My Hero My Love

My Hero My Love
Melihatnya mandi



Stella hanya bisa diam dan air matanya terus saja mengalir. Ini bukan film James bond, tapi kenapa dirinya sekarang seperti sedang shooting? Bisa ikutan gila Stella.


Shane mengikuti apa yang diperintahkan Robert untuk membuang semua senjata dan menarik mundur semua anak buahnya. Lalu dirinya memberi jalan untuk Robert.


Robert berjalan keluar masih dengan membawa Stella menuju jalan utama depan villa. Tak lama setelah itu ada mobil Jeep Rang rover mendekat dan membuka pintu agar Robert bisa masuk dengan mudah. Di saat Robert lengah Shane dengan lihainya mengambil senjatanya yang memang dia sembunyikan di baju lengan kirinya. Dia membawa senjata berjenis Desert Eagle MAX XIX, ini senjata mematikan miliknya yang akan dia gunakan jika dalam keadaan darurat seperti sekarang ini.


Shane membidik tepat di lengan kanan Robert yang memegang pistol. Kalau Shane tepat sasaran bagian itu adalah bagian di mana letak arteri brakialis yang akan membuat Robert mengalami pendarahan hebat. Karena Shane sudah sangat terlatih oleh Jake dengan hal-hal seperti itu. Itu mengapa Jake sang daddy selalu menang melawan musuhnya.


Ada tiga bagian yang mereka biasa tembakan pada lawan, yaitu di bagian arteri brakialis di lengan, arteri inguinal bilateral di pangkal paha, atau arteri subklavia di bawah tulang selangka dengan tiga titik itu lawan akan mengalami pendarahan hebat dan bisa mengakibatkan lawannya meninggal di tempat karena kahabisan darah.


Di saat Robert tidak seimbang Stella mendorong tubuh Robert dan dia berlari ke arah Shane. Dan semua anak buah Shane termasuk Edi kembali memegang senjatanya dan berposisi siap menembak ke arah Robert jika anak buahnya menembak pada Stella yang berlari ke arah bossnya.


Shane berlari ke arah Stella dan langsung memeluknya. Sedangkan tubuh Robert yang terjatuh di angkat anak buahnya masuk mobil dan mereka berlalu pergi.


"Aku membencimu handsome. Kau sama sekali tak mempedulikanku." Rajuk Stella yang sudah menangis dalam pelukan Shane


"Maafkan aku honey aku tak lagi berbuat seperti itu padamu." Shane merasa sangat bersalah hingga Stella bisa mengalami hal seperti ini.


"Aku seperti mau mati saja tadi, saat Robert membawa pistolnya ke kepalaku. Sudah seperti shooting film James bond saja aku." Shane tersenyum mendengar ucapan Stella dan dia melepas pelukannya.


"Iya maafkan aku honey, karena terlalu bodoh mendiamkan wanita unik sepertimu. Tapi kau memang lucu, kau milikku." jelas Shane dan mencium pucuk hidung Stella yang mancung.


Shane tidak ingin berlama-lama disana, dia segera pergi meninggalkan kekacauan yang dibuatnya tadi. Ada Edy dan anak buahnya yang akan membersihkannya.


Shane melajukan mobilnya kembali ke apartement Stella. Sepanjang perjalannan Stella tak henti-hentinya menceritakan pengalaman perdannya yang menurutnya seperti dalam film kesukaannya James bond. Heboh sekali Stella, hingga membuat Shane selalu tersenyum mendengarnya..


Sesampainya di apartement, Stella langsung menuju kamar mandi. Badannya sudah sangat lengket, dia ingin berendam lama dengan air hangat. Satu jam lebih Stella masih bertahan di kamar mandi. Dan itu membuat Shane sedikit khawatir karena Stella tak kunjung keluar. Shane takut terjadi apa-apa dengan Stella mengingat kejadian tadi.


Tanpa pikir panjang Shane masuk kamar Stella dan langsung membuka kamar mandi tepat di saat berdiri bertelanjang dada yang baru saja menuju shower.


Aaaaahhhhhkkkkkkkk....


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


Jangan lupa follow ig othor ya ka.


IG_SHAKILABLUE