My Hero My Love

My Hero My Love
Malam Panas



Jake yang merasa ada lampu hijau dari El meminta ijin untuk melakukan kembali.


"Honey apakah hari ini aku boleh melakukannya kembali?" dengan hati-hati Jake mengucapkannya. El hanya menjawab dengan anggukan dan tersenyum malu-malu dengan pipi yang sudah memerah. Mendengar jawaban El, Jake langsung mencium pelan bibir El yang selalu menjadi favoritnya.


"Aku juga merasakannya Jake waktu malam pertama kita." Ucap El di sela-sela ciuman mereka.


"Maksunya honey?" tanya Jake yang bingung.


"Aku merasakan sentuhanmu saat kau bercinta di malam itu. Aku merasakan detak jantungmj. Aku juga merasakan hembusan nafasmu." ucap El menjelaskan dan wajahnya melihat Jake penuh cinta.


"Aku merasakan kehadiranmu, kehadiran mommy, Louise yang tak pernah berhenti mengajakku bicara. Aku merasakan semuanya." ucap El kembali dengan mengelus pipi suaminya. Jake tersenyum dengan ucapan El


"Kau merasakan kehadiranku El? Benarkah?" tanya Jake dengan senyum tampannya.


"Hmm, I love you Jake. Aku sangat berterima kasih karena kalian tak ada henti-hentinya menemaniku di saat aku koma. Aku sangat beruntung memiliki kalian. Kalian segalanya bagiku. Keluargamu memberikan kasih sayangnya yang berlimpah. Terima kasih Jake. terima kasih." ucap El dengan air mata yang sudah mengalir.


"Tak ada terima kasih untuk keluarga honey. Kau adalah keluarga kami yang berharga. Kau adalah kebahagiaanku. Terima kasih karena kau sudah mau berjuang dan kembali kepada kami. I love you so much El. I love you." jelas Jake.


Jake langsung mencium bibir El dan menari di rongga mulutnya. El membalas ciuman hangat dari suaminya dan mengikuti permainan Jake. Lidah mereka saling beradu dan berebut. Ini adalah pengalaman El yang pertama Jake ingin memberi kesan yang mendalam untuknya. El melingkarkan tangannya ke leher Jake agar ciuman itu terasa lebih dalam. Jake, yang entah sejak kapan sudah berada di atas tubuh El.


Ciuman yang awalnya pelan kini semakin lama semakin ganas hingga membuat nafas El ngos-ngosan. Jake yang gemas melihat wajah istrinya yang sudah ngos ngosan tersenyum dan mencium hidung El.


Dia memandangi mata El sejenak dan menikmati kecantikan istrinya yang sangat tidak wajar menurut Jake. Dia tidak ingin membagi kecantikan istrinya dengan orang lain. Ya dia memang Egois jika menyangkut sang istri.


Jake tidak ingin terburu-buru melakukannya dia ingin memberi kenangan malam pertama El yang berkesan dan selalu di ingatnya seumur hidup El. Akhirnya setelah hampir satu setengah jam Jake melakukan foreplay di tubuh El, Jake akan masuk ke permainan intinya.


"Kau siap honey?" tanya Jake.


"Hmm eeghh...." jawab El yang masih berusaha mengontrol nafasnya dan menganggukan kepalanya.


"Aku akan pelan-pelan honey." ucap Jake yang semakin bergairah mendengar ******* El.


Sampai akhirnya mereka berteriak bersama dan Jake menabur bibit unggulnya ke dalam dinding rahim El.


"Aakhh Jake.... I love youuu.." Teriak El.


"Love you too honey." Jawab Jake dan merebahkan tubuhnya di atas El.


"Thank you my husband.." ucap El masih dengan sisa-sisa nafas yang tersenggal. Jake tersenyum dan mengecup bibir El.


"Sepertinya ini akan menjadi kebiasaan baru kita honey." ucap Jake. Dan kemudian mereka tertidur.


(Maaf ya kaka, adegan panas banyak yang tak masuk review. Ini sudah sekian kalinya othor review dan akhirnya bisa diterima)


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK, TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