
Setelah melakukan ijab kabul, akhirnya Razel dan kimmy telah sah menjadi suami istri, senyum terus mengembang di bibir Razel, setelah berpisah cukup lama akhirnya ia bisa bersama wanita yang amat sangat ia cintai.
" Selamat ya zel, kim" ucap juna, dikta dan brian secara bergantian menyalami Razel dan kimmy memberi ucapan selamat.
" Akhirnya penantian loe ga sia-sia." lanjut Brian sambil menepuk pundak Razel.
" Nih hadiah dari kita bertiga " Ucap Juna dengan senyum menyeringai.
" jangan lupa loe manfaatkan dengan baik hadiah dari kita." timpal dikta.
" Apaan nih? perasaan gue ko ga enak ya." ucap Razel yang sedikit curiga, karena mengingat tingkah tiga temannya yang sangat absurd itu.
" Udah loe simpen dulu, nanti baru loe buka." kata Brian.
karena tak ingin lebih lama lagi mendengar obrolan empat orang aneh itu, akhirnya kimmy memutuskan menghampiri oma dan Tia yang sedang duduk sambil menyantap makanan.
Pernikahan Kimmy dan Razel dilaksanakan secara sederhana di kediaman kimmy, yang dihadiri teman dekat dan keluarga saja.
" cie cucu oma akhirnya udah jadi istri sekarang, ga jomblo lagi." kata oma saat melihat kimmy menghampirinya.
Kimmy mendudukan bokongnya di bangku sebelah oma. " kaya mimpi deh sekarang udah jadi istri orang".
" Nih kim, gue punya kado buat loe. ini dari oma dan gue. " ucap Tia sambil tersenyum.
" Pasti aneh-aneh deh isinya." ucap kimmy curiga.
**********
Setelah semua acara selesai semua tamu pamit , termasuk orang tua Razel. kimmy yang sudah sangat lelah akhirnya naik lebih dulu ke lantai dua menuju kamarnya.
ceklek
kimmy terkejut melihat sofa yang berada didalam kamarnya sudah tidak ada.
" kapan dipindahin nya? perasaan semalam saat Tia ke kamar gue sofa itu masih ada. ini pasti kerjaan si burung bellbird. kayanya dia tau apa yang gue pikirkan " gumam kimmy.
kimmy bergegas untuk membersihkan diri karena badannya sudah terasa sangat lengket.
ia memutuskan untuk berendam air hangat untuk melepas lelah.
setelah selesai membersihkan diri, kimmy hanya memakai handuk yang melilit tubuhnya dari dada sampai ke paha itu pun tak bisa menutupi seluruh pahanya. ia tak tahu bahwa Razel sudah berada didalam kamarnya yang sedang duduk di tepi ranjang sambil bersandar di kepala ranjang.
" Akh.. kamjagiya!" pekik kimmy yang terkejut dengan adanya Razel di kamarnya.
glek
Razel menelan salivanya melihat kimmy yang berdiri hanya memakai handuk dihadapannya.
Rasanya ia ingin memakan kimmy sekarang juga apalagi burung peliharaannya mulai bangun mencari sarangnya.
ko gue jadi deg degan gini ya, mana nih burung ga mau diem lagi. sabar ya wahai burung ku kita luluhkan dulu hati si pemilik sarang. batin Razel.
Razel bangkit dari duduk nya berjalan perlahan menghampiri kimmy yang seperti nya lupa bahwa ia hanya memakai handuk sekarang.
Razel langsung mengalungkan tangannya ke pinggang kimmy, membuat jantung kimmy rasanya ingin melompat mendapat tatapan dari pria tampan yang telah resmi menjadi suaminya itu apalagi posisi mereka saat ini sangat dekat.
" Kamu sengaja ya mau godain aku?" Razel berbisik pelan di telinga kimmy membuat bulu kuduk wanita itu meremang.
" A-a-ku ga godain kamu? " ucap kimmy terbata karena merasa sangat gugup.
"emang aku ngelakuin apa?" tanya kimmy yang belum sadar dengan keadaanya saat ini.
Setelah menyadari keadaannya kimmy langsung mendorong dada Razel membuat pria tampan itu mundur beberapa langkah.
" Kakak iiihh! " pekik kimmy dengan wajah yang sudah merona karena malu. ia berlari menuju
walk in closet yang ada dikamarnya. Rasanya ia ingin bersembunyi saja sepanjang malam di dalam sana. Biarpun Razel sudah menjadi suaminya tapi ini adalah kali pertama untuknya seorang laki-laki melihat tubuhnya seperti itu.
Razel tersenyum melihat kimmy yang sudah merona malu karena digoda olehnya.
" Gemesin banget sih istri gue, ah ini burung makin ga bisa diem gara-gara tadi, bakal lama deh dikamar mandi, maaf ya kawan kita main sabun dulu malam ini." ucap Razel pada burung kebanggaannya.
********
saat kimmy akan mengambil piyama tidurnya, ia teringat akan kado yang tadi Tia berikan.
Kimmy terkejut saat membuka kado yang diberikan oleh oma dan Tia, bagaimana tidak isi kado tersebut adalah bermacam-macam lingerie yang amat sangat sexy.
" Ya ampun, udah gue duga si bellbird sama beo pasti ngasih yang aneh-aneh." Harus gue simpan jangan sampai kak Razel tau, bisa makin malu gue nanti dikira gue mau godain dia lagi." gumam kimmy.
setelah membongkar kado tersebut dan memakai piyama tidur, kimmy keluar dari walk in closet, bertepatan saat kimmy keluar, Razel juga keluar dari kamar mandi.
Kali ini kimmy tidak teriak karena kaget, justru kimmy mematung melihat Razel yang hanya mengenakan handuk yang dililitkan di pinggangnya, tubuh atletisnya membuat kimmy sangat terpesona bahkan kimmy tak berkedip menatapnya.
" Biasa aja dong sayang ngeliatinnya, awas ngeces tuh liur nya." ledek Razel sambil terkekeh.
" Apaan sih kak, pede banget. Oh iya itu baju kamu udah aku siapin, kamu cepat pakai baju sana setelah itu aku mau bicara." ucap kimmy serius.
Razel berjalan menuju walk in closet untuk memakai baju, setelah rapi ia menemui kimmy yang kini duduk di tepi ranjang.
" Kamu mau bicara apa sayang? " tanya Razel yang kini duduk disamping kimmy.
" Kamu tau kan kak, ini semua terlalu mendadak buat aku, aku belum siap menjadi istri kamu sepenuhnya, aku mungkin bisa mengurus kamu tapi tidak dengan urusan...... " kimmy menggantung ucapannya, dia malu mengatakannya pada Razel.
" Urusan apa? " tanya Razel yang tak mengerti apa yang kimmy bicarakan.
" itu loh yang biasa suami istri lakukan kak, masa ga ngerti sih. aku kan ga bisa menjelaskan secara gamblang, malu kak." oceh kimmy.
" Ooooohhh urusan ranjang yang bikin merem melek itu maksud kamu?" ucap Razel santai.
" Apaan sih kak, kamu kenapa jadi mesum gini?" kesal kimmy yang malu mendengar ucapan Razel.
" kan sama istri sendiri yang, yaudah kalau kamu belum siap aku ga akan maksa, tapi kalo tidur di sini boleh kan?" ucap Razel sambil menepuk ranjangnya.
" Iya boleh" ucap kimmy singkat.
Lagian gimana mau tidur terpisah sofa dikamar aja dikeluarin sama oma." batin kimmy.
" kalau peluk boleh bobo nya?" tanya Razel ragu-ragu.
" Kak, jangan macam-macam deh. awalnya peluk nanti lama - lama minta yang lain. udh ah aku mau tidur. pokoknya kakak ingat jangan keluar jalur tidurnya." ucap kimmy sambil menaruh guling ditengah - tengah mereka.
" Ya nasib, benar kata trio laknut kayanya bakal jadi suami perjaka deh nih gue." gumam Razel pelan.
setelah kimmy tertidur pulas, Razel membuka kado yang diberikan teman-temannya. betapa kesalnya ia saat melihat isi kado tersebut adalah obat kuat yang bertuliskan ' pil kuli' kuatnya berkali-kali
" Awas ya kalian! mereka pikir gue lemah apa sampai butuh beginian, bisa jatuh harga diri gue kalau kimmy liat ini obat."
...****************...