My enemy My husband

My enemy My husband
pacar pura-pura



sesampainya di cafe


" Loe mau pesen apa kim?" tanya Razel saat mereka sudah duduk berhadapan di dalam cafe.


" Es americano aja." sahut kimmy. " loe mau ngomong apa?"


" gue mau loe jadi pacar gue." kata Razel dengan santainya.


" Apa? " loe nembak gue, makanya ngajak ngomong di sini?" Kimmy terkejut mendengar permintaan Razel.


Ciiiiiihhhhh


" Ga usah kepedean, gue cuma mau loe pura-pura jadi pacar gue."


" untuk apa?" tanya kimmy penasaran.


" gue cuma mau hindarin Maura, Risih gue dia agresif banget."


" loe mau gue di bully sama Maura dan Sisca? Loe lupa dulu gue di bully karena loe putus sama sherlin. "ucap kimmy dengan nada kesal.


" Itu salah loe, udah nyebar gosip jadi pacar gue. jadi wajar lah loe dikira pelakor makanya di bully." oceh Razel tak kalah sewot.


" Dasar nyebelin, gue ga mau bantu loe." kimmy membuang pandangan nya keluar jendela.


Razel beranjak dari duduk nya dan berpindah posisi duduk di sebelah kimmy.


" yakin ga mau nolong gue? bukannya kita dijodohin ya?"


ucapan Razel membuat kimmy menoleh kearah nya dan Razel mendekatkan wajah nya pada kimmy, seketika jantung kimmy pun berdegup kencang. karena takut Razel akan mencium nya seperti dulu kimmy langsung memundurkan badan nya, tapi dengan sigap Razel menarik pinggang kimmy, sehingga membuat kimmy tak bisa menghindar.


" Loe itu calon istri gue." bisik Razel yang membuat kimmy tersentak kaget karena napas hangat pria tampan itu membuat bulu kuduk kimmy merinding.


Kimmy membuang napasnya lega karena Razel melepaskan tangan laknat itu dari pinggang nya dan memundurkan tubuhnya agar tak berdekatan lagi dengan kimmy. " loe mau gue nikahin sekarang atau loe mau nolongin gue dari si Maura?"


" Gue janji bakal ngelindungin loe, jadi gue akan bertanggung jawab sama loe." ucap Razel berusaha meyakinkan kimmy bahwa hal yang ditakutkan nya tak akan terjadi.


" loe ga akan bohong kan?" ujar kimmy sambil memberikan kelingkingnya di hadapan Razel.


" janji dulu sama gue." Razel menautkan kelingkingnya dengan kelingking kimmy sebagai tanda kesepakatan mereka.


" Gue ga akan pernah ingkar janji sama loe, asal loe mau nurutin semua yang gue minta."


" Tapi loe juga harus bantu gue zel, gue ga mau kita di jodohin." ucap kimmy memelas.


" loe pikir gue mau dijodohin sama loe."


" ya kita terus gimana? loe harus cari cara buat ngebatalin perjodohan kita." oceh kimmy


" Gampang itu mah, nanti kita pikirin lagi." kata Razel santai. " yang penting sekarang loe pura-pura dulu jadi pacar gue di depan Maura, kita harus terlihat mesra dan meyakinkan, jangan berdebat terus kaya sekarang. nanti di bisa curiga."


" Eh mesra kaya apa dulu nih, gue ga mau macem- macem ya." ancam kimmy.


" Yaelah kim, makanya jangan nonton film 21+ mulu, otak loe jadi mesum begini. orang pacaran ya pegangan tangan, rangkulan, pelukan gitu."


" Ya maaf gue kan ga pernah pacaran, jadi ga tau. gue pikir mesra ya ciuman gitu." ucap kimmy.


" Wah parah nih anak emang ga boleh loe pacaran, loe harus di nikahin langsung kayanya. pantes aja orang tua loe ngejodohin kita, bahaya kalo loe pacaran soalnya.


" Eh yang bahaya itu loe, loe yang udah dua kali nyium bibir gue." teriak kimmy tak Terima dengan tuduhan Razel.


seketika membuat mata Razel membulat, dan langsung membekap mulut kimmy. bagaimana mungkin kimmy berteriak seperti itu ditempat umum, membuat semua mata tertuju pada mereka.


...****************...