
Sepanjang perjalanan pulang El merasa sedikit tidak enak badan dan merasakan sedikit pusing. Jake sempat berhenti di Apotek untuk membeli Minyak angin untuk membuat nyaman tubuh istrinya. Jake sesekali menciumi tangan istrinya dan membuat El semakin merasa nyaman dan akhirnya tertidur.
Sesampainya di resort Jake menggendong El menuju kamar mereka dan menidurkannya pelan. Jake melepaskan sepatu milik istrinya dan mengambil waslab untuk membersihkan wajah dan kaki istrinya. Lalu dia sendiri mandi di bawah air hangat. Ketika ingin tidur Jake mendapat telpon dari Alvin. Jake mengangkat telpon Alvin dan keluar dari kamarnya.
"Iya Vin ada apa kau menghubungiku malam-malam?" tanya Jake.
"Saya sudah mendapatkan Aset kekayaan milik Nona El dan sudah menangkap Eros Tuan. Apa yang harus saya lakukan padanya Tuan?" tanya Alvin.
"Tunggu aku pulang, aku yang akan mengurusnya." jawab Jake kemudian.
Jika dulu sebelum Jake mengenal El, siapapun yang menjadi musuhnya sudah pasti berakhir mengenaskan. Tapi berbeda saat dia bertemu El. Hatinya lebih lembut namun tetap saja Jake akan haus darah untuk orang yang membuat keluarganya menderita.
Dia ingin mengakhiri hidup Eros dengan tangannya sendiri dan ingin bermain-main sebentar dengannya sebelum nyawanya hilang dari dunia ini. Seperti Thom yang berakhir mengenaskan di tangannya. Eros sudah membuat istrinya kehilangan orang tuanya dan membuat Elnya menderita dengan trauma yang di alami El.
"Baik tuan." jawab Alvin.
"Bagaimana Persiapan yang aku minta padamu untuk minggu depan, apa sudah beres?" tanya Jake lagi.
"Sudah 90% Tuan. Louise cukup membantu." jawab Alvin.
"Bagus, persiapkan semuanya serapi mungkin." ucap Jake dan mengakhiri telponnya.
Jake masuk kembali ke kamar dan bergabung dengan istrinya di bawah selimut. Jake menarik El agar masuk ke pelukannya. Jake mencium bibir dan puncak kepala istrinya lalu ikut tidur bersama istrinya.
***
El terbangun pagi-pagi sekali karena perutnya merasa mula kembali. Dia langsung berlari ke kamar madi dan memuntahkan semua makannya. Mulutnya terasa pahit. Setelah membersihkan badannya El keluar dan kembali ke ranjang dengan menyenderkan tubuhnya pada punggung tempat tidur. Wajahnya sedikit pucat.
“Kamu sakit honey?” tanya Jake khawatir.
“Hanya sedikit tidak enak badan sayang.” Ucap El lembut sembari mengelus pipi suaminya.
“Aku akan bersiap, kita akan ke dokter.” Ucap Jake yang langsung terbangun namun El menahannya.
“Aku hanya kecapekan sayang. Tidur sebentar pasti akan sembuh.” Ucap El menjelaskan.
“Kau yakin tidak ingin ke dokter?” tanya Jake lagi.
“Hmm, aku akan istirahat.” Ucap El lemah.
“Setelah mandi aku akan menyiapkan sarapan untukmu okey.” Lalu Jake membantu istrinya untuk tidur.
Jake segera membersihkan dirinya dan memesan sarapan. Jake memutuskan untuk menemani istrinya saja hari ini sembari mengecheck pekerjaannya yang lama dia tinggalkan. Ketika Jake fokus pada ponselnya. El terbangun dan memandangi suami.
“Kau selalu tampan Jake. Terima kasih karena hari ini kau menemaniku seharian. Perhatianmu membuatku semakin mencintaimu Jake.” Batin El.
"I love you." ucap El pelan. Jake ternyata mendengar ucapan El yang mengatakan cinta padanya. Dia menoleh dan melihat istrinya yang sudah bangun.
"I love you too honey. I love you more." ucap Jake mendekat dan mencium bibir El pelan.
"Terima kasih." ucap El sekali lagi. Jake hanya membalasnya dengan menciumi bibir istrinya.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YA KAKAK ❤❤❤❤❤