
Jake berlari mengejar El yang masih menangis. Istrinya sedang merajuk saat ini. Mungkin ini bawaan hamil jadi Elnya mudah berganti moodnya pikir Jake. Jadi Jake harus extra sabar menghadapi istrinya itu.
"Honey maafkan aku, aku benar-benar sudah menghindar tadi. Aku bahkan tidak memperdulikannya, kami hanya membahas masalah proyek. Mereka berdua adalah klien perusahaan. Tidak lebih dari itu." ucap Jake menjelaskan.
El hanya diam saja sambil cemberut namun sudah tidak lagi menangis.
Jake menarik tangan istrinya dan membawanya naik ke mobil. Sepanjang perjalanan pulang El diam saja tak mau mempedulikan Jake. Jake juga sudah tak berbicara lagi karena permohonan maafnya dari tadi tak di pedulikan El. Jake hanya menggenggamkan tangan El dan sesekali mencium punggung tangannya.
Jake mengajak El ke restoran karena sudah waktunya untuk makan malam. Jake dan El masuk dan duduk di dekat jendela. Lalu Jake memesan semua makanan terbaik di restoran itu untuk istrinya.
"Honey please maafkan aku. Aku benar-benar minta maaf padamu honey. Hmm?" ucap Jake penuh harap. El hanya diam saja dan memandangi suaminya. Dan Jake masih terus mencoba minta maaf dengan selalu mengecupi tangan El.
"Aku tidak marah padamu sayang, aku hanya sebel kau dekat dengan wanita lain. Aku tidak suka itu. Apa ini pengaruh kehamilanku ya? Aku jadi suka cemburu jika melihat Jake berdekatan dengan wanita lain selain aku. Ah entahlah aku pusing." batin El.
Tak lama makanan pun datang. Ketika makanan di sajikan, El yang tadinya cemberut seketika tersenyum lebar dengan semua makanan yang tersaji di sana. Tanpa menunggu aba-aba dari suaminya El melahap semua makan yang menggugah selera itu. Jake yang melihatnya tentu saja tersenyum bahagia. Sesekali dia membersihkan sisa makanan di sudut bibir istrinya.
Jake hanya makan 2 potong steak lalu tidak meneruskan makanannya karena dia masih kenyang. Dia hanya memandangi istrinya yang makan dengan lahap dan menghabiskan semua makanan yang ada di meja. Pipinya yang cubby membuat El terlihat semakin sexy. Bahkan El terlihat berkali-kali lebih cantik ketika hamil. Oh sungguh beruntungnya Jake.
"Aahhhh aku kenyang sekali sayang. Kau membuat perutku semakin endut." ucap El dengan mengerucutkan bibirnya. Jake yang melihatnya gemas dan berdiri sebentar hanya untuk mengecup bibir dan pipi cubbynya itu.
"Ah aku lupa sedang marah padamu." ucap El menggerutu dan masih terdengar oleh Jake.
"Please maafkan aku honey, Aku hanya mencintaimu percayalah itu. Tak ada perempuan lain yang bisa membuat aku jatuh cinta sedalam ini honey. Hanya kau yang bisa, kau selalu bisa membuatku tersenyum dan tertawa. Kau selalu membuat hari-hariku lebih berwarna. Kau belahan jiwaku honey. I love you, I love you so much." ucap Jake dan mencium punggung tangan istrinya dengan sangat lama.
El menangis dengan pengakuan suaminya. Moodnya benar-benar di uji di kehamilan pertamanya ini. Mudah sekali berubah. El berdiri dan membuka tangannya agar Jake memeluknya. Jake mengerti maksud istrinya dia tersenyum dan berdiri memeluk erat istrinya.
"Pokoknya aku tidak suka kau berdekatan dengan wanita lain. Matamu hanya untukku. Hanya aku wanita yang harus kau liat sepanjang perjalanan hidupmu. Jika kau memandang wanita lain, akan aku congkel mata wanita itu. Titik." ucap El dan mulai menangis manja.
"Aku akan menutup mataku untuk wanita lain honey. I love you." ucap Jake sembari menghapus air mata El dan menciumi bibir El bertubi-tubi.
"Honey aku ingin minum Es coklat." di tengah-tengah adegan romantis itu bisa-bisanya El masih saja ingin mengisi perutnya yang sudah penuh dengan makanan.
Jake hanya gemas saja dengan istri kecilnya itu. Sejak kehamilannya selera makannya sungguh naik. Dan tubuhnya yang berisi membuat El semakin sexy. Jelas Jake sangat suka di bagian itu.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK, TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