My Hero My Love

My Hero My Love
Ruangan kerja Killa



Hari ini Ariel akan pergi ke New York selama tiga hari. Jadi dia membiarkan Cyntia untuk tinggal di mansion Shane selama Ariel pergi. Mansion Shane tak pernah sepi selama ada baby Arthur.


Shane dan Stella sudah siap untuk pergi ke dokter. Mereka akan meninggalkan Arthur dengan mommynya di mansion.


Setibanya di rumah sakit, Shane langsung membawa Ella untuk periksa dan tes darah. Dokter mengatakan bahwa Stella baik-baik saja. Justru Stella sedang hamil anak keduanya sekarang.


"Nyonya baik-baik saja tuan. Tapi sepertinya anda harus membawa istri anda ke dokter Obgyn." ucap dokter tersenyum. Shane dan Stella saling berpandangan bingung.


"Nyonya sedang hamil tuan." jawab dokter yang mengerti jika kedua orang di depannya itu tak mengerti maksud dari perkataannya tadi.


"Really? Oh God honey, thank you!" ucap Shane yang langsung memeluk Stella bahagia. Tak menyangka dirinya akan diberi anak keduanya secepat ini.


"Sayang Arthur akan segera punya adik." jawab Stella yang sudah menangis. Sebentar lagi mereka akan kehadiran keluarga baru.


Tak ingin berlama-lama di rumah sakit, mereka segera pulang dan akan memberikan kabar gembira untuk keluarganya.


Stella sudah menceritakan perihal kehamilannya pada keluarga besarnya. Mereka semua menyambut gembira kabar itu. Cyntia juga ikut bahagia, karena Stella yang sekarang dapat memiliki keluarga yang utuh. Meski ada rasa iri akan dirinya yang belum mempunyai anak, tapi itu tak mengurangi rasa bahagianya atas pencapaian Stella selama hidupnya ini.


Justru kebahagian Stella, Cyntia jadikan motivasi untuk membuat anak yang banyak untuk suamianya. Dan itu tandanya dia harus meminta suaminya untuk bekerja lebih extra lagi dari biasanya. Ah suka sekali Cyntia kalau sudah bahas soal ranjang.


Killa akan di jemput Alex pagi ini. Pagi sekali Alex sudah berada di rumah Killa. Bahkan mereka kini sedang sarapan bersama di mansion Jake. Gesit sekali sih Alex ini.


Mereka menikmati sarapan paginya dengan obrolan ringan seputar rayuan yang selalu Alex keluarkan. Selesai sarapan mereka langsung berangkat menuju butik Killa. Seperti biasa Alex akan mencium bibir Killa saat akan turun dari mobil.


Killa bahkan turun tangan sendiri untuk memilih bahan karena beliau ingin Killa langsung yang mengerjakannya. Untungnya Killa sudah biasa dengan klien yang seperti ini. Mereka memang agak rewel, tapi tentu saja tarifnya akan berbeda. Itu pointnya.


Hingga larut malam Killa harus bekerja di kantornya. Alex yang tau Killa berada di kantor, datang untuk menemani Killa.


Alex langsung masuk ruangan Killa, dia melihat Killa yang tertidur di kursi kerjanya. Alex mendekati Killa dan memandang wajah teduhnya. Dia sentuh pelipis Killa dan turun ke mata hingga hidung mancungnya dan berakhir di bibir Killa.


Dia sentuh lama dan mengecup singkat bibir merah Killa. Ketika bibir itu masih menepel Killa membuka matanya dan mengerjapkan matanya sambil melihat mata Alex yang tanpa jarak dengannya.


Karena merasa tak ada penolakan dari Killa, Alex tak melepas bibirnya justru akan menciumnya lebih lama. Dia menggigit bibir Killa pelan agar Killa membuka mulutnya dan mulailah Alex dengan leluasa mencium bibir Killa hingga menyapu bersih rongga mulutnya.


Karena masih tak ada respon dari Killa Alex meneruskan ciuman bibirnya kembali. Killa yang mulai menikmati sentuhan bibir Alex, tanpa sadar mengngalungkan tangannya di leher Alex dan mencoba mengikuti permainan Alex.


Lama mereka melakukannya hingga bibir Killa terasa tebal sekali sekarang. Sudah merasa puas Alex melepas ciumannya dan menatap mata Killa dalam. Lama dia memandang Killa. Entah apa yang dipikirnya.


"I love you.."


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE