
" Pakai topeng Lee Min Ho." jawab Kimmy santai.
" Apa? " pekik Razel. " Masa kamu tega sama aku sayang, nanti kalau mau makan , mau tidur dan olahraga ranjang gimana yang?"
" Paling kalau makan ya, kita gak bisa bareng sayang, kalau tidur aku kan bisa tidur duluan nanti kalau aku udah tidur baru kamu lepas topeng nya. kalau untuk di ranjang, aku bisa pakai penutup mata sayang, kaya di film - film biar makin romantis." kekeh Kimmy sambil membelakangi Razel agar ia tak muntah lagi saat berhadapan dengan sang suami.
Razel hanya bisa menepuk jidatnya sendiri.
" Gini amat nasib jadi pelampiasan ibu hamil." gumam Razel.
" Kenapa mesti Lee Min Ho sih sayang? emang gantengan dia apa dari pada aku, sampai anak kita lebih memilih lihat wajah Lee Min Ho dari pada wajah daddy nya ini? " tanya Razel penasaran.
" Emang gantengan Lee Min Ho sih sayang dari pada kamu." kekeh Kimmy.
Razel mengerucutkan bibirnya mendengar pujian sang istri untuk aktor kesayangannya itu. Kimmy yang tau suaminya sedang merajuk langsung menghadap suaminya dan memeluk suaminya sambil menutup mata.
" Tapi aku kan cintanya sama kamu sayang." rayu Kimmy.
*******
" Loh Kim, kok kamu turun sendirian? suami kamu mana? " tanya papa Kimmy saat melihat sang putri berjalan menuju meja makan sendirian.
" Kak Razel makan di ruang kerjanya aja katanya Pa." jawab Kimmy.
" Loh kenapa gak makan sama-sama dulu, baru lanjut lagi kerjaannya." sahut mama Kimmy.
" Bukan itu masalahnya Ma."
" terus apa?" tanya Oma dengan wajah kebingungan.
" Kimmy gak bisa kalau lihat mukanya kak Razel, pengen muntah terus oma, makanya kak Razel Kimmy suruh pakai topeng Lee Min Ho aja. "
" Kenapa gak topeng song Joongki sih Kim, kan mirip sama opa kamu Kim." timpal Oma.
" Oma jangan ngaco ya, opa itu kan orang bule kalau song Joongki Korea miripnya dimana oma?" cibir Kimmy.
" Yaa anggap aja, opa itu song Joongki kearifan bule." ucap Oma sambil terkekeh.
Papa dan Mama Kimmy hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar perdebatan Oma dan cucu nya tersebut.
" Sudah mending makan dulu dari pada sambil debat nanti yang ada tersedak." timpal papa Kimmy.
keesokkan harinya
" Muka loe kenapa Zel, pasti dikerjain ibu hamil lagi ya? " tanya Juna sambil menaik turunkan alisnya.
" Loe tau gak? sekarang apa lagi?" Juna menggelengkan kepalanya, karena ia pun tak bisa menebak apa yang telah diperbuat oleh istri sahabatnya tersebut.
" Gue disuruh pakai topeng Lee Min Ho, karena Kimmy selalu muntah kalau lihat muka gue yang ganteng ini." kesal Razel.
Tawa Juna pecah ketika mendengar cerita Razel, sampai keluar air mata di sudut matanya.
" Ulah kecebong loe ada-ada aja zel, Makanya loe jangan suka sakitin hati emaknya, jadi dia bales dendam sama loe." celetuk Juna disela gelak tawanya.
" Sialan loe, sejak kapan gue sakitin hati Kimmy?" timpal Razel tak Terima dengan perkataan Juna.
" Loe lupa di masa lalu gimana? mungkin sekarang anak loe balesin dendam emaknya dulu." kata Juna.
" Mending loe keluar deh dari ruangan gue, kerja sana ! siapin semua berkas untuk meeting nanti! " titah Razel dengan wajah kesal.
" Dasar asisten laknat." teriak Razel saat Juna menutup pintu ruangannya.
Tak terasa 4 bulan sudah usia kandungan Kimmy, jangan tanya dengan ngidam ibu hamil yang satu ini, semuanya keinginannya masih absurd dan merepotkan banyak orang di sekelilingnya.
beruntungnya drama kispray dan topeng Lee Min Ho pun telah berakhir, Kimmy mulai bisa menerima wangi parfum Razel dan tak muntah lagi melihat wajah sang suami.
Oma Kimmy pun kini menetap di Indonesia sampai Kimmy melahirkan nanti, karena Oma ingin sekali melihat cicit pertamanya itu lahir ke dunia.
" Sayang, coba deh liat ini." Ucap Kimmy sambil menyodorkan ponselnya pada Razel.
" Ini, Sherlin? " tanya Razel bingung.
" Iya kak, itu sherlin lagi digosipin dengan sesama model di negara S." Ucap Kimmy sendu.
" Kok kamu yang sedih sih yang?"
" Kasian kak Brie dong sayang, hatinya pasti lagi terluka dengar berita ini." lirih Kimmy
" Tenang sayang, ini cuma gosip. Sherlin itu tipe perempuan yang setia kok, dia pasti bisa menjaga hatinya untuk Brian walaupun mereka LDR." Razel menjelaskan dengan lembut sambil mengelus rambut sang istri agar istrinya itu merasa tenang.
Ia tahu bahwa Kimmy sangat dekat dengan Brian sejak mereka SMA dulu, jadi Razel tau bahwa kini Kimmy sedang sedih memikirkan seperti apa perasaan Brian sekarang mendengar gosip yang menerpa kekasihnya yang berada di negara lain. bahkan Kimmy lah yang sangat mendukung Brian untuk berkencan dengan Sherlin.
" Kita ketemu Kak Brie di cafe besok ya kak. Aku pengen lihat keadaannya. Sekalian ada yang aku pengenin dari Kak Brian." Kata Kimmy dengan nada manja sambil mengedipkan matanya berkali kali.
" Jangan merayu aku ya yang, kamu ngegemesin banget sih. jadi pengen nih." tanpa aba-aba Razel langsung mencium Kimmy dengan lembut. ia mulai menyesap dan **********. bahkan lidahnya sedang beradu didalam sana, ciuman itu semakin panas membuat keduanya menginginkan hal lebih.
" Ehem..." deheman dari seseorang membuat kedua orang yang sedang beradu lidah itu pun menghentikan penyatuan bibir mereka.
" Oma ngapain deh, ganggu aja. bukannya tidur sana." gerutu Kimmy yang gairah nya sedang memuncak harus terhenti karena kehadiran si burung bell bird.
" Kalian berdua gak tau tempat, kalau mau rujak bibir di kamar sana, sekalian bercocok tanam
jangan di ruang tengah begini, Oma juga kan mau nonton drama Korea bukan mau nonton drama 21+ ." Oceh Oma.
" Oma nih ya, kan oma bisa...." Kimmy menggantungkan ucapannya karena tubuhnya langsung di angkat oleh Razel yang sudah tak ingin mendengarkan perdebatan keduanya dan lebih memilih melanjutkan yang tadi sempat tertunda didalam kamar.
Dan pergulatan panas di atas ranjang itu pun terjadi, suara desa.. han keduanya pun sampai menggema di setiap sudut ruangan.
********
Lain di kamar Razel dan Kimmy, lain pula dengan pasangan pengantin lama Juna dan Tia.
Sang istri yang belum kunjung hamil membuat Tia amat resah dan sedih, apalagi setiap ia melihat perut Kimmy yang semakin membuncit membuatnya ingin segera merasakan apa yang sahabatnya itu rasakan.
" negatif lagi Oppa." lirih Tia dengan mata yang berkaca-kaca saat keluar dari kamar mandi menghampiri sang suami yang sedang duduk di tepi ranjang.
" Gak apa-apa yeobo, kan kita baru beberapa bulan nikahnya, setahun juga belum. Mending kita nikmatin aja masa pacaran kita dulu, sebelum nanti kamu hamil terus ngidam yang bikin aku repot kaya si kimchi. " Ucap Juna sambil terkekeh.
Juna berusaha meyakinkan Tia untuk tak berkecil hati, ia tau sang pemilik hati selalu bersedih dan takut setiap kali melihat hasil testpack yang negatif.
" Kalau ternyata aku gak bisa hamil, apa kamu akan nikah lagi Oppa? aku takut." Tia tak bisa lagi menahan air matanya, ada ketakutan didalam dirinya kalau sampai sang suami ingin menikah lagi. ia tak akan sanggup melihat suami yang sangat dicintainya bersama dengan wanita lain.
" Aku gak akan nikah lagi yeobo, punya istri satu aja udah berisik banget kaya burung beo apalagi punya istri dua, bisa pecah gendang telinga aku kalau kalian ribut nanti."
...****************...