My enemy My husband

My enemy My husband
teman teman laknat



Setelah melalui perdebatan yang panjang antara kimmy dan org tuanya juga oma, akhirnya ia mengalah karena oma lagi lagi berakting. Oma berpura pura pingsan saat kimmy terus saja bersikeras menolak menikah, ia tetap menyangkal bahwa dirinya dan Razel tak melakukan apapun.


Bayangkan betapa senang nya oma saat ini, semua rencananya berjalan dengan sangat lancar, papa dan mama Razel yang sudah tau rencana ini pun turut bahagia akhirnya Razel bisa menikah dengan kimmy.


Lain dengan para orangtua lain juga dengan Kimmy dan Razel yang masih saja berdebat, kimmy menyalahkan Razel yang hanya pasrah menerima semuanya.


" Apa yang akan orang tua kamu pikirkan kalo aku menolak menikahi kamu? mereka akan berpikir aku pengecut dan tidak bertanggung jawab. Dan orang tua aku pasti akan kecewa dengan semua itu. Aku ga bisa menyangkal semuanya walaupun memang ga terjadi apa-apa tapi tetap aja aku salah karena udah tidur satu ranjang sama kamu kim" ucap Razel dengan lembut.


" Pernikahan itu bukan mainan kak, aku belum siap. kita baru aja ketemu setelah bertahun tahun terus sekarang tiba-tiba harus nikah. Apa ga aneh ? " keluh kimmy.


" Kita kan sudah dekat dari dulu kim, ga aneh lah. tinggal mulai pendekatan lagi setelah menikah. ga akan susah kan." sahut Razel.


" Terserah kakak deh!" ketus kimmy yang langsung berlalu meninggalkan Razel.


**********


brak


Tia yang datang tiba-tiba saat malam langsung membuka pintu kamar kimmy dengan kencang.


" Kimchi! " pekik Tia.


" Bisa-bisanya ya loe nikah dadakan begini, mana besok lagi. " dengus Tia kesal.


" Gue udah denger apa yang terjadi dari oma. kangen banget loe ya sama Razel bertahun-tahun ga ketemu, sekalinya ketemu ngajak bobo bareng " ledek Tia.


bugh


Kimmy melemparkan bantal yang ada di ranjang nya ke arah Tia yang duduk di sofa dalam kamar kimmy. " Sialan loe! " umpat Kimmy.


" Ini juga bukan kemauan gue, gue juga belum siap Ti, aneh banget masa baru hari ini ketemu Razel besok udah mau dinikahin."


" Yaudah nikmatin aja dari pada lama-lama pacaran terus malah drama lagi kaya dulu. emang loe mau? loe masih cinta kan sama Razel?" tanya Tia penuh selidik.


" Entah lah, cuma kan bukan pernikahan kaya gini yang gue harapkan, dadakan dengan kejadian yang memalukan pula. gue juga masih belum bisa hilangin rasa sakit hati gue karena kebodohan Razel dulu.


" kenapa ga loe maafin aja sih, ini juga kan bukan sepenuhnya salah dia, sherlin aja yang licik pake cara begitu demi mempertahankan Razel."


" gue masih suka kesel kalau ingat kebodohan Razel yang mencintai gue tapi ngePHPin cewe lain dengan janji manisnya itu. jadi cowo ga tegas gitu! kesal kimmy.


" Tapi kan udah berlalu, besok loe udah jadi istrinya jadi lupain aja sih kim, Razel juga menderita kan waktu loe ninggalin dia." kata Tia.


" Biar aja gue masih mau balas dendam sama dia, gue mau jual mahal dulu."


" Ribet banget loe ! Terserah loe deh kimchi." ucap Tia yang kini sudah merebahkan tubuhnya di atas kasur.


Tia berniat menginap malam ini dirumah kimmy agar besok ia bisa membantu mempersiapkan acara pernikahan kimmy dan Razel.


********


kediaman Razel


" Tega banget loe zel sama gue, dengan sabar gue nungguin loe balik sama kimmy sampai gue menunda pernikahan gue. tapi sekarang loe malah ngelangkahin gue duluan." protes Juna.


