My Hero My Love

My Hero My Love
Menjenguk Alex



"Ergghh.." Alex nampak membuka matanya pelan dan mencoba mengeluarkan suara seraknya.


"Alex? Kau sudah sadar? Kau sudah bangun sayang? Oh God, thank you. Jangan tinggalkan aku lagi Lex." Killa langsung memeluk Alex dan menangis di dadanya. Dia sangat bersyukur Alexnya sadar lebih cepat. Karena mengingat saat Alex sempat kehilangan detak jantungnya membuat Killa ikut merasakannya. Sesak rasanya nafas itu.


"Kau jangan sekali-kali pergi dariku lagi Lex. Jika kau melakukan ini lagi padaku aku akan meninggalkanmu." Entah apa yang akan Killa lakukan jika dia harus kehilangan Alex. Alex sudah seperti jiwanya.


Sedang Alex tersenyum dengan ucapan-ucapan Killa yang sembari memukul lengannya pelan. Dia bersyukur Killanya tak terjadi apa-apa.


"Kau menyakitiku honey," masih dengan suara seraknya Alex mencoba mencairkan suasana agar Killa tak lagi menangis. Dia tersenyum bahagia melihat Killa yang begitu peduli padanya. Killa melepas pelukannya pada Alex dan dengan mulutnya yang di manyunkan dia menangis melihat kondisi suaminya.


"Janji jangan pernah meninggalkanku lagi." Killa memegang tangan Alex dan dia menciumnya.


"Aku janji padamu tak akan meninggalkanmu honey. Aku juga tak akan rela memberikanmu pada orang lain." ucap Alex dengan wajah sendunya. Selama Alex masih bisa bertahan dia akan terus bertahan demi istrinya.


Killa mendaratkan ciumannya di kening Alex. Seharian itu tak ada yang Killa kerjakan selain merawat Alex di ruang perawatannya. Bahkan dia tak berhenti memandangi Alex dan pergi darinya selain dia harus ke kamar kecil. Dia hanya takut saat dia tak bersama Alex, Alexnya akan pergi meninggalkan dia.


Shane dan Ariel serta keluarga kecil mereka sudah mengunjungi Alex dan Shane juga membantu mengcover pekerjaan Alex di kantor. Sedang Renald sudah Daddynya bereskan. Dia ditemukan meninggal akibat serangan jantung saat berada di sel tahanan.


Kasus Xena pun akhirnya di tutup, dan harta milik Renald jatuh ke tangan Xena dan anak yang ada di kandungannya. Ternyata sebelum perceraiannya dengan Renald, Xena sedang mengandung 2 bulan anak Renald.


Killa saat ini sedang menyuapi Alex makan, dengan telaten dia melakukan tugasnya sebagai seorang istri. Bahkan semua kebutuhan Alex yang seharusnya perawat yang melakukannya, ini Killa yang lakukan. Perawat hanya bertugas untuk mengecheck cairan infus dan membuang urin Alex yang ada di pispot. Tak ingin sekali Killa jika Alex tubuhnya disentuh orang lain.


"I love you.." ucap Alex yang melihat Killa sedang menyuapinya. Dia bahagia Killanya tak pernah meninggalkannya sama sekali.


Tok...tok....


"Masuk." ucap Killa yang masih sibuk menyuapi Alex tanpa menoleh ke arah pintu.


"Hai, boleh aku masuk?" Xena masuk dari balik pintu. Killa yang tau pemilik suara itu dia menoleh dan langsung merubah ekspresi wajahnya.


"Apa yang ingin kau lakukan di sini?" tanya Killa sinis. Meski Killa sangat benci mencari musuh, tapi karena wanita ini Alexnya terluka dan hampir kehilangan nyawanya.


"Maaf mengganggu, tapi aku hanya ingin meminta maaf pada kalian berdua. Terutama pada Alex yang harus masuk rumah sakit. Killa berdiri dan dia mnggenggam tangan Alex sangat erat.


"Aku tak akan memaafkanmu jika ada apa-apa dengan Alex." justru itu yang Killa katakan. Dia masih sangat ingat jelas saat Alex di tusuk dengan Renald suaminya. Jika harus kembali ke saat itu, Killa pasti akan menusuk balik Renald.


"Aku hanya berharap kau akan hidup lebih baik. Dan tak lagi mengganggu kehidupanku terutama kehidupan istriku." tegas Alex mengucapkan kalimatnya dengan penuh penekanan pada Xena.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE