
Sehabis berkeliling seharian bersama Tia akhirnya kimmy pulang kerumah.
" Hai oma." ucap kimmy menghampiri sang oma yang sedang menonton drama Korea kesukaan nya.
kimmy langsung mendudukan bokong nya disofa samping oma dan menyandarkan punggung nya .
" kamu tumben baru pulang kim? habis dari mana? tanya oma sambil memperhatikan wajah kimmy yang tampak lelah.
" Habis jalan-jalan sama Tia oma." jawab kimmy
" terus itu apa?" tanya oma kepo melihat paper bag yang dibawa kimmy dan diletakkan di atas meja.
Mendengar pertanyaan oma kimmy langsung menegakkan badan nya dan bercerita pada sang oma.
" itu peralatan makeup sama skincare aku oma. oh iya mulai sekarang aku akan menuruti semua perintah oma, aku akan belajar masak, olah raga juga melakukan perawatan biar makin cantik."
" kenapa" tanya oma dengan wajah bingung.
" aku ga mau kalah saing sama mantan pacar ka Razel, nih oma liat ponsel aku. tuh pacar nya ka Razel jadi model diluar negeri." ucap kimmy sambil memperlihatkan ponsel nya pada oma.
" Wah ini sih saingan berat kim, kamu harus usaha ekstra. jangan mau kalah sama dia. jangan sampai Razel berpaling ke dia." Masa depan ga boleh kalah sama masa lalu." ucap oma dengan semangat.
" Tenang aja oma, aku pasti bisa kalahin dia." ga akan aku biarkan harga diriku ini terjun bebas." jawab kimmy menggebu-gebu.
*******
kampus
sejak kejadian saat itu, Razel jarang bertemu kimmy, karena kimmy memilih membawa mobil sendiri dan tak ingin diantar jemput lagi olehnya. bahkan dikampus pun setelah kelas selesai kimmy langsung menghilang, tak seperti biasanya yang akan memutuskan kekantin dulu sebelum pulang.
Razel yang sejak kemarin belum bertemu kimmy pun, panasaran akhirnya dia memutuskan menunggu kimmy di depan kelasnya untuk bertanya pada gadis itu.
" kimmy." sapa Razel saat kimmy keluar dari kelasnya.
" Ada apa ka Razel kesini?" tanya kimmy datar.
" pengen ngobrol sama loe, cafe yuuk bentar." ajak Razel.
" Aku sibuk ka, ngobrol dikantin aja ya tapi aku ga punya banyak waktu, jadi jangan lama-lama." kata kimmy.
" yaudah gak pa pa, cuma bentar aja ko."
" oke, gue duluan, jangan lama-lama". sahut Tia
kantin
" kakak mau ngomong apa?" kimmy bertanya pada Razel saat mereka sudah duduk berhadapan di bangku kantin.
sejak saat oma menyuruh kimmy berbicara 'aku kamu' kimmy mulai terbiasa berbicara seperti itu pada Razel bahkan sekarang memanggil Razel dengan sebutan kakak atas perintah sang oma.
" loe kemana aja? sibuk banget."
" aku banyak kegiatan ka, aku lagi kursus masak tiap pulang kuliah dan fitness juga."
" kenapa? ko tumben. " Razel bertanya pada kimmy dengan wajah penasaran.
" iya oma yang nyuruh. ya pokoknya gitu lah, kk tau kan bawel nya oma kaya apa."
" oh iya aku mau nanya sama ka Razel. kakak tau kalo sherlin jadi model?"
" Tau lah, emang itu impian dia dari dulu. kenapa loe nanya?" loe mau jadi model juga kaya dia?" ucap Razel dengan nada mengejek.
" ga lah, aku ga suka jadi model, cuma pengen tau aja. kakak sendiri masih berhubungan sama sherlin?" kimmy menatap Razel dengan tatapan penuh selidik.
" Iya baru beberapa bulan gue sering telpon dan chatan sama dia. " jawab Razel santai
" kamu balikan sama sherlin? emang dia ga marah soal waktu itu." kimmy bertanya sambil melipat kedua tangan nya di dada. perasaan nya menjadi kesal mendengar Razel berhubungan lagi dengan masa lalu nya.
" gue belum balikkan, gue ga mau buru-buru! lagi juga gue harus menyelesaikan masalah perjodohan kita dulu, soal waktu itu sherlin udah maafin gue, gue udah jelasin soal kesalahan pahaman yang dulu."
Kimmy beranjak dari duduk nya, darah nya mendidih mendengar pernyataan Razel, ingin marah tapi ia tak ingin dibilang cemburu. Kimmy meyakini hatinya bahwa ini karena harga dirinya yang tak ingin kalah dengan sherlin.
" loe mau kemana kim? Razel menahan tangan kimmy, menggengamnya dengan erat.
kimmy melepaskan tangan Razel dengan kasar.
" aku kan udah bilang mau kursus masak. aku udah telat, udah ga ada yang mau kakak bahas kan?" kimmy berjalan meninggalkan Razel yang terpaku.
...****************...