
Awal nya memang Razel ingin merajut kembali kisah mereka yang sempat terputus setelah ia mengakhiri perjodohan nya dengan kimmy nanti. Tapi semakin lama bersama kimmy, tanpa ia sadari perasaan lain pun muncul, semakin lama hatinya semakin menginginkan kimmy bahkan ia sudah tak ada keinginan utk melanjutkan kedekatannya dengan sherlin. Ia ingin menutup kisah masa lalu nya bersama sherlin. Perasaan yang bertahan selama beberapa tahun itu pun mulai terkikis dengan hadirnya kimmy yg kini sudah memenuhi hati dan pikirannya. Tapi satu kejadian membuat ia mengurungkan niat nya untuk menyatakan cinta nya pada kimmy.
flashback on
tut. tut. tut
Dering telepon di tengah malam itu membangunkan Razel dari tidur nyenyak nya.
" halo." sapa Razel saat mengangkat panggilan telepon dari seorang wanita.
" zel mama, mama kritis di rumah sakit! " sherlin tersedu-sedu menceritakan kondisi sang mama pada Razel.
Razel sangat sedih mendengar nya, biar bagaimana pun ia pernah dekat dengan mama sherlin saat kedua nya masih memiliki hubungan. tapi tidak dengan mama rossa, mama Razel tak pernah mengetahui hubungan sang putra dengan sherlin, karena Razel berencana mengenalkan sherlin kepada sang mama saat ia lulus SMA waktu itu, tapi sayang hubungan kedua nya kandas karena sebuah kesalahan pahaman, bahkan sampai saat ini mama rossa tak mengetahui hubungan keduanya.
" Sabar ya sher, aku akan menyusul mu kesana." Razel mencoba memenangkan sherlin yang terus saja menangis.
" Aku cuma punya mama zel, kalau mama ga ada aku sama siapa?" ayah sherlin sudah meninggal sejak sherlin duduk di bangku SMP dan mama nya di vonis kanker sejak 1 tahun yang lalu.
" kamu jangan gitu kan masih ada aku. kamu tenang ya tunggu aku datang."
" Makasih banyak ya zel, kamu masih mau ada untuk aku."
keesokkan hari nya Razel terbang ke negara S untuk menemui Sherlin, ia mengatakan pada orang tua nya bahwa teman nya membutuhkannya saat ini, jadi Razel tidak masuk kuliah selama beberapa hari.
sesampainya di sana Razel langsung kerumah sakit untuk bertemu sherlin dan ibu nya, saat sherlin melihat kedatangan Razel ia langsung memeluk pria yang masih ia cinta itu sambil menangis menumpahkan semua kesedihannya. setelah sherlin tenang Razel masuk ke dalam ruang rawat bersama sherlin untuk menemui wanita baya tersebut.
" tante sedih saat sherlin mengatakan hubungan kalian berakhir, padahal tante ingin sekali melihat kalian bersama bahkan sampai menikah nantinya, tapi saat tahu kalian mulai dekat lagi tante senang sekali. " Razel membiarkan ibu dari wanita yang pernah ia cintai itu terus bicara dan ia hanya mendengarkan dengan baik setiap kata yang disampaikan mama sherlin.
mama Sherlin mengambil tangan Razel dan menggenggam nya dengan erat.
" Tante mungkin tidak punya waktu banyak, tante ingin meminta satu hal padamu zel, tolong jaga sherlin untuk tante, dia ga punya siapa- siapa lagi selain kamu. jangan tinggalkan sherlin ya zel! " tepat saat kata terakhir itu terucap, mama sherlin menghembuskan napas terakhirnya.
Razel memeluk sherlin yang histeris melihat mama nya yang sudah menutup mata.
selesai pamakaman Razel menginap dirumah sherlin untuk menemani gadis itu yang masih terlihat syok. mereka duduk di sofa ruang tengah setelah selesai membersihkan diri.
" Zel, kamu ga akan ninggalin aku kan?" tanya sherlin dengan menitikan air matanya lagi, dia akan teramat sedih ketika mengingat bahwa sekarang dia hanya seorang diri.
" Aku janji ga akan ninggalin kamu, aku akan selalu ada buat kamu. kamu ga akan sendiri sher." Razel mengusap punggung sherlin untuk menenangkan gadis itu.
sherlin langsung memeluk tubuh Razel yang membuatnya merasa sangat nyaman.
" Aku beruntung masih punya kamu zel, kalau aja hubungan kita ga membaik, mungkin sekarang aku sendiri di sini."
" yaudah kamu istirahat dulu sekarang ya, kamu pasti lelah sangat lelah." sherlin menganggukkan kepalanya, dan melepas pelukkannya dari tubuh Razel, ia dan Razel kembali kekamar masing- masing untuk beristirahat.
flashback off
...****************...