
Sepulang dari cafe Brian, kimmy dan Razel langsung menuju kamar mereka, Razel membersihkan diri lebih dulu kemudiaan diikuti kimmy setelahnya. Razel yang penasaran akan sikap sang istri langsung menghampiri istrinya yang sedang berdiri di depan kaca dan memeluk istrinya dari belakang.
" Yang, kamu kenapa ko diem aja dari tadi. aku salah apa ?"
Kimmy berbalik menghadap Razel hingga tatapan keduanya bertemu, ada kilat kecemburuan di mata kimmy yang bisa Razel lihat, tangannya tetap pada posisi memeluk pinggang kimmy.
" Kamu senang kan kak ketemu sama sherlin?" tanya kimmy penuh selidik.
" Biasa aja sayang, aku lebih senang melihat kamu." rayu Razel.
" Buktinya mata kamu dari tadi terus aja memandang dia, kenapa ? sherlin makin cantik ya semenjak karier modelnya semakin melejit ? kamu menyesal melepas dia?" tuduh kimmy dengan sengit.
" Ga sayang, lebih cantik kamu. aku ga pernah menyesal melepasnya, hanya saja kan tadi dia lagi bicara sama kita sayang masa aku buang muka kan ga sopan yang ." jelas Razel dengan lembut.
" itu cuma alasan kamu aja kak." ucap kimmy merengut kesal.
" Kamu cemburu?" goda Razel.
" ga cuma kesel aja." ucap kimmy sambil membuang pandangan nya kesamping.
" Katanya udah melupakan masa lalu , udah maafin semuanya, tapi ko masih marah?" tanya Razel dengan lembut.
" Aku emang udah lupain masa lalu dan udah maafin sherlin, tapi ga dengan kamu yang udah bikin aku kesal." ucap kimmy sambil menghempaskan tangan Razel yang masih memeluk pinggangnya dan berjalan hendak keluar dari kamar untuk makan malam.
Razel menjambak rambutnya frustasi, kecemburuan kimmy bisa membuatnya semakin kesulitan meluluhkan hati istrinya, ia takut istrinya meminta pisah kamar saat mereka tinggal di apartemen nanti.
" Bener kan firasat gue, mending ga usah ketemu sherlin kalau begitu, sekarang malah jadi kacau begini." gumam Razel sambil berjalan gontai keluar kamar menyusul sangat istri untuk makan malam.
*******
keesokkan harinya
" Kim loe kapan pindah ke apartemen? " tanya Tia saat mereka sedang berada di restoran untuk makan siang bersama yang terletak di sebuah mall di kawasan jakarta.
Karena Mama dan Oma nya sedang datang ke acara arisan dan Razel ada rapat mendadak, akhirnya Kimmy memutuskan makan siang di luar bersama Tia.
"Besok gue pindahnya Ti, nanti loe main ya kesana gue pasti kesepian banget sendirian." Ucap kimmy seraya mengerucutkan bibirnya.
" Makanya cepet punya anak biar ga kesepian lagi kimchi. Nikah udah 2 hari belum buka segel juga, jangan lama-lama ngerjain suami !" Cibir Tia.
Karena kejadian di cafe Brian kemarin akhirnya Kimmy mengerjai Razel, semalam ia memakai pakaian tidur tipis yang memperlihatkan lekuk tubuhnya.
Bayangkan saja hanya bisa memandangi tanpa bisa disentuh bukankan itu sangat menyiksa. Razel hanya bisa berusaha menahan hasratnya yang akhirnya terpaksa ia tuntaskan di kamar mandi.
" Anggap aja itu hukuman Ti. " Kekeh Kimmy.
" Razel kan pria dewasa kimchi, dia ga mungkin kuat nahan hasratnya terus apalagi sekarang dia udah punya istri, kalau dia udah ga tahan malah cari cewe lain gimana?" ucap Tia panjang lebar.
" Emang loe mau laki loe diperjakain cewe lain? Ini aja lagi cuti tiba-tiba dia meeting dadakan, padahal ini hari sabtu loh, sebenarnya kan bisa aja Razel suruh Juna yang gantiin tapi dia memilih untuk datang sendiri bertemu rekan bisnisnya." Ucap Tia memanas-manasi.
