My enemy My husband

My enemy My husband
Oma vs Kimmy



yaa ampun cucu menantu oma


suara itu mengagetkan kimmy dan Razel yang sedang berbincang, kedua nya sontak menoleh ke arah sumber suara yang ternyata adalah oma kimmy.


" oma cepet banget udah di sini aja." ucap kimmy dengan wajah datar nya.


" oma tuh ga sabar pengen liat calon cucu menantu oma, ternyata tampan banget kaya oppa-oppa Korea yang sering oma liat di TV. mirip song Joongki " jawab oma yang masih memandang Razel dengan kagum.


" oma bisa aja, kenalin aku Razel oma. " Razel mencium punggung tangan oma.


" udah ganteng, sopan lagi. Beruntung banget kim Razel bisa mau dijodohin sama cewe bar bar kaya kamu."


Razel hanya tersenyum malu- malu saat oma terus saja memujinya.


ciiihhhhhhhh


"oma tega banget sih sama cucu sendiri, aku ini juga cantik oma, ada juga razel yang beruntung dijodohin sama aku."


" cantik doang ga cukup kim. kamu juga harus belajar jadi istri yang baik buat Razel " sahut oma menimpali ucapan kimmy.


kimmy membulatkan matanya mendengar celotehan sang oma, bagaimana mungkin di usia nya yang masih delapan belas tahun sudah disuruh belajar jadi istri yang baik.


" oma kapan pulang?" tanya kimmy yang malas melanjutkan perdebatan dengan oma nya .


plak


oma memukul lengan kimmy, yang membuat kimmy merasakan panas di lengan nya.


" kamu itu cucu kurang ajar, oma baru aja sampe masa udah ditanya kapan pulang, kamu ga kangen apa sama oma?" ucap oma tak terima dengan pertanyaan sang cucu.


" ga aku males, oma tuh berisik kaya burung bellbird." jawab kimmy malas.


mama dan papa kimmy hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala mereka melihat perdebatan antara oma dan kimmy, walaupun begitu oma dan kimmy saling menyayangi, terkadang mereka bisa akur dan dekat seperti nenek dan cucu pada umumnya, tapi mungkin itulah cara mereka menunjukkan kasih sayangnya.


" yaudah om, tante, oma Razel pulang dulu yaa. ga enak udah malam, oma juga kan baru sampai jadi harus istirahat."


" Hati-hati zel." kata papa kimmy


"salam buat papa dan mama." ucap mama kimmy


" besok kesini lagi ya kita ngobrol- ngobrol ghibahin kimmy." sahut oma yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari kimmy.


" jangan deket-deket oma zel nanti gendang telinga loe pecah denger celotehan oma."


oma langsung mencubit lengan kimmy " iihhh oma sakit tau." kimmy memegang lengan nya yang lagi-lagi menjadi sasaran sang oma."


" kamu kaya ga diajarin sopan santun deh kim, Razel itu lebih tua dua tahun dari kamu, panggil dengan sebutan mas, aa, atau kakak gitu, oppa juga boleh kaya di drama Korea, ngomong nya juga pake aku kamu dong masa gue elo sama calon suami."


baru dateng aja udah bawel banget ini mak Lampir.


batin kimmy


" iya. iya maaf, yaudah kamu mau dipanggil apa? tanya kimmy yang sangat kaku mengucapkan kata 'aku' pada Razel.


" kakak aja, umur kita juga ga jauh banget kan. yaudah aku pamit ya." ucap Razel mencium kening kimmy didepan semua orang, lalu dia berbisik di telinga kimmy. "biar aktingnya meyakinkan."


dasar modus bisa-bisa nya ngambil kesempatan dengan alasan akting, awas loe ya Razel putra adhytama.


...****************...