My Hero My Love

My Hero My Love
I'm always ready



Killa sudah siap mendesign model pakaian yang cocok dengan nyonya Foster. Nyonya Foster menyerahkan semua designnya pada Killa. Dia percaya pasti Killa akan membuat gaunnya sangat cantik di pakainya nanti. Hingga malam Killa baru menyelesaikan pekerjaannya. Bahkan dia tak melihat ponselnya sedari sore. Banyak sekali pesan masuk dari Alex. Setelah melihatnya Killa langsung menghubungi Alex.


"Hai sorry, aku baru menyelesaikan pekerjaanku." ucap Killa yang sepertinya lelah sekali seharian ini.


"Masih di kantor? Aku ke sana sekarang." jawab Alex yang langsung menuju mobilnya. Kebetulan Alex masih di perjalanan pulang dari kantornya.


Tak butuh waktu lama mobil Alex sudah parkir di depan butik Killa. Dia menghubungi Killa mengatakan bahwa dia sudah ada di depan. Killa menghubungi supirnya agar tak menjemputnya malam ini. Dan keluar menemui Alex.


Meski baru dua hari mereka berkenalan, tapi Killa merasa nyaman sekali berteman dengan Alex. Dan di tambah wajah Alex yang lucu saat tersenyum membuat Killa suka melihat senyumnya itu. Saat tersenyum mata Alex menyipit, dan itu yang membuat Killa tersenyum. Alex memang mempunyai darah Asia dari ayahnya.


Sesampainya di mansion, Alex tak lupa mengecup bibir Killa sebelum Killa turun dari mobilnya. Killa hanya tersenyum saja. Di mansion ternyata masih tak ada orang. Mommy dan daddynya benar-benar betah menjaga si baby Arthur. Killa pun menghubungi mommynya.


"Mommy aku baru pulang, ternyata mommy masih di rumah kakak. Kak Ariel dan kakak ipar juga masih di sana?" ucap Killa yang sekarang duduk menyandar di sofa.


"Iya sayang, maafin mommy ya? Mommy masih rindu dengan Arthur. Mungkin beberapa hari lagi mommy akan pulang. Kau tak masalah kan sayang?" jelas El di seberang telpon.


"No problem mom. Salam untuk semua yang ada di sana." jawab Killa dan menutup telponnya.


Tak jauh beda dengan Shane dan Stella. Akhir-akhir ini Stella lebih cepat lelah dan nafsu makannya berkurang. Rencananya Shane akan membawa Stella besok ke dokter. Shane yang baru keluar dari kamar mandi melihat istrinya yang sudah tidur pulas di ranjangnya.


Saat Shane akan ikut bergabung dalam selimut yang sama dengan Stella ternyata Stella membuka matanya dan tiba-tiba menggerayangi roti sobek suaminya dan berkata..


"Sayang aku ingin kamu puaskan malam ini. Apa boleh?" tanya Stella manja, memelas dengan mata kucingnya. Entah ada angin apa yang membuat Stella meminta jatahnya malam ini. Shane tentu saja dengan senang hati akan memberikan apa yang Stella minta tanpa di suruh.


"Of course. I'm always ready honey." jawab Shane dan langsung mengecupi bibir istrinya.


Shane mulai menjelajahi tubuh istrinya dari titik satu ke titik lainnya. Setiap sudut tubuh Stella tak luput dari sapuan indra pengecap Shane. Stella mulai mendesah hebat saat Shane bermain di dadanya. Lama Shane bermain di tubuh Stella. Kini saatnya kepermainan inti. Karena Shane sudah mendapat ijin dari Stella, Shane sungguh membuat malam panasnya hingga beronde-ronde. Tak mengenal lelah. Itu slogan Shane. Mereka menyelesaikan malam panasnya hingga menjelang pagi. Dan pukul 4 pagi akhirnya mereka tertidur. Huft.. lelah sekali Stella.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka


IG_SHAKILABLUE