
"Uuhhh.. Punya siapa tuh? Boleh bawa pulang gag?" batin Stella.
"Nona maaf kau mendengarku?" tanya Shane yang menyadarkan lamunan Stella.
"Ah.. Eh.. Iya gag perlu ke rumah sakit. Antarkan aku ke sana saja." jawab Stella. Jantungnya kini sudah dag dig dug melihat pria di depannya ini.
"Baiklah, sini aku bantu." ucap Shane dan dia menggendong Stella.
"Mimpi apa aku semalam? Atau tadi saat di pesawat aku bermimpi yah? Gag kok kayagnya..Ah nikmati ajalah Stell lukisan di depanmu ini. Kenapa Alfred tak setampan dia sih.. Kesel kan jadinya." batin Stella sedang bergejolak sekarang.
Shane mendudukkan Stella di mobilnya dan dia langsung membawa mobilnya menuju ke The Madison Condos. Didalam mobil Stella terus saja memandangi Shane. Shane yang mulai risih langsung bersuara.
"Aku tau aku tampan Nona, Tapi bersihkan dulu liurmu itu. Jangan sampai mengotori Jok mobilku." sindir Shane.
"Ah,, Kau membuatku malu saja tuan. Ngomong-ngomong sejak kapan kau tau kalau wajahmu itu tampan? Andai saja aku lebih dulu bertemu denganmu dari pada Alfred, pasti aku simpan baik-baik di rumah." ucap Stella yang tanpa di saring omongannya.
"Terima kasih atas pujiannya." Ada senyum samar di wajah Shane. Shane memang jarang tersenyum dengan orang lain, apa lagi pada orang yang baru di kenalnya. Tapi berbeda saat ini. Shane merasa lucu saja dengan tingkah Gadis di depannya ini yang bicaranya tanpa di saring dulu.
Tak lama mereka sampai di apartement Alfred. Shane menggendong sampai kamar yang akan di tuju Stella. Lucunya Stella masih saja memperhatikan wajah tampan Shane. Tak ada gengsinya sama sekali dia sebagai wanita.
Sesampainya di depan kamar, Shane menurunkan Stella dan ingin berpamitan pada Stella yang sedang menekan bel apartement Alfred. Saat Shane akan pergi, pintu terbuka dan tampak seorang wanita hanya menggunakan bathrobe dengan rambut yang basah. Stella diam dia masih mencoba berpikir positif mungkin dia salah kamar. Tapi saat Stella akan berbicara, tiba-tiba ada suara pria yang sangat dia kenal.
"Siapa baby?" ucap pria itu.
Deg...
Saat Stella akan jatuh Shane segera memegang tubuhnya. Shane baru sadar Alfred yang wanita ini ceritakan di mobil tadi adalah Alfred yang sama dengan selingkuhan Martha. Dan dia adalah kekasihnya.
"Baby kau... kau kenapa ada di sini?" ucap Alfred gelagapan. Wajahnya panik dan saat akan memegang tangan Stella...
Plaakkkk..
Plaakkkk..
Stella langsung menampar wajah Shane dan wanita itu dengan sangat keras. Shane yang melihatnya Speechless.
"Kau menjijikkan, apakah ini karena aku menolak ajakanmu untuk tidur denganmu Alfred? Heh.. Untung saja aku tidak memberikannya padamu. Ternyata kau sangat menjijikan, sama seperti wanita yang bersamamu." ucap Stella penuh penekanan.
"Baby kau salah paham, dengarkan aku." mohon Alfred pada Stella.
"Shane? Shane aku mencintaimu Shane, aku melakukan semua ini karena kau tidak ingin melakukannya denganku. Please percayalah kalau aku sangat mencintaimu Shane." Martha langsung memohon pada Shane. Kenapa ini harus pas sekali sih pikirnya. Shitt.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK, TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE