
Malam ini mereka sangat serasi sekali. Meski Shane hanya menggunakan kaos putih dengan jaket saja, tapi ketampanannya justru lebih terlihat. Dan Stella yang menggunakan Dress bling-bling abu selutut terlihat nampak anggun dan elegan. Mereka sudah seperti raja dan ratu saat masuk ke restoran. Karena banyak sekali yang memperhatikan mereka saat masuk.
Stella senang sekali, ternyata Shane membawanya makan ke restoran daging asap yang Stella suka. Bahagia sekali dia, dia akan makan porsi besar pokoknya. Sembari menunggu pesanan datang Stella akan ke toilet terlebih dulu. Sedang Shane akan mengecheck pekerjaannya sebentar di ponselnya.
"Hai Shane, kau makan di sini juga?" tiba-tiba ada suara perempuan memanggil nama Shane. dan Shane menoleh ke arah suara itu berasal. Ternyata Ernest.
"Oh iya." jawab Shane singkat.
"Kau bersama siapa? Boleh aku bergabung?" tanya Ernest.
"Maaf Ernest aku sedang bersama Stella." jawab Shane dengan senyumnya. Shane tak ingin merusak moment romantisnya bersama Stella. Yang ada nanti gagal acara dia melamar Stella. Enak aja.
"Oh baiklah kalau begitu. Bye Shane." ucap Ernest dengan raut yang kecewa setelah mendengar Shane berkata tenatang Stella. Shane hanya menganggukkan kepalanya saja.
Tak lama makanan pun datang. Stella berlari kecil saat melihat pelayan sudah menata makanannya di mejanya. Shane yang tak sengaja melihatnya tersenyum dengan kelakuan Stella.
Stella makan dengan lahap sekali. Dia benar-benar menikmati makanan itu hingga habis. Shane sampai tak menghabiskan makanannya, dia sudah kenyang hanya melihat Stella makan. Shane juga membersihkan sisa makanan yang ada di sudut bibirnya. Romantis sekali Shanenya ini.
"Shane dari awal adalah milikku, dan sampai akhir pun Shane akan tetap jadi milikku." batin Ernest.
Ernest dulu memang menyukai Shane. Tapi karena dulu dia tidak tau kalau Shane adalah anak konglomerat, dia tak ingin menjalin kasih dan justru mencari lelaki kaya sebagai kekasihnya dan kebetulan saat dia bersama lelaki itu, dirinya harus pindah. Padahal Shane adalah anak dari orang yang berpengaruh di Negaranya, bahkan kekayaan keluarganya di akui dunia dengan sebutan orang terkaya ke-6 di dunia. Berlalunya waktu membuat rasa cintanya pada Shane semakin hilang. Hingga Shane masuk media televisi yang menyebutkan bahwa Shane anak dari salah satu orang terkaya dan Shane juga masuk pebisnis muda yang sukses, baru Ernest mulai merencanakan kedekatannya kembali dengan Shane.
Kebetulan ayahnya yang sekarang adalah di rektur dari perusahaan yang cukup sukses, jadi dia mengusulkan pada ayahnya untuk melakukan kerja sama bisnis dengan Shane. Hingga akhirnya Perusahaan Shane setuju dan mereka bisa kembali bertemu.
Karena Stella sudah menyelesaikan makanannya, Shane akan membawa Stella ke tempat di mana dia akan melamar Stella. Namun saat Shane dan Stella beranjak keluar restoran, tiba-tiba ponsel Shane berdering.
"Ada apa Edy? Persiapannya sudah selesai bukan?" tanya Shane dan sedikit berbisik. Shane tidak ingin Stella mendengarnya. Dia akan membuat kejutan yang akan membuat Stella mengingatnya seumur hidup.
"Persiapan sudah siap tuan, hanya saja ini masalah lain. Proyek baru kita bersama tuan Antoni ada sedikit kendala, tanah yang akan di gunakan ternyata sedang bermasalah. Dan para pemegang saham ingin tuan sekarang datang untuk membahas masalah ini." jelas Edy hati-hati. Pasalnya Edy tau saat ini Shane akan melamar Stella. dan itu akan membuat Shane marah.
"Bagaimana bisa terjadi? Saat pembelian tanah apa tidak di periksa dengan baik? Pihak mana yang melakukan pembelian tanah? Aku tidak suka cara kerjanya. Beli saja sahamnya. Ingat itu Edy." bentak Shane dan menutup panggilannya. Gagal sudah rencana Shane yang akan melamar Stella.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE