
Papa, Mama kimmy, Tia dan juga Oma merencanakan untuk membuat skenario untuk kimmy. Mereka berencana berkata bahwa papa kimmy sedang sakit dan Tia akan menikah dalam waktu dekat, jadi mau tidak mau kimmy harus kembali ke Indonesia, tapi saat ini oma ingin ikut bersama kimmy, karena ia mempunyai misi untuk menjodohkan kembali kimmy dan Razel bahkan membuat mereka langsung menikah secepatnya.
Oma tau Razel dan kimmy saling mencintai maka dari itu oma sangat ingin melihat mereka bersatu dalam ikatan pernikahan agar tak ada lagi drama seperti sebelumnya.
Kimmy yang baru datang pun langsung di sambut oleh orang tuanya. sambutan itu malah membuat kimmy mengerutkan keningnya saat melihat papa nya yang terlihat sangat sehat, ada perasaan bahagia dan lega melihat sang papa dalam kondisi sehat tapi ia juga kesal ia artinya ia di bohongi oleh orang tuanya dan juga oma.
Bisa bisanya mereka membuat gadis itu begitu cemas mendengar sang papa yang selalu sehat itu jatuh sakit. Tapi kimmy juga tak bisa marah karena ia juga bahagia akhirnya bisa kembali kerumah dan berkumpul bersama papa dan mama nya yang sudah sangat ia rindukan.
"Kimchi... ! " pekik Tia saat melihat kimmy baru saja datang. Tia sengaja menginap sejak semalam karena tau hari ini kimmy akan pulang.
Oma beserta orang tua kimmy langsung masuk lebih dulu ke dalam rumah dan membiarkan dua orang sahabat itu melepas rindu.
Tia langsung memeluk nya sambil menangis tersedu sedu. " Tega banget sih kim, ga pulang pulang kaya bang Toyib. pasti senang kan loe banyak bule di sana gue jadi iri. " ucap Tia sambil berjalan menuju ke Ruang tengah bersama kimmy
" Disana enak Ti. loe ga mau ikut gue kesana ? kita godain bule bule ganteng." kekeh kimmy.
" Eehemm.. " suara deheman dari juna sontak membuat kedua nya menoleh kebelakang.
" Oppa kapan datang? " Tia menggandeng lengan juna dengan manja, saat tau laki laki itu sedang menatapnya tajam.
" Sejak kalian membicarakan bule!" sindir juna.
" itu kimmy oppa bukan aku, aku kan suka nya oppa ga suka bule ko." ucap Tia dengan nada yang dibuat manja.
" Baru datang gue, udah disuguhin sama dua pasangan lebay. ga bisa apa jangan berantem dulu. " ketus kimmy.
Tia hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
" Loe ga mau ketemu Razel kim?" tanya juna saat mereka sudah duduk di sofa ruang tengah.
Tia menyenggol lengan juna, memberi isyarat untuk tak membahas Razel dulu saat ini.
" Biar aja, nanti juga ketemu sendiri kalau udah waktu nya, dan saat itu datang gue ga akan menghindar atau kabur lagi." jelas kimmy.
" Ko bisa sherlin mau buat ngelepasin Razel, gue penasaran gimana cerita nya jun? bukannya dia selalu mengancam bunuh diri setiap Razel coba meninggalkannya." Tanya kimmy penasaran.
" Ini semua berkat Brian, dia ikut andil dalam menyadarkan sherlin. ga mudah memang untuk bikin sherlin sadar, tapi Brian ga mudah menyerah. panjang deh kim prosesnya.
flashback on
sejak kepergian kimmy berkali kali Razel meminta bantuan Brian, karena biar bagaimanapun Razel, Brian dan sherlin sempat dekat semasa putih abu abu dulu.
Akhirnya karena rasa kasihan Brian memutuskan untuk membantu Razel, walaupun mereka sempat bermusuhan tapi bagaimanapun mereka juga pernah menjadi sahabat.
awal nya tidak mudah mendekati sherlin terlebih saat Brian selalu mengatakan bahwa Razel sudah tak mencintainya dan hanya mencintai kimmy.
semenjak itu sherlin tak pernah lagi mau bertemu dengan Brian. membuat Brian semakin sulit menemuinya.
