My Hero My Love

My Hero My Love
Pangeran Kecil Stella



"Maaf permisi, ini bayinya nona." ucap perawat yang tiba-tiba masuk dan membawa seorang bayi kecil yang sudah di pakaikan pakaian. Dan menyerahkan pada Stella.



Shane membantu Stella untuk meninggikan posisi punggung tempat tidur dengan menggunakan tombol, agar Stella lebih nyaman saat menggendong anaknya.


"Bayiku..." ucap Stella yang sudah menangis.


"Bayi kita honey." sela Shane dan mencium pipi gembul si baby dan setelahnya memeluk istri dan anaknya itu. Tampan sekali anaknya.


"Oh God... Anak kalian tampan sekali sayang, grandpa look." gemes El yang sudah ingin menggendong cucunya. Dan dia memanggil Jake untuk melihat cucunya yang ada pada gendongan Stella.


"Hallo bayi kecil aunty.." teriak Killa dari luar pintu. Killa datang bersama bibinya Louise dan Alvin.


"No.. mommy belum menggendongnya. Mommy dulu yang akan menggendong kesatria kecil grandma." ucap El saat Killa ingin mengambil si baby dari tangan Stella.


"Bagaimana kabarmu sayang?" tanya Louise pada Stella.


By the way, Stella sudah mengenal Louise. Mereka bertemu saat pernikahan Stella. Sebelumnya Louise ikut tinggal dengan anaknya di New York. Sedangkan Alvin tetap di mansionnya di Canada untuk membantu Jake. Seminggu sekali Alvin akan ke New York menjenguk anak dan istrinya di sana. Louise memang tak bisa meninggalkan putri keduanya sendiri dengan kakaknya di New York. Dia takut anak perempuannya ikut pergaulan bebas di sana. Tapi setelah pernikahan Stella, Louise memutuskan tak kembali lagi dan akan tinggal kembali di mansionnya.


"Baik auty. Terima kasih." ucap Stella lirih. Stella bahagia sekali. Saat ini keluarganya sudah lengkap. Dan mereka begitu sayang dengan bayi kecilnya. Bahkan sekarang pangeran kecil itu sudah menjadi rebutan keluarganya.


***


Tak terasa sudah dua hari Stella di rumah sakit. Hari ini dia akan pulang ke mansionnya. Mereka telah memberi nama anaknya dengan nama Arthur Cony Graham. Dan mereka memanggilnya baby Arthur.


Saat ini baby Arthur sudah berada dalam gendongan Stella. di dalam mobil. Stella terus saja menciumi babynya itu. Sampai irikan Shane jadinya. Tapi dia bahagia. Keluarga kecilnya sudah lengkap sekarang.


"Aku juga perlu kau sayang honey." celetukan Shane yang membuat Stella tersenyum padanya dan mengecup bibir suaminya itu.


"Aku akan menghajarmu habis saat itu tiba." ucap Shane yang memeluk bahu istrinya dan tersenyum nakal.


Sampainya di rumah, baby Arthur sudah di sambut dengan keluarga besarnya. Bahkan Ariel sudah ikut hadir di sana bersama Cyntia. Ariel baru bisa datang karena ada sedikit masalah di New York. Sekarang Ariel dan Cyntia sedang menjalin kasih dan mereka akan berencana menikah setelah ini.


Stella meletakkan baby Arthur di box bayi karena baby kecilnya sedang tidur saat ini. Gemas sekali keluarganya dengan baby Arthur. Sepertinya baby Arthur akan menjadi pangeran kecil kesayangan keluarga Graham.



Stella duduk di sofa melihat keluarga besarnya sibuk dengan si baby. Stella tak pernah mengharapkan mendapat keluarga yang utuh dalam hidupnya. Tapi Tuhan justru memberinya keluarga yang sempurna. Dia kini mempunyai keluarga besar yang sangat mencintainya. Bahkan dia kini mempunyai keluarga dari darah dagingnya sendiri. Satu-satunya keturunan dia. Seketika tangisnya pecah. Bahagia sekali rasanya Stella.


"Hey, kenapa menangis honey?" tanya Shane yang tiba-tiba datang dan memeluk erat Stella. Shane tadinya duduk santai dengan daddynya sambil melihat keluarganya yang sibuk memotret anaknya. Dan tak sengaja melihat Stella yang duduk sendirian dan menangis.


"Aku bahagia sayang. Terima kasih." ucap Stella dalam pelukan suaminya.


"Kau tau honey? You are the best thing that has ever happened to me." jawab Shane yang membuat Stella semakin mengeratkan pelukannya.


"I love you." lirih Stella.


"Love you more honey." Shane mengecup puncak kepala Stella.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE