My enemy My husband

My enemy My husband
Malam pertama



Ciuman yang awalnya lembut berubah menjadi ciuman panas yang menggebu. saat kimmy mulai kehabisan napasnya Razel melepaskan tautan bibirnya.


" Boleh ga kalau aku memintanya sekarang?" tanya Razel dengan mata yang sudah dipenuhi oleh gairah.


Kimmy tertunduk,ia malu dengan apa yang baru saja dilakukannya , dia menarik napas dalam sebelum menjawab pertanyaan suaminya dan menghembuskannya secara perlahan lewat mulut.


Kimmy mengangkat wajahnya yang sempat tertunduk tadi, menatap dalam mata Razel lalu ia tersenyum sambil menganggukkan kepalanya pelan tanda ia mengijinkan sang suami untuk menyentuhnya lebih jauh saat ini.


Secepat kilat Razel langsung menyambar kembali bibir ranum sang istri. mengajaknya berbelit lidah dan saling bertukar saliva, perlahan ciuman itu pun turun ke leher jenjang sang istri yang putih mulus, menghisapnya pelan hingga menimbulkan warna kemerahan.


Kimmy memejamkan matanya menikmati setiap kecupan yang suaminya berikan. Razel melepaskan atasan yang kimmy kenakan lalu kembali mencium bibir kimmy yang terasa sangat manis menurutnya. Di sela-sela ciumannya Razel melepaskan kaitan kain penutup bukit kembar kimmy hingga akhirnya terlepas dan ia membuangnya ke sembarang arah.


Ciuman itu sekarang turun ke bukit kembar milik kimmy, menyesapnya bergantian seperti bayi, sehingga membuat istrinya mele.. nguh kecil sambil memejamkan matanya, tangan kimmy secara spontan meremas rambut Razel, membuat hisapan itu semakin dalam.


setelah puas bermain di bukit kembar sang istri Razel kembali melesatkan ciuman pada bibir istrinya sambil menggiring istrinya menuju ranjang dan mulai merebahkan tubuh sang istri yang masih mengenakan bawahan.


Razel melepaskan bawahan sang istri hingga membuat wajah kimmy merona malu, Razel berhenti sejenak memandangi tubuh polos sang istri yang putih mulus.


" Kak udah jangan di lihatin terus, aku kan malu." ucap kimmy sambil menutup wajahnya.


" Aku sedang mengagumi tubuh istri aku sayang. " jawab Razel yang kemudian malah menciumi kedua paha kimmy secara bergantian hingga turun kebawah sana, menjelajahi bagian bawah dengan menggunakan lidahnya.


Satu desa.. han lolos begitu saja dari bibir Kimmy. ia menggeliat merasakan sensasi luar biasa dari lidah Razel, tangannya meremas kuat rambut Razel. semakin Kimmy menggila dan mende.. sah lidah Razel pun semakin nakal di bawah sana, hingga Kimmy merasakan ada sesuatu yang ingin keluar di bawah sana.


" Kak, stop! aku mau.. ke toilet." rengek Kimmy.


" Keluarkan di sini sayang." ucap Razel.


Akhirnya Kimmy sampai pada pelepasan pertamanya. kemudian Razel melepas handuk yang masih melilit di pinggangnya dan membuangnya ke lantai."Aku mulai ya sayang, kalau sakit tahan sebentar." Razel langsung melesatkan burung kebanggaannya secara perlahan agar masuk ke dalam sangkar milik Kimmy.


jleb


" Aaakkhhh! pekik Kimmy." sakit kak." tanpa terasa airmata Kimmy menetes merasakan sakit dan perih yang luar biasa padahal milik Razel baru masuk setengahnya.


Dengan perlahan-lahan Razel terus mendorong miliknya,sampai pada akhirnya burung besar itu masuk dengan sempurna ke dalam sangkarnya, rasa hangat bisa Razel rasakan di dalam sana.


" Maaf sayang." ucap Razel sambil menghapus air mata Kimmy. sejenak ia membiarkan sangkar Kimmy terbiasa dengan kehadiran burung miliknya.


Saat di rasa Kimmy mulai terbiasa, Razel mulai memaju mundurkan pinggulnya, desa.. han dan erang.. an pun menggema di dalam kamar, ruangan dingin pun semakin terasa panas. Kimmy yang awalnya merasakan sakit luar biasa sekarang mulai menikmati permainan Razel yang lembut dan semakin membuatnya menggila.


Razel memompa semakin cepat saat di rasa akan mencapai puncaknya. Sampai pada akhirnya ia memuntahkan lahar panasnya ke dalam rahim Kimmy.


" Aaakkkhh." keduanya menge.. rang panjang secara bersama setelah melakukan pelepasan bersama-sama.


Razel mencium kening Kimmy setelah mereka melakukan sesi panas pertama mereka.


" Makasih ya sayang." ucap Razel sambil merebahkan tubuhnya di samping kimmy.


" Aku mencintaimu kak." ucap kimmy


" Aku lebih mencintaimu sayang." Razel langsung menarik tubuh Kimmy ke dalam dekapannya. ia sangat bahagia hari ini bahkan kebahagiaannya menjadi berkali-kali lipat, mendapatkan ungkapan cinta dari sang istri.


Setelah selesai membersihkan diri, Razel dan Kimmy memutuskan turun ke lantai satu untuk makan malam. Awalnya Razel melarang Kimmy turun karena ia tau sang istri kesulitan berjalan karena ulahnya yang meminta jatah lagi saat mereka mandi bersama.


" Kimmy kamu jalan kenapa?"tanya oma penasaran.


" Mama dan papa kemana oma?" kimmy balik bertanya.


" Mama dan Papa makan diluar sama rekan bisnisnya." jawab Oma.


" Kamu abis buka segel ya sama Razel? banyak banget tuh stempelnya di leher " kekeh Oma sambil menaik turunkan alisnya.


" Udah Oma baru aja." Sahut Razel


" Cie, Kimmy udah ga perawan. " ledek Oma.


" Do'ain aja Oma semoga cepat di kasih." jawab Kimmy.


" Abis ini bikin lagi yuuk yang, biar cepat jadi." sambung Razel menimpali.


" Itu mah mau nya kamu, masih sakit ini kak." rengek Kimmy manja.


" Udah makan, kenapa jadi ngomongin begituan di sini." cibir Oma sambil menggelengkan kepalanya.


**********


Selesai makan malam Razel dan Kimmy kembali ke kamar, mereka bersiap-siap untuk tidur. Razel mengambil posisinya dan menyuruh kimmy untuk menaruh kepalanya di lengannya, agar ia leluasa untuk mendekap tubuh sang istri. mereka merebahkan diri dengan posisi saling memeluk satu sama lain.


" Kak tadi aku liat kamu di restoran loh sama rekan bisnis kamu yang cantik dan sexy itu."


" Masa sih ? kenapa ga menghampiri aku kalau tau ada aku di situ?" tanya Razel penasaran.


" Aku cuma ga mau ganggu aja, kamu keliatan nyaman dan bahagia banget, kaya bukan meeting sama rekan bisnis. padahal kan kamu bisa aja menyuruh Juna yang pergi untuk meeting, ini kan masih masa cuti kamu " keluh kimmy.


" Namanya Tania dia itu udah lama bekerja sama dengan perusahaan dan aku juga sering bertemu dengannya, jadi ya kita cukup dekat seperti teman tapi ga lebih sayang dan Tania itu ga mau kalau meeting sama orang lain, dia maunya bertemu dengan aku langsung kalau menyangkut masalah pekerjaan, tadinya aku juga mau ajak Juna kok buat nemenin aku tapi dia nya ga bisa " jelas Razel lembut sambil mengusap rambut panjang sang istri.


" Tapi kayanya dia suka sama kamu. Kelihatan dari caranya menatap kamu Kak." ucap kimmy dengan raut wajah kesalnya.


" Aku sayang dan cintanya sama kamu yang, mau ada ribuan wanita yang mendekat pun aku maunya cuma kamu." jelas Razel dengan wajah serius.


Kimmy mendongakkan wajahnya untuk melihat mata Razel, tatapan mata penuh kesungguhan itu akhirnya meyakinkan kimmy bahwa Razel tak akan tergoda oleh wanita lain. Ia bisa melihat betapa Razel begitu mencintainya.


keesokkan harinya


" Ditungguin hari gini baru turun, katanya mau pagi- pagi ke apartemennya. " cibir Oma


Kimmy dan Razel yang baru turun saat jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang itu pun langsung mendapat cibiran dari sang Oma.


Bagaimana tidak kesiangan, kalau semalam Razel seolah ketagihan untuk terus menjamahnya, Kimmy yang sebenarnya masih merasakan sakit pada bagian intinya pun tak kuasa menolak saat Razel mulai membangkitkan kembali gairahnya, sesuatu yang baru ia rasakan itu membuatnya semakin candu. ia tak mempedulikan lagi rasa perih di bagian bawah tubuhnya saat Razel memberikannya kenikmatan luar biasa semalam.


" Biasa lah Oma yang baru buka segel. lagi hot-hot nya, cie yang sekarang jadi mantan perawan. " ledek Tia pada Kimmy. Tia yang penasaran dengan cerita Oma pun akhirnya datang pagi -pagi ke kediaman Kimmy untuk bertanya langsung pada sang sahabat.


" Berisik loe dasar burung Beo!" ketus Kimmy yang sekarang sudah duduk di ruang tengah bersama Tia dan Oma." pasti Oma deh yang ngadu sama Tia."


" Oma langsung nelpon gue semalam pas tau loe baru aja buka segel." kekeh Tia.


" Emang dasar kawanan burung, samanya kalau udah ketemu, bellbird sama beo makin berisik." cibir Kimmy.


" Mau sarapan ga yang?" tanya Razel pada sang istri.


" Tanggung Kak bentar lagi juga udah makan siang, sekalian aja deh." jawab kimmy.


" Yaudah aku ke ruang kerja papa dulu ya, mau ada yang dibicarakan sama papa."


" hemmm.." jawab kimmy dengan gumaman.


" Kim cerita dong gimana rasanya buka segel." tanya Tia antusias.


" Loe rasain aja sendiri nanti juga tau rasanya kaya apa. kan bentar lagi loe juga nikah " jawab kimmy.


" Iisshh kalian berdua berisik banget, ganggu Oma lagi lihat drakor aja. konsentrasi Oma jadi terganggu nih " kesal Oma.


" Tia tuh Oma berisik kaya burung beo, udah ah aku mau ke dapur aja bantuin mama masak." ucap kimmy yang beranjak dari duduknya.


...****************...


akhirnya Razel dan Kimmy buka segel juga.


maaf ya kalau adegan MP nya Razel dan Kimmy kurang memuaskan, gas tipis tipis aja, oke! maklum authornya masih polos, ga tau apa-apa 🤭🤭