My Hero My Love

My Hero My Love
Gairah Shane



Sekarang mereka sedang makan malam. Stella sangat menikmati jamuan yang di adakan keluarga Shane untuknya. Betapa bahagianya jika bisa menjadi salah satu keluarga mereka. Bolehkah Stella mengharapkan hal itu?


Setelah makan malam mereka mengobrol ringan di ruang santai. Stella menceritakan pertemuannya bersama Shane karena El memaksanya untuk bercerita. Banyak sekali pertanyaan yang di tanyakan El pada Stella. Bahkan Killa juga banyak bertanya soal Kakaknya pada Killa. Tak jarang pula Stella menggoda calon adik iparnya itu. Lucu sekali para wanita ini. Kalau sudah berkumpul ada saja yang dibicarakan. Sedangkan Shane dan Jake sedang membicarakan bisnisnya.


Mereka berdua akan menginap di mansion karena El memaksa. Tak terasa waktu sudah semakin larut, dan semuanya kembali ke kamar masing-masing. El mengantarkan Stella ke kamar tamu.


Stella langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Matanya menerawang jauh, entah apa yang di pikirkannya. Mungkin Stella merasa iri dengan keluarga Shane. Karena kasih sayang di rumah ini begitu hangat. Sedangkan dia selama ini hidup seorang diri. Tiba-tiba air matanya menetes.


Shane yang memang belum tidur, menuju kamar Stella dan membuka pintu kamarnya. Pasalnya sekarang Shane sudah terbiasa tidur memeluk Stella. Stella kaget dan buru-buru menghapus air matanya. Shane yang melihat itu langsung duduk menghampiri Stella. Mengangkat Stella kepangkuannya. Shane menatap mata Stella lama. Kenapa gadisnya menangis?


"Kenapa hmm?" tanya Shane mengelus pipi Stella. Stella memang tertutup tentang masa lalunya. Shane saja mengetahui siapa Stella dari Edy yang di suruhnya untuk mencari latar belakang Stella. Shane tidak pernah bertanya, biarlah masa lalunya dia simpan jika memang Stella tidak ingin menceritakannya. Tapi Shane akan dengan senang hati mendengarkan Stella, jika Stella ingin membaginya dengan Shane.


Shane hanya ingin Stella merasa nyaman. Dan dia akan berusaha membuat masa depan Stella penuh dengan kebahagiaan. Asal Stellanya bahagia itu sudah lebih dari cukup baginya.


"Terima kasih." itu saja yang di katakan Stella dan membuat Shane bingung. Stella memeluk Shane erat. Nyaman sekali posisi seperti ini bagi Stella. Damai rasanya.


"Aku akan selalu membuatmu bahagia. Menikahlah denganku honey." Shane membuat Stella terkejut dengan lamaran yang di ucapkannya. Ada rasa senang, tapi rasa takut akan gagal lebih besar di dalam hati Stella. Dia tidak ingin seperti orang tuanya.


"Aku tidak memiliki apa-apa Shane, kau juga tidak tau bagaimana latar belakangku." ucap Stella sendu. Stella benar-benar takut akan kegagagalan. Bahkan hubunganya saja gagal dengan Alfred sebelum ke ranah yang lebih serius.


"Aku akan menghabiskan hartamu, dan aku akan sangat merepotkan handsome." Stella hanya ingin jujur dengan Shane


"Hartaku tidak akan pernah habis. Dan aku dengan senang hati di repotkan olehmu." jawab Shane dengan mencuil hidung mancung Stella. Stella hanya tertawa dan memeluk Shane kembali.


"I love you," ucap Shane dan langsung mencium bibir Stella.


Lama Shane mencium bibir Stella. Dan Shane tak berhenti di situ, Shane terus turun mencium leher Stella dan membuat kissmark di sana. Karena gairahnya sudah sangat berhasrat tak mampu dia tahan lagi.


Shane terus masuk menikmati dan menjelajahi tubuh Stella dengan tangannya. Hasrat Shane benar-benar tak tertahankan kali ini.Sampai membuatnya lupa dunia. Stella sadar dan melepaskan tangan Shane.


Shane tau Stella tidak akan melakukan hubungan suami istri di luar nikah. Dan Shane menyudahi penjelajahannya di tubuh Stella. Dia hanya kembali mencium bibir Stella dan menidurkan Stella di tempat tidurnya. Sedangkan dirinya akan ke kamar mandi karena hasratnya sudah di ubun-ubun. Dia akan bermain solo untuk sementara waktu.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE