My enemy My husband

My enemy My husband
Ketiduran



" Zel, loe ga niat nemuin kimmy dirumahnya?" tanya Juna saat mereka berdua baru menyelesaikan rapat.


" Gue ga mau kalo harus nemuin dia, gue mau pertemuan gue dan dia itu secara ga sengaja biar romantis dikit. " Ucap Razel sambil mengulum senyum membayangkan pertemuan tak sengaja seperti di drama-drama Korea.


" Ribet banget loe, tinggal datang aja kerumahnya!" gerutu Juna.


" Kenapa jadi loe yang ngatur coba, suka-suka gue dong. kan gue bos nya." timpal Razel.


" Gue mau nikah Razel!" cetus Juna kesal.


" Terus hubungannya sama gue apa Junet?" sahut Razel.


" Kan gue udah bilang Bos Razel yang tampan tapi masih jomblo, kalau gue ga mau nikah diatas kesendirian loe, gue ga mau nanti lagi enak-enak bulan madu, loe ngerepotin gue dengan urusan pribadi loe sama kimmy. ucap Juna dengan wajah yang sudah merengut kesal.


" Mau gue kurangin gaji loe, hah? dari pada loe ngoceh mending loe mikir, gimana caranya gue bisa ga sengaja ketemu kimmy." oceh Razel.


Itu mah bukannya ga sengaja, tapi direncanakan untuk tidak sengaja bertemu. punya bos gini amat ya, untung gaji gue gede. batin Juna.


" Kalau direncanakan namanya bukan ga sengaja dong bos Ransel ." cibir Juna yang langsung mendapatkan tatapan mematikan dari Razel.


" Yaudah nanti gue atur, untuk sekarang kaya nya kimmy masih betah dirumah bos kangen-kangenan sama orang tuanya." jawab juna cepat sebelum bos nya mengeluarkan tanduk.


kediaman kimmy


" Monic, Reza!" seru oma.


" kimmy mana?" tanya oma pada anak dan menantunya.


" di kamar Ma." jawab mama kimmy.


" mumpung kimmy ga ada mama mau bicara soal pernikahan kimmy dan Razel." ucap oma yang kini sudah duduk bersama anak dan menantunya di ruang tengah.


" Kimmy aja masih belum mau buka hati lagi untuk Razel gimana mau tiba-tiba nikah nanti dia kabur lagi ke negara lain Ma. " ucap papa kimmy.


" Mama punya rencana Reza." jelas oma.


Papa dan mama kimmy saling pandang tak mengerti dengan ucapan oma, akhirnya oma menjelaskan rencananya pada anak dan menantunya.


" Mama yakin, ini akan berhasil? kalau kimmy tau gimana Ma, dia pasti sangat marah." kata mama kimmy.


" Kamu tenang aja mon, cukup bantu rencana mama, mama jamin kimmy ga akan marah pasti nanti dia akan berterima kasih karena rencana ini. Razel pria yang tepat untuk kimmy, mama yakin kimmy pasti bahagia."ucap oma.


keesokkan harinya


" Oma mau kemana?" tanya kimmy saat melihat oma yang sudah rapi dan siap siap ingin pergi.


" Oma mau check kesehatan kerumah sakit kim." jawab oma.


" kamu sendiri dirumah engga masalah kan? mama mau antar oma dulu kerumah sakit." sambung mama kimmy.


" Iya engga masalah ko ma. kan kimmy bukan anak kecil lagi." sahut kimmy sambil mengerucutkan bibirnya.


" Udah gede tapi ko masih jomblo." ledek papa kimmy sambil mencubit hidung mancung sang putri.


" iiissshh papa nih, aku itu cuma belum ketemu yang kaya oppa Korea Pa." jawab kimmy santai.


" Yaudah kamu sarapan dulu sana, kalau mau keluar jalan jalan kabari mama ya." pesan sang mama.


********


Setelah kepergian Mama dan oma kerumah sakit, juga sang papa yang pergi ke kantor, kimmy menuju ke meja makan untuk sarapan. setelah selesai menikmati makanannya tiba tiba dua orang asisten rumah tangganya menghampirinya.


" Non, bik sum mau keluar dulu ya, mau ke supermarket, non kimmy ada yang mau di titip? " tanya bik sumi, asisten rumah tangga yang sudah mengurus kimmy sejak lahir.


" engga ada bik, nanti kalau aku mau sesuatu aku telpon bik sum." jawab kimmy.


" Saya juga mau ambil kue pesanan oma dulu ya non, di toko langganan ibu. " ucap mba Atiek asisten rumah tangga nya yang lain.


" Kimmy titip red velvet ya mba sama macaron nya juga." pinta kimmy.


Rumah kimmy menjadi sepi karena tak ada seorang pun yang menemaninya. selang beberapa saat kimmy merasakan ada yang tak beres dengan perutnya, ia bergegas pergi ke kamar mandi kamarnya yang berada di lantai dua tapi tak hanya sekali, kimmy berkali kali kekamar mandi karena perutnya yang terus saja mulas. keringat dingin mulai membasahi keningnya. tubuh nya serasa lemas.


Saat itu juga Razel datang kerumah kimmy karena mendapat telepon dari oma, bahwa kimmy sekarang berada dirumah sendirian, dan oma beralasan bahwa ia akan lama berada dirumah sakit sementara asisten rumah tangga mereka juga tak ada dirumah. dengan alasan khawatir jadi oma meminta bantuan Razel untuk menemani kimmy.


saat mengetuk pintu dan tak mendapat jawaban Razel terpaksa masuk tanpa ijin, ia berjalan masuk ke dalam rumah yang tidak di kunci oleh pemiliknya,


tapi ia tak menemukan kimmy dilantai satu, lalu ia mulai menaiki tangga menuju kamar kimmy di lantai dua dan betapa kagetnya Razel saat dirinya melihat kimmy yang duduk di lantai sambil bersandar di dinding dekat nakas tempat tidurnya.


" Kim, kamu kenapa? kamu pucat banget." tanya Razel dengan wajah yang sangat khawatir.


" Ra-a-zel." kimmy terbata melihat Razel yang kini ada di kamarnya dengan keadaan nya yang seperti ini.


tanpa banyak berkata Razel mengangkat tubuh kimmy yang sudah lemas dan merebahkan tubuh gadis itu di atas kasur.


Razel mengusap keringat yang membanjiri kening gadis kesayangannya itu dengan lembut.


" Sebenarnya kamu kenapa kim?" tanya Razel dengan lembut.


" Aku ga tau kak, badan ku lemas banget. perut aku sakit dari tadi aku bolak balik kekamar mandi terus." jawab kimmy lemah.


" Aku antar kedokter ya, kamu pucat banget kim. aku khawatir kamu kenapa-napa." ucap Razel cemas.


" Aku udah minum obat yang ada di laci nakas ko ka, karena biasanya mama selalu menyimpan obat obatan untuk pertolongan pertama di rumah, ."


" Yaudah tapi kalau semakin memburuk kita kerumah sakit ya." pinta Razel dengan wajah memohon.


Kimmy menganggukkan kepala nya tanda setuju.


" Yaudah kamu istirahat dulu, kamu tidur aja. bolehkan aku temani kamu di sini? jadi kalau kamu butuh apa apa aku bisa bantu kamu."


" Heeeemmmm.." kimmy hanya menjawab dengan gumaman, matanya terasa sangat berat dengan kepalanya yang juga pusing, akhirnya kimmy memejamkan matanya. sebenarnya kimmy masih enggan bertemu Razel apa lagi harus ditemani pria itu tapi keadaan nya yang lemas tak punya banyak tenaga membuatnya tak punya pilihan lain apa lagi dia sendirian dirumah.


Razel duduk di tepi ranjang kimmy saat gadis itu sudah terlelap, ia terus saja memandangi gadis yang selama ini hanya bisa ia lihat dari foto atau hanya dari jauh. ia terus membelai rambut kimmy.


Mata Razel sebenarnya juga sangat berat


akibat bekerja lembur semalaman, ia yang tak bisa menahan kantuknya akhirnya ikut tertidur.


awalnya ia tidur sambil duduk di tepi ranjang dengan badan yang ia sandarkan di kepala ranjang, tapi lama kelamaan badan nya terjatuh diatas kasur, akhirnya tanpa sadar ia tidur di samping kimmy.


...****************...