My Hero My Love

My Hero My Love
Rekaman CCTV



Saat sadar stella langsung menghubungi Edy untuk mengurus semua kekacauan di kamar hotel itu. Dia memakaikan pakaian Ernest kembali dan dia juga memakaikan pakaian suaminya. Dia menangis di bibir ranjang melihat Suaminya yang belum sadar.


Hanya butuh waktu lima belas menit Edy sudah sampai hotel dan langsung menuju kamar yang Ernest pesan.


Tok...tok


"Maaf nyonya, saya akan membereskan semuanya." ucap Edy. Edy langsung masuk dan melihat apa yang terjadi di kamar itu. Ini jelas kelalaian Edy. Jadi Edy akan segera menyelesaikannya. Dia juga tak akan berani bertanya karena nyonyanya sudah sangat sedih. Bahkan air matanya masih menetes saat Edy masuk.


Stella tak menjawab. Dia hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa melihat ke arah Edy. Stella setia menemani Shane di sana. Hingga sore hari baru Stella melihat Shanenya membuka mata. Shane yang melihat istrinya sedang menangis langsung memeluknya. Tak ada kata-kata dari bibir Stella. Dia hanya menangis tanpa suara.


Shane sebenarnya ingin bertanya apa yang telah terjadi. Tapi dia urungkan, karena sepertinya baru saja terjadi masalah yang besar dan membuat istrinya seperti ini. Shane berpikir apa yang sudah terjadi? Kenapa dirinya sedang di kamar hotel?


Shane memeluk bahu Stella untuk pulang. Selama perjalanan tak ada obrolan dari Stella. Shane hanya bisa merangkul istrinya dan menyandarkan kepala Stella di bahunya.


Sampai di penthouse Shane menidurkan Stella di kamarnya dan menyelimutinya. Saat Shane akan pergi tangannya di tarik Stella. Shane yang paham langsung ikut tidur dan memeluk istrinya.


Satu jam berlalu Stella sudah tertidur pulas. Shane yang masih belum tidur, bangun dan keluar kamarnya. Dia akan menghubungi Edy.


"Iya tuan?" tanya Edy di seberang telpon.


"Kau tau apa yang terjadi padaku dan istriku?" tanya Shane balik.


Tak lama Shane menerima pesan video dari Edy. Dia membukanya. Shane melihat dirinya di bawa oleh Ernest yang di bantu security masuk ke kamar hotelnya dan menidurkan Shane di tempat tidur.


Terlihat Ernest membuka semua pakaian Shane hingga polos. Kemudian dia membuka pakaiannya sendiri hingga menyisakan bawahannya saja. Lalu dia menciumi semua tubuh Shane tanpa terkecuali. Bahkan di rekaman itu Ernest menggunakan indra pengecapnya pada kejantanan miliknya.


Shane yang melihatnya geram, dia mengumpat Ernest dengan keras. Jijik dia dengan tubuhnya yang sudah di jamah Ernest seperti itu. Dan Shane kembali melihat rekaman lanjutannya yang sudah dia percepat dibagian yang membuatnya jijik itu.


Dia melihat Stella masuk ruangan saat Ernest masih asyik dengan bagian bawahnya. Stella menarik keras rambut Ernest hingga jatuh. Stella memukuli Ernest hingga saat Stella memukulkan vas bunga pada kepala Ernest.


Hancur hati Shane mengingat dirinya yang sudah di sentuh wanita lain di depan istrinya. Dia tau betapa sakitnya hati Stella saat ini. Ernest memang kurang ajar. Meski Stella sudah membuat kepalanya berdarah. Shane akan tetap membuat perhitungan dengan Ernest.


Setelah melihat semua potongan rekaman CCTV, Shane menghubungi Edy.


"Edy, setelah Ernest keluar dari rumah sakit. Bawa dia ke rumah lama. dan siapkan apa yang aku minta. Jangan lupa putuskan semua kontrak kerja sama kita dengan keluarganya. Beli saham perusahaan mereka pada pemegang saham dan sisakan hanya miliknya saja. Agar kita bisa mengakuisi semua hartanya dengan mudah." jelas Shane dan langsung menutuo telponnya.


LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE