My enemy My husband

My enemy My husband
S2 Pernikahan



" Mommy, ini ada acara apa?" tanya Kyara pada sang ibu, saat keluar kamar ia heran kenapa rumahnya di hias seolah-olah akan ada acara pernikahan.


" Hari ini pernikahan kamu dan Kean, sayang. " jelas Kimmy dengan lembut.


Kyara spontan membulatkan matanya, Bagaimana mungkin ia menikah. Lamaran saja belum apalagi semenjak kejadian terakhir di kantor Kean ia sama sekali tak berhubungan dengan pria itu. Kean pun belum memberi tahunya perihal hasil test DNA itu.


" Mom, jangan bercanda. Aku sama bang Kean aja lagi gak..... "


" Kean sudah menceritakan semuanya pada Mommy dan Daddy, Ky. Itu hanya bagian dari masa lalunya, Daddy mu pun dulu punya masa lalu. Bahkan Mommy sampai pergi meninggalkan Daddy. Kau tau itu bukan? "


Setelah bertemu Karin, Kean memang langsung menemui Kimmy dan Razel, ia langsung meminta maaf dan menceritakan masa lalunya pada Kimmy dan Razel, pasangan baya itu cukup terkejut sekaligus kagum dengan keberanian Kean yang mau membuka keburukannya di masa lalu.


Kean pun menyampaikan niat baiknya untuk menikahi Kyara secepat mungkin untuk membuktikan kesungguhannya. Ia ingin cepat menikahi Kyara agar wanita yang dicintainya akan selamanya terikat dengannya dan tentu bukan hanya itu alasannya, sesungguhnya ia takut kehilangan Kyara setelah masalah kemarin, ia semakin takut Kyara pergi dan memilih bersama Kalan atau Dean.


" Tapi masalahnya berbeda, Mom. Ini lebih rumit dari pada Mommy dan Daddy dulu." keluh Kyara.


bisa- bisanya Mommy dan Daddy nya menikahkan ia secara mendadak tanpa persetujuannya, pikir Kyara.


" Mommy dan Daddy percaya Kean sudah berubah itu hanya masa lalunya. Mommy bisa lihat betapa dia mencintai kamu, Ky. Apa kamu sudah tak mencintainya?"


" Bukan gitu Mom, Kya cuma takut aja. Takut salah pilih , menikah kan bukan coba-coba, Mom. " lirih Kyara, banyak sekali yang ia pikirkan sebenarnya tapi di sisi lain ia memang mencintai Kean, tapi bagaimana dengan test DNA itu, apakah Kean juga akan menikahi Karin, pikir Kyara.


" Menikah memang bukan coba-coba tapi kalau gak di coba kamu gak akan tau hasilnya, Ky. Bisa jadi justru pernikahan kamu akan bahagia sama Kean."


Kyara hanya bisa pasrah dan berdoa semoga yang dikatakan Mommy nya benar, bahwa pernikahan mereka bisa bahagia.


Kyara menemui Anzel di kamar sang adik, ia bertanya-tanya kenapa Anzel tak menghentikan pernikahannya dengan Kean, bukankah selama ini ia yang selalu tak setuju dengan Kean, apalagi yang ia tau Anzel juga sudah mengetahui masalah Karin dengan Kean tapi kenapa adiknya begitu santai, pikir Kyara.


"Zel, kok loe diem aja gue mau nikah. " tanya Kyara penasaran, ia langsung berjalan mendekati Anzel yang duduk di sofa dalam kamarnya sambil nonton film kesukaannya.


" Yaa, gimana ya. gue sih udah mukul dia beberapa hari yang lalu buat melampiaskan kekesalan gue, tapi setelah gue liat hasil test DNA nya, ya dia emang di jebak gak salah, itu juga cuma masa lalu jadi yaudah. " jawab Anzel santai. " Mau menentang juga percuma Daddy dan Mommy udah menyetujui rencana pernikahan kalian. "


**********


Malam hari pun tiba, pernikahan sederhana yang diadakan di kediaman Kyara berjalan dengan lancar, tak banyak yang datang hanya keluarga dan sahabat terdekat mereka.


Sejak melihat Kyara mengenakan kebaya putih dengan begitu cantiknya, Kean tak melepas pandangannya dari wanita cantik yang sekarang sudah sah menjadi istrinya . Senyum terus mengembang di wajah tampannya tapi tidak dengan Kyara yang selalu menatap tajam padanya, banyak sekali pertanyaan di kepalanya tapi bukan mendapat penjelasan ia malah mendapat senyuman saja dari Kean. Pria itu benar-benar menyebalkan, pikirnya.


" Gak nyangka, Zel anak loe udah nikah duluan. Gak jadi besanan deh kita. " ucap Papa Brian sambil terkekeh.


" Iya nih Brie, jodoh Kyara datang duluan. " sahut Daddy Razel .


" Kalan dan Dean lagi patah hati berjamaah tuh di pojokan. " tunjuk Sherlin pada kedua putranya yang sedang meratapi kesedihannya.


" Yaa ampun gak nyangka mereka secinta itu sama Kyara. Semoga nanti mereka cepat ketemu jodohnya juga. " sahut Kimmy.


" Masih sekolah Kim, biar aja mereka fokus belajar dulu, aku gak mau cepat-cepat menua jadi oma. " kekeh Sherlin.


" Nyindir ini sih, bentar lagi gue yang cepat tua nih. jadi Opa-opa, tapi hot Opa. " sahut Razel menimpali. Sontak. membuat mereka berempat tertawa bersama.


Lain dengan orang tua mereka lain pula dengan Anzel, Kalan dan Dean. Anzel meratapi nasib karena kakaknya menikah lebih dulu, sungguh membuatnya iri, apalagi membayangkan bagaimana indahnya malam pertama. Ah otak Anzel benar-benar mesum. ( gak tahan ya mau juga sama vio, kasian deh 😜)


Kalan dan Dean meratapi kisah cinta mereka yang harus berakhir sebelum dimulai. Dengan hati yang patah mereka menghampiri Kyara untuk mengucapkan selamat dan tentu untuk memberi pesan pada Kean.


" Selamat Ya, Ra " ucap Kalan dan Dean bergantian sambil menyalami tangan Kyara. ingin sekali ia memeluk sahabat dan juga orang yang ia cintai tapi tatapan tajam dari suami Kyara membuat Kalan dan Dean sadar diri bahwa Kya sudah menjadi istri dari pria yang mereka panggil Om itu.


" Aku titip Kyara, jaga dia. Kalau om gak bisa membuatnya bahagia setidaknya jangan membuat dia menangis. " ucap Kalan pada Kean yang berdiri persis di samping sang istri.


" Kalau Om gak bisa buat ka Kya bahagia kembalikan dia padaku, karena aku akan selalu menunggunya. " sahut Dean menimpali.


" Kalian berdua tenang saja aku tak akan pernah membuatnya menangis karena sedih, air matanya yang keluar nanti aku pastikan hanya air mata kebahagiaan. Aku akan menjadikan dia wanita yang paling bahagia agar KALIAN tak bisa merebutnya dari ku. " kata Kean penuh kesungguhan sambil menatap dalam pada sangat istri." Dan KALIAN jangan pernah berharap atau menunggu istriku, karena aku tak akan melepaskannya." Kean tersenyum sambil menggenggam tangan sang istri.


Dean berpikir sejenak dengan kata KALIAN yang Kean ucapkan. Bukankah hanya dia yang berharap, pikir Dean, tapi kenapa Kean mengatakan kalian.


" Udah pulang yuk, Mama sama Papa udah nunggu. " ucap Kalan mengalihkan pikiran Dean. Ia yakin Dean pasti mulai curiga, Memang Kean sialan sepertinya dia ingin membalas Kalan. bertahun-tahun dia menyembunyikan perasaannya dari sang adik bahkan ia mengalah, tapi sekarang dengan seenaknya Kean berkata begitu membuat Dean curiga saja, Pikirnya.


" Bang, jangan lupa motor ducati yang baru nya sebagai pelangkah. " ucap Anzel santai saat menghampiri pasangan pengantin baru itu.


" Jadi ini alasan loe gak nolak pernikahan gue? dasar gak punya otak, masa minta pelangkah, jelas-jelas gue kakaknya. " kesal Kyara pada otak licik sang adik.


" Punya lah kalau gak ada otaknya gue gak hidup dong dan gak bisa mikir buat minta motor baru, sama kakak ipar " sahut Anzel asal.


Memang benar apa yang dikatakan sang adik, tapi, bukan itu maksud Kyara, ingin sekali ia menjewer telinga Anzel.


" Selamat atas pernikahannya ya Kak. " ucap Violetta sambil menyalami Kyara dan Kean bergantian.


Setelah cukup lama berbincang dengan para sahabat dan keluarga, kini saatnya kedua pengantin baru itu berlalu ke kamar, malam yang kian larut membuat kedua nya merasa ngantuk dan lelah yang luar biasa.


Kyara masuk lebih dulu ke kamarnya di ikuti Kean yang berjalan di belakangnya.


" Abang mau ngapain? " Kyara terkejut saat Kean memeluknya dari belakang.


" Kan udah sah sayang, belum sah aja aku udah nyicipin manisnya bibir kamu. " kata Kean yang asal ceplos tanpa filter.


Kyara membalikkan tubuhnya hingga kini tubuh keduanya saling berhadapan " Tuh mulut kalau ngomong suka asal aja." kesal Kyara. " Kamu gak mau jelasin apa yang terjadi kenapa bisa-bisanya tanpa pemberitahuan langsung nikahin aku kaya gini."


" Aku udah kasih tau ko sayang, sama Mommy dan Daddy. " ucap Kean sambil tersenyum dengan menampakan deretan giginya.


" Terus aku di anggap apa? Main nikah dadakan gini tanpa persetujuan aku. "


" Justru itu Kalau aku kasih tau nanti kamu malah nolak, mending kaya gini aku bikin kejutan mau gak mau kan kamu pasti Terima. "kata Kean tanpa rasa bersalah.


Kean tau Kyara mungkin punya banyak pertanyaan di benaknya, ia menarik lembut tangan sang istri dan mendudukan sang istri di tepi ranjang kemudian menggenggam tangan Kyara sambil menatap manik indah sang istri.


" Aku sudah selesaikan semua urusan ku dengan Karin, maka dari itu secepatnya aku ingin langsung menikahimu agar tak ada wanita-wanita lain lagi yang mengaku macam-macam dan merusak hubungan kita." jelas Kean


" Memang ada berapa wanita yang pernah ada dihidupmu? tanya Kyara dengan tatapan tajamnya.


" Apa akan ada Karin-Karin yang lainnya?"


" Bu-bukan itu sayang, cuma.. gimana ya aku menjelaskannya, yang jelas itu semua masa lalu dan sekarang cuma ada kamu." Kean mengecup bibir Kyara sekilas membuat Kyara menatapnya kesal lantaran mencuri kecupan di saat ia sedang marah.


Kean mengutuk dirinya sendiri yang salah bicara padahal bukan itu yang dia maksud tapi entah kenapa mulutnya malah mengeluarkan kalimat itu seolah membenarkan bahwa dirinya punya banyak wanita dulu.


" Sayang please aku tau, aku salah. Masa lalu ku buruk, mungkin kamu bukan yang pertama untukku tapi percaya kamu akan selalu menjadi yang terakhir untukku dan aku janji gak akan pernah menyakiti kamu karena sejak bertemu kamu pun aku udah gak berselara dengan wanita lain lagi."


Setelah mendengar penjelasan sang suami entah kenapa hati nya terasa panas dan kesal. Ia memilih beranjak dari duduknya tapi tangannya langsung di cekal oleh Kean. " Mau kemana?"


" Mau mandi di sini gerah, hati aku panas. " setelah mengatakan itu Kyara menepis tangan Kean dan berlalu menuju kamar mandi.


Orang biasanya malam pertama tubuhnya yang panas, tapi istrinya malah hatinya yang panas. Sepertinya malam pertama harus tertunda karena kekesalan sang istri, pikirnya.


.


.


.


.


.


sabar ya robert malam ini kita belum bisa membobol gawang


...****************...