
Mama Razel sangat marah, ia tak habis pikir bisa- bisa nya putranya menyakiti hati dua org gadis sekaligus, apa lagi janji yang telah ia buat saat dirinya sudah dijodohkan dengan kimmy.
" Jangan pernah membuat janji kalau kamu tidak bisa menepatinya zel ! Mama ga habis pikir sama kamu." Kesal mama rossa.
" Kamu sadar kamu sudah menyakiti hati keduanya? " Sambung papa Razel.
" Razel juga ga tau Ma, Pa. kalo akhirnya aku jatuh cinta sama kimmy." Ucap Razel membela diri.
" Bantu aku mah, aku ga tau harus gimana." Tambahnya lagi dengan nada yang terdengar putus asa.
" Jangan tanya mama, mama juga ga tau harus gimana! Kamu urus dulu sherlin sampai sembuh."
Akhirnya mama dan papa Razel memutuskan kembali kerumah dan hanya menyisakan Razel di rumah sakit sendirian, karena ia merasa bertanggung jawab atas apa yang menimpa sherlin.
Razel hanya bisa melamun, memikirkan akan seperti apa setelah kejadian ini, bagaimana kimmy? hati nya pasti akan sakit mengetahui ia masih bersama sherlin tapi ia juga tak bisa meninggalkan sherlin dengan keadaan seperti ini. Di tengah lamunan nya tiba- tiba sherlin menggerakkan jarinya. Membuat Razel tersentak kaget, ia lega karena akhirnya gadis itu siuman.
" Kamu gimana sher? Ada yang sakit? Mau minum? mau aku panggilkan dokter? kamu kenapa nekat ngelakuin ini sih?" cecar Razel.
" Maaf, kamu pasti marah sekarang sama aku?" Ucap sherlin tertunduk sedih.
" Kamu tau aku khawatir banget sama kamu sher, aku ga bisa membayangkan kalau sampai terjadi hal buruk sama kamu. Berjanjilah kalau kamu ga akan lakuin hal ini lagi."
" Asal kamu janji jangan tinggalkan aku zel. " Razel terdiam mendengar permintaan sherlin. Ia hanya bisa terdiam tak berani menolak atau mengiyakan.
" Sudah kamu istirahat aja dulu, aku akan di sini nemenin kamu." Razel mencoba mengalihkan pembicaraan agar Sherlin tak terus mendesaknya.
Aku harus gimana? maafin aku kim. Batin Razel.
Setelah beberapa hari dirawat akhirnya Sherlin sudah diperbolehkan untuk pulang kerumah, Razel tak mengijinkan Sherlin kembali ke negara S, karena takut terjadi hal yang buruk lagi pada gadis itu, jadi ia membeli sebuah apartemen untuk gadis itu.
" Aku tinggal dulu ya sher, aku udah pesan makanan untuk kamu. kamu jangan lupa makan, abis itu minum obat, besok aku akan kembali kesini." Ucap Razel sambil tersenyum.
" Tapi kamu pasti kembali kan zel, ga akan ninggalin aku?" tanya sherlin ragu-ragu.
" Iya besok aku akan kesini lagi, kamu tenang aja ya, aku pasti balik lagi." Razel memperlakukan gadis itu dengan sangat lembut, bahkan Razel mengusap lembut kepala sherlin agar gadis itu merasa tenang.
setelah selesai mengurus sherlin, Razel bergegas menuju kediaman kimmy, untuk menjelaskan semua yang terjadi. Hati kimmy terasa sakit mendengar semua yang Razel katakan. Ia tak menyangka sherlin akan melakukan hal itu untuk mempertahankan Razel, ia merasa tak punya harapan lagi untuk bersama Razel.
" Kalau begitu akhiri semua ini, tetap lah bersama sherlin, karena kamu sudah berjanji padanya. "
Setelah mengucapkan itu kimmy pergi meninggalkan Razel. Ia menjambak rambutnya frustasi, dada nya terasa sesak saat kimmy berkata untuk mengakhiri hubungan mereka.
" Kim, kamu kenapa ?" Tanya mama kimmy saat melihat kimmy berjalan menuju kamarnya sambil menangis. Kimmy menceritakan semua yang terjadi pada sang mama di dalam kamarnya.
"Pah! " Panggil mama kimmy saat sang suami tengah asik menonton televisi.
" Gimana kimmy? Ada apa lagi dengannya?" tanya papa kimmy dengan raut wajah cemas.
" Kimmy pengen tinggal dan melanjutkan kuliahnya sama oma." Lirih mama kimmy.
" Kenapa? Karena Razel?" Tanya sang suami.
"Hhhmmmm... " Mama kimmy hanya menjawab dengan gumaman.
" Loh bukan nya kemarin baru aja baik kan? " celetuk papa kimmy.
Mama kimmy menarik napas dalam, sebelum mulai menceritakan semua nya pada sang suami.
Papa kimmy hanya bisa menggeleng- gelengkan kepala nya. " Rumit banget ya Ma, hubungan anak muda. Kasian sama mereka yang saling cinta tapi terhalang janji." Mama kimmy hanya menaikkan kedua bahunya.
Kediaman Razel
" Ma, Pa tolong bantu aku, bicara sama kimmy, aku ga mau kimmy mengakhiri hubungan ini." ucap Razel merengek seperti anak kecil yang minta dibelikan es krim oleh orang tua nya.
" Sudah lah zel, kamu harus menyelesaikan dulu
" Tapi pa, aku ga mau kimmy ninggalin aku, aku juga ga mungkin kan ngebiarin sherlin begitu aja, nanti dia nekat lagi gimana?" Razel sudah sangat putus asa, kepala nya terasa mau meledak memikirkan betapa rumit kisah asmaranya.
" Ma, ayolah bujuk kimmy!" rengek Razel dengan manja sambil menggoyang-goyangkan lengan sang mama.
mama Razel yang merasa jengah dengan sikap sang anak langsung menghempaskan kasar tangan Razel.
" salah kamu sendiri, kamu yang bikin janji ya kamu juga lah yang batalin, supaya kimmy mau kembali sama kamu! udah ah mama mau tidur denger kamu berisik, ayo Pa! " ajak mama Razel sambil menarik tangan sang suami yang tadi sedang menonton bola .Razel hanya bisa mengusap kasar wajahnya.
keesokkan harinya
" Kim, kamu yakin sama keputusan kamu? Beneran mau kuliah dan tinggal sama oma lagi? " Tanya mama kimmy meyakinkan putrinya.
" gak pa pa mah mending dengerin burung bellbird ngoceh tiap hari mungkin dengan ocehan oma bisa buat kimmy lupain Razel." Lirih kimmy.
Mama dan papa kimmy yang sudah tau dengan kerumitan hubungan mereka pun tak bisa ikut campur kalo memang itu keputusan kimmy.
" Kamu ga pamit dulu sama Razel dan Tia?" tanya sang mama.
" Tia nanti akan kesini sama juna Ma. Kaya nya kalau Razel ga perlu tau deh Ma, aku ga pengen ada drama pas keberangkatan aku nanti. "
Kimmy dan mama nya yang sedang berbincang langsung tersentak kaget ketika mendengar teriakkan seseorang yang sangat dikenalnya.
" Kimchi!" pekik Tia.
" Duh kim, mama ke dapur dulu ya udah ada Tia yang ada kuping mama sakit mendengar ocehan dia nanti, Tia sama oma kan sebelas duabelas. Sama-sama berisik."
padahal mama, Tia dan oma kan setipe. udah kaya burung kicau suara nya kalau ngomong, panjang dan berisik. batin kimmy.
" kimchi Tega banget ya loe ngabarin mau pindah ke tempat oma, ngapain sih! kita tuh udah dari SMP ya kimchi ga pernah pisah, nanti gue sama siapa di sini? ga kasian loe sama gue, cuma gara-gara satu cowo sampe kabur ke negara lain. " ucap Tia panjang lebar.
" Sabar chagiya, tarik napas dulu. kamu ngomong kaya kereta api panjang banget." kekeh juna yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari sang pemilik hati nya.
" Oppa tuh ya, aku lagi kesel sama kimmy. bantuin aku dong biar kimmy ga pergi oppa." rengek Tia manja.
" duh si tiang listrik berisik banget deh kalo udah dateng, tapi gue pasti kangen banget sama suara loe yang cempreng itu." sahut kimmy terkekeh.
" loe kan sekarang udah ada oppa junet yang selalu ada disamping loe ,jadi loe ga kesepian Ti, ada yang bisa loe gangguin selain gue sekarang." tambahnya.
" gue ga ikhlas kim loe harus pergi kaya gini." ucap Tia lirih.
" kan semalam gue udah nelpon loe dan ceritain semuanya. jadi gue harap loe bisa ngerti."
" Terus Razel gimana kim? loe ga pamit sama dia?" tanya Juna penasaran. kimmy hanya menggelengkan kepalanya menjawab pertanyaan Juna.
" Biar lah dia ga usah tau dan loe berdua juga jangan ngasih tau tentang kepergian gue." ancam kimmy.
***************
" Pagi tante, apa aku bisa ketemu kimmy? " Tanya Razel. Sudah 2 hari ia bolak balik kerumah kimmy tapi kimmy tetap tak ingin bertemu dengannya, bahkan kimmy tak masuk kuliah selama 2 hari, nomer ponsel nya pun sudah tak ia aktifkan semenjak kejadian hari itu, jadi Razel benar- benar tak bisa bertemu dengan kimmy.
" Maafkan tante ya zel, kimmy belum mau bertemu dengan kamu." Ucap mama kimmy menyesal. Sebenarnya mama kimmy kasihan melihat Razel yang terlihat sangat putus asa, Razel pun sebenarnya sudah meminta maaf pada orang tua kimmy atas apa yang terjadi, tapi mama dan papa kimmy tak bisa membantu Razel karena keputusan kimmy sudah bulat. Sebenarnya mereka bisa melihat bahwa Razel mencintai kimmy tapi kimmy lebih memilih mundur agar Razel mampu memenuhi janjinya pada sherlin.
Jadi sebagai orang tua mereka tak ingin mencampuri urusan keduanya, membiarkan Razel menyelesaikan urusan nya dengan sherlin lebih dulu dan membiarkan kimmy menata hatinya di tempat yang baru.
Sampai hari ketiga ia datang kerumah kimmy, pada saat itu lah ia baru tau bahwa kimmy sudah pergi ke negara A tempat oma nya tinggal bahkan melanjutkan kuliah di sana. Razel mengutuk kebodohan nya yang sudah sembarangan berjanji dan kini menjadi sulit membatalkan janjinya itu.
Setiap Razel ingin meninggalkan sherlin dan di saat itu juga lah sherlin akan mencoba bunuh diri lagi. Sherlin menahan nya dengan cara licik seperti itu, karena ia tahu Razel tak mungkin membiarkan ia terluka, karena itu pasti membuat Razel merasa bersalah dan semakin menjauhkan nya dari kimmy nantinya.
Jadi Mau tak mau Razel pun merelakan kepergian kimmy.
...****************...