Sampai pada akhirnya Razel harus dilarikan kerumah sakit. Betapa kacau nya Razel semenjak kepergian kimmy. saat masih kuliah yang ia tahu hanya belajar dan belajar, saat lulus kuliah ia selalu menyibukkan diri dengan bekerja sampai tak mempedulikan waktu tidur nya, bahkan Razel tak pernah sarapan dan makan malam, hanya makan siang itu pun juna yang memaksa nya kalau tidak mungkin dia akan melewatkan makannya begitu saja.
begitu terus sampai akhirnya ia harus di larikan kerumah sakit karena kelelahan dan kekurangan asupan.
" Kamu lihat kan sher, betapa sedih dan putus asa nya dia sekarang sampai tak lagi mempedulikan kesehatannya." ucap Brian saat mereka sedang menjenguk Razel dirumah sakit
" Kamu ga bisa terus egois seperti ini, mempertahankan pria yang hatinya ga bisa kamu miliki. Razel masih bisa menepati janjinya tapi bukan sebagai kekasih. kamu sudah dewasa sher, kamu bisa mengurus dirimu sendiri, memulai lagi karier model kamu yang kamu tinggalkan demi berada di sini dan kalau kamu ada apa apa dan butuh sesuatu kamu bisa bilang sama aku dan Razel. kita bisa bersahabat lagi seperti dulu, selalu ada untuk satu sama lain." jelas Brian panjang lebar.
" Apa aku harus melepaskannya Brie? apa aku bisa melupakan Razel dan melanjutkan hidupku?" tanya sherlin dengan derai air mata yang membasahi pipinya.
" Titik tertinggi dalam mencintai adalah mengikhlaskan sher." ucap Brian.
" Kamu bisa mendapatkan pria yang mencintai kamu dengan tulus, menerima kamu apa adanya. karena kamu itu cantik, pintar, bahkan karier model kamu pun sukses di luar negeri. Jangan memaksakan sesuatu yang harusnya sudah kamu lepaskan sejak dulu sher! " tambahnya.
" Kamu lihat seberapa keras kamu mempertahankan Razel bahkan sampe mempertaruhkan nyawa kamu tapi itu ga membuat dia kembali mencintai kamu, karena hati dan pikirannya sekarang hanya ada kimmy, sher. Dengan apa yang kamu lakukan saat ini itu hanya membuat Razel jadi membencimu bukan mencintaimu. sudahi semua nya sebelum kalian menjadi musuh nantinya dan saling membenci sampai menyimpan dendam, kalian masih bisa bersahabat sebelum semuanya terlambat sher. " lanjut Brian.
Sherlin hanya bisa tertunduk tanpa bisa menyangkal semua yang dikatakan Brian. ia menumpahkan semua kesedihannya melalui isak tangisnya. Kenyataan bahwa ia dan Razel benar benar harus berakhir membuat dadanya terasa sesak.
Melihat sherlin yang terus saja menangis membuat Brian menarik gadis itu kedalam pelukannya.
" Aku tau kamu wanita baik dan kuat, kamu pasti bisa melalui ini." Bisik Brian pada telinga gadis itu. yang di jawab anggukan oleh sherlin.
Setelah Razel siuman sherlin meminta maaf pada Razel karena terlalu lama menahan nya dengan cara yang salah dan ia berjanji tak akan melukai dirinya sendiri lagi dan mencoba ikhlas melepaskan Razel.
" Maaf aku sudah melukai hatimu. Kamu akan selalu jadi sahabatku sher, kamu bisa menghubungi ku dan Brian kalau kamu kesepian. jalani hidupmu dengan bahagia, kejar lagi impianmu di sana, dan bertemu lah dengan pria baik. sering sering lah pulang ke Indo." ucap Razel saat sherlin berpamitan pada nya. ia akan kembali ke apartemen dan mengurus kepulangannya ke negara S.
" thanks ya Brie." Ucap Razel saat Brian pamit untuk mengantarkan sherlin.
flashback off
...****************...