" Semesta sedang mendukung gue kali ini bro, sekalinya ketemu langsung nikah. ya walaupun dengan kejadian memalukan gue nikahnya." balas Razel sambil tersenyum mengingat kejadian tadi siang dirumah kimmy.


" Tapi jangan senang dulu zel, loe pasti butuh usaha ekstra buat luluhin hati kimmy, ga semudah itu fergusso. apa lagi kimmy nikah sama loe terpaksa dan dia juga ga siap dengan semua ini. " sahut Brian menimpali.


" Siap-siap malam pertama loe puasa zel, kimmy ga akan semudah itu memberikannya sama loe." ucap dikta disela gelak tawanya.


" Emang laknat loe semua ya, bukan ngasih gue semangat, ini malah bikin gue kena mental! " umpat Razel kesal.


" Kayanya loe bakal jadi suami perjaka deh zel." kata Juna yang tawanya semakin pecah saat membayangkan burung Razel yang terus saja berhibernasi meski sudah menikah nanti.


" ****** loe semua, pulang ga loe semua ! Di sini ga ada gunanya kalian! Razel yang wajahnya sudah merah padam menahan kesal akhirnya pergi ke kamarnya meninggalkan teman-teman nya yang masih saja terus tertawa.


" bener kata temen-temen laknat gue, perjalanan gue bakal panjang ini buat meluluhkan hati kimmy, burung gue....kaya nya bakal tetap main sabun ini sih . gumam Razel sambil mengusap kasar wajahnya.


*****


keesokkan harinya


" Loe ngundang siapa aja kim? " tanya Tia saat kimmy sedang di rias oleh MUA.


" Cuma loe doang, gue ga ngundang yang lainnya. lagian juga ini kan dadakan." jawab kimmy.


" Razel juga kayanya ngundang Ka Brie, Juna sama dikta doang. Mungkin nanti kalau kalian resepsi baru dia akan mengundang semua karyawan dan rekan bisnisnya. " Kata Tia santai.


" gue aja ga mikirin resepsi Ti semua serba mendadak gini di usia gue yang masih dua puluh dua, ngerasain kerja aja gue belum Ti. Jadi gue belum mikirin seperti apa pernikahan impian gue" lirih kimmy.


" Yang penting loe nikah nya sama orang yang sangat mencintai loe, walaupun semua ga berjalan sesuai kemauan loe, tapi gue yakin Razel bisa ngebahagiain loe." ucap Tia.


" duh bijaksana banget semenjak punya pacar." sindir kimmy.


" Sialan loe! dari dulu gue juga udah bijaksana dan dewasa kimchi." ketus Tia.


" kirain dandanan loe doang yang dewasa, ternyata otak loe juga." cibir kimmy.


" Dasar temen ga ada akhlak." ketus Tia.


************


" ko gue jadi deg degan ya." ucap Razel pada ketiga sahabat laknatnya.


" Ya maklum lah zel, ini kan pernikahan pertama loe, nanti kalo yang kedua mungkin loe lebih rileks lagi." ucap Juna dengan santai.


" Loe mau dihajar, hah? loe ngedoain gue nikah dua kali? " kesal juna pada temannya yang mempunyai mulut laknat itu.


Dikta dan Brian hanya mampu geleng-geleng kepala melihat bos dan asisten yang selalu saja berdebat.


" Tarik napas zel, tahan. tahan teerus tahan." ucap dikta yang membuat Razel mengikuti perintahnya.


" Hah. hah. hah." Razel tersengal karena dikta menyuruhnya menahan napas dengan waktu yang cukup lama.


" Loe pengen Kimmy jadi janda? nyuruh gue tahan napas lama banget, kalau gue mati gimana? ijab kabul aja belum." ucap Razel dengan tatapan membunuhnya pada dikta.


" udah-udah loe berdua ga usah gangguin Razel, tenang aja zel, kalau kimmy jadi janda gue siap gantiin loe." kekeh Brian.


Razel tercengang mendengar perkataan Brian, bagaimana bisa ia yang paling waras diantar juna dan dikta sekarang ikut-ikutan menjadi laknat seperti mereka.


...****************...