
"Aku tidak akan lebih dari ini honey aku berjanji." janji Shane pada Stella yang membuat Stella menutup matanya karena Shane sudah mulai permainannya di gunung kembarnya.
Shane terus melanjutkan kegiatannya, dia permainkan gunung kembarnya hingga Stella benar-benar mendesah hebat dan menyerah pada Shane. Shane sungguh sangat berhasrat sekali. Dia akan melakukan lebih jauh dari ini jika dia tak menghentikan perlakuannya pada Stella.
"Handsome, kau membuatku gila. Aku tak sanggup." ucap Stella yang masih ngos-ngosan. Deru nafasnya sudah naik turun tak karuan di buat Shane. Shane menutup kembali baju tidur Stella dan dia menciumnya. Setelah nafasnya sudah kembali normal Shane meninggalkan Stella ke kamar mandi. Dia akan meneruskan permainannya. Sekali lagi dia akan bermain solo.
Karena kelelahan Stella langsung tertidur di sofa. Dan Shane sudah setengah jam masih saja belum keluar dari kamar mandi. Mungkin gairahnya sudah sangat besar dan tak bisa di tahan lagi.
Tak lama Shane keluar dari kamar mandi dan sudah terlihat segar. Rambutnya yang basah sungguh membuat wanita yang melihatnya klepek-klepek. Hanya saja saat ini Stella sudah tidur.
Shane menghampiri Stella yang tertidur. Dia memandangi gadisnya itu lama dan berakhir mendaratkan bibirnya di bibir Stella yang membuat Shane candu. Shane mengangkat tubuh Stella dan menidurkannya pelan di tempat tidur king sizenya. Dia pun ikut tidur bersama Stella sambil membawa Stella masuk kedalam pelukannya.
Kali ini Stella terbangun lebih dulu dari Shane. Dia melihat tangan Shane masih memeluknya. Dia pandangi wajah Shane yang begitu tampan. Dia tak percaya laki-laki hebat di depannya ini sangat mencintainya.
"Apa kau nyata handsome? Kau begitu sempurna. Aku tak percaya kau begitu mencintaiku." ucap Stella lirih. Dia mengelus pipi Shane yang sudah sedikit kasar karena rambut jambangnya sudah mulai tumbuh. Suka sekali Stella menyentuhnya. Akan jadi favorite Stella sepertinya ini.
"I love you Shane. Kau milikku. Ingat itu." Gumam Stella dengan senyum di wajahnya. Dia akan mencoba menerima Shane sepenuhnya kali ini.
"I love you too honey. I love you more." ucap Shane yang tiba-tiba membuka matanya dan mengecup pelan bibir Stella. Ternyata Shane dari tadi mendengar ucapan Stella.
Stella sudah siap untuk keluar makan siang bersama Shane. Stella melihat Shane yang baru keluar dari kamarnya. Shane tampan Sekali.
"Aahhhh handsomenya Stella cakep banget sih? Kalo di luar matanya jangan nakal yah?" ucap Stella dengan suara manjanya. Shane tersenyum mendengar ucapan Stella. Stella sudah menerimanya. Dia akan membuat lamaran resmi sepertinya.
"Kau juga jangan nakal yah. Kau hanya milikku honey." jelas Shane dan kembali mendaratkan bibirnya ke bibir Stella.
Karena hari ini weekend Shane akan melamar Stella hari ini saja. Dia tidak ingin menundanya lagi. Dia sudah memerintahkan Edy untuk menyiapkan semuanya.
Shane membawa Stella ke restorant daging asap yang menjadi favorite keluarga Shane, dan juga favorite Stella. Stella sangat suka sekali dengan makanan ini saat pertama kali Shane mengajaknya dulu.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
Jangan lupa follow ig othor ya ka.
IG_SHAKILABLUE