" Masa sih, Razel setia ko nungguin gue! bertahun-tahun aja dia kuat." Kata Kimmy membela diri.
Awalnya kimmy tak mempedulikan kata-kata temannya yang minim akhlak itu, tapi setelah melihat Razel memasuki salah satu restoran yang ada di seberangnya bersama seorang wanita sexy dan cantik, membuat Kimmy mematung ditempatnya.
Apakah benar yang dikatakan Tia, mereka baru saja menikah selama dua hari, apa Razel sudah tak bisa menahan hasratnya.
" Kim. Kimchi." Tia memanggil kimmy sambil melambaikan tangannya di depan wajah sang sahabat, Tia mengikuti arah pandangan mata Kimmy, lalu ia hanya bisa mengulum senyum saat kimmy mulai terpancing jebakkannya.
Sebenarnya itu adalah rencana Tia dan Oma agar Kimmy berhenti jual mahal dan berhenti mengerjai Razel. Oma yang sudah sangat ingin memiliki cicit terpaksa harus ikut campur dalam urusan pasangan pengantin baru itu dengan meminta bantuan Tia yang sudah dianggap cucu sendiri oleh Oma.
awalnya Tia berencana memanas-manasi Kimmy. kebetulan Razel dan Juna ada meeting bersama seorang rekan bisnisnya , awalnya memang Razel berencana mengajak Juna untuk menemaninya meeting di sebuah restoran, tapi Tia menyuruh Juna untuk tak hadir di meeting itu dengan alasan tak enak badan, jadi lah Razel hanya berdua dengan wanita yang menjadi rekan bisnisnya tersebut.
Tia memanggil Kimmy kembali sambil menggoyangkan lengan temannya tersebut hingga membuat Kimmy tersentak kaget.
"Kim, itu makanan loe udah datang nanti keburu dingin, loe ngelamun apa sih?" Tanya Tia pura-pura penasaran
" Itu Razel sama cewe Ti." Tunjuk kimmy ke arah restoran di seberangnya." Mereka ko deket banget ya Ti, sampe ketawa-ketawa gitu. Masa rekan bisnis deket banget gitu." ucap Kimmy yang tampak sewot.
" Mending loe mulai waspada, makanya dibuka itu segel loe kimchi biar Razel ga cari cewe lain." cibir Tia.
********
Setelah selesai makan siang Kimmy memutuskan kembali lebih dulu ke rumah, ia ingin menunggu suaminya pulang hingga saat sore Razel pun baru pulang.
" Kamu baru pulang kak? " tanya Kimmy saat Razel baru memasuki kamar.ia sengaja tidak mengatakan bahwa tadi melihat Razel di restoran.
" Iya sayang tadi agak lama meetingnya, maaf ya." ucap Razel lembut." Aku mandi dulu ya yang, lengket banget ini badan aku."
Kimmy hanya melamun saat Razel beranjak dari tempatnya menuju kamar mandi. perkataan Tia terus saja berputar di kepala kimmy.
" Oke gue akan lakuin saran Tia. gua ga mau nanti Kak Razel malah tergoda pelakor cuma karena gue belum jadi istrinya seutuhnya. Udah cukup jual mahalnya." gumam Kimmy.
ceklek
Razel keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya. saat Razel ingin menuju walk in closet Kimmy mencekal tangan suaminya tersebut.
" Kak.... " jantung kimmy berdebar saat ini ia mendadak bingung memulainya dari mana.
jangan gugup. jangan gugup. batin kimmy.
Kimmy berdiri dihadapan Razel ia sedikit berjinjit karena tubuh Razel yang lebih tinggi darinya. tangannya memegang bahu pria tampan itu dan
cup
kimmy memberikan kecupan di bibir suaminya yang membuat Razel mematung seketika. ia bingung dengan yang barusan terjadi karena sang istri yang tiba-tiba menciumnya. tapi saat sadar ia langsung menarik pinggang sang istri dengan tangan satunya memegang tengkuk Kimmy, Razel mulai mencium Kimmy dengan lembut, melu..matnya dengan perlahan. bahkan lidahnya ikut bermain dan saling beradu didalam sana.
...***************...
Pada nungguin ga adegan selanjutnya? apa kita skip aja nih?? π