake dan mencium bibir istrinya